7 Alasan Pentingnya Mengembangkan Kreativitas Anak, Tingkatkan Imajinasi

Oleh Tanggal 14 Maret 2023 7 menit

7 Alasan Pentingnya Mengembangkan Kreativitas Anak, Tingkatkan Imajinasi

Parents, apakah si kecil gemar menggambar dan mewarnai? Bisa jadi mereka termasuk anak yang kreatif. Mengasah kreativitas anak berguna untuk bekal mereka di masa depan. Untuk itu, orang tua perlu mengetahui alasan pentingnya mengembangkan kreativitas anak.


Di masa pertumbuhan, anak memiliki sifat ingin tahu, senang mengeksplor hal-hal baru, dan bereksperimen. Melalui kegiatan yang mengasah kreativitas, anak dapat mengembangkan kemampuan sosial, emosional, intelektual, dan fisik. 


Selain itu, pengalaman kreatif juga melatih anak membagikan pemikiran,, perasaan, dan gagasan mereka. Hal ini menunjukkan bahwa kreativitas menjadi bagian vital dari perkembangan si kecil sehingga Papa dan Mama perlu memahami alasan pentingnya mengambangkan kreativitas anak.


Baca juga: 7 Cara Mengetahui Bakat Anak Sejak Dini


Mengenal kreativitas

ilustrasi anak kreatif (pexels.com/artempodrez)


Secara umum, kreativitas merupakan kemampuan bernilai praktis dan artistik untuk menciptakan atau memodifikasi sesuatu serta mencari solusi untuk masalah yang dihadapi. Kemampuan ini berperan untuk memudahkan anak memahami diri sendiri sekaligus menghubungkan mereka dengan dunia di sekitarnya.


Studi dari National Endowment for the Arts menjelaskan bahwa aktif berkesenian menciptakan kemampuan sosial dan emosional yang lebih tinggi. Hal ini didukung The Edvocate, organisasi pemerhati kebijakan pendidikan, yang menyebutkan bahwa anak belajar memecahkan masalah berkat kreativitas yang dimiliki. 


Uniknya, setiap anak memiliki caranya masing-masing dalam menunjukkan kreativitas, seperti bermain balok atau puzzle, menggambar menggunakan pensil, dan menceritakan pengalaman di sekolah. Dengan aktif terlibat dalam studi artistik, si kecil menjadi lebih percaya diri dan belajar cara berinovasi melalui kreativitas. 


Baca juga: 5 Cara Menumbuhkan Minat Seni Anak, Ajak Menonton Pertunjukkan Seni


Tahap perkembangan kreativitas anak

ilustrasi anak menggambar (pexels.com/jep-gambardella)


Memiliki kreativitas yang baik membutuhkan proses yang panjang. Alih-alih didapatkan sejak lahir, kreativitas perlu diasah terus-menerus layaknya keterampilan dasar. Tahap perkembangan kreativitas si kecil pun bergantung pada fase tumbuh kembang mereka. Langsung saja, simak informasi berikut ini.


1. Usia 1-3 tahun

Menginjak usia 1 tahun, anak belajar mengenali bagian tubuhnya lewat kegiatan menggenggam, mengunyah, dan meremas sesuatu. Papa dan Mama dapat mengembangkan kreativitas mereka lewat pengalaman sensorik, seperti bermain air menyentuh tekstur benda, dan permainan seru lainnya. 


Pada fase usia 2 sampai 3 tahun, anak kerap mengisi waktunya dengan kegiatan mencoret-coret. Karena hasil coretan mereka masih berantakan, Papa dan Mama dapat membantu mengajari membuat pola atau mewarnai.


2. Usia 4-6 tahun

Usia 4 tahun menandakan anak memasuki masa prasekolah. Pada tahap ini, mereka mulai belajar tentang lagu, pakaian, seni, bahasa, dan gerakan. Untuk itu, dianjurkan mendaftarkan si kecil ke PAUD guna menstimulasi kreativitas mereka. Menariknya, karya seni yang dihasilkan cenderung lebih detail dengan menjadikan manusia sebagai figur utamanya.


Pada usia 5 tahun, kegiatan bermain anak didominasi dengan kreativitas Dan imajinasi mereka. Sementara di usia 6 tahun, anak mencoba menyempurnakan kemampuan dan keterampilan yang telah didapat. Papa dan Mama dapat membantu proses ini dengan memberikan alat permainan edukatif (APE), misalnya puzzle dan balok bangunan.


Baca juga: 7 Cara Meningkatkan Daya Ingat Anak, Gunakan Bantuan Visual


Tanda-tanda anak kreatif

ilustrasi anak melukis (pexels.com/mikhail-nilov)


Memberikan sekotak pensil warna dan buku gambar tidak hanya membuat anak sibuk, tapi juga mendorong mereka untuk mengasah bagian otak kanan yang berhubungan dengan kreativitas serta keterampilan sosial dan emosional.


Hal ini berarti kreativitas dapat ditunjukkan melalui aktivitas sehari-hari yang dimulai sejak bayi hingga dewasa. Bila diperhatikan, anak yang aktif berkesenian cenderung memiliki tingkat komunikasi dan ekspresi diri yang lebih luas serta tampil dengan kecerdasan emosional yang lebih tinggi.


Bila Papa dan Mama menemukan beberapa tanda si kecil menunjukkan kreativitasnya, segera dampingi dan ajarkan permainan mengasah kreativitas. Lalu, apa tanda-tandanya? Simak informasi berikut ini. 


1. Mencoret-coret kertas dengan krayon atau pensil warna.

2. Menggambar hal-hal familiar di sekitarnya

3. Membuat karya seni untuk orang lain

4. Senang bermain peran, misalnya pura-pura menjadi dokter atau guru. 

5. Menggerakan tubuhnya sesuai alunan musik.

6. Menceritakan kembali pengalaman maupun mimpi. 

7. Meniru adegan favorit dari buku, acara televisi, maupun film.

8. Mengagumi karakter fiksi dan ingin tampil seperti mereka.

9. Memahami mereka dapat terhubung dengan lingkungan lewat panca indra.

10. Berani mencoba hal baru dan tidak takut membuat kesalahan.


Baca juga: 5 Cara Melatih Fokus Anak, Hindari Distraksi yang Mengganggu


Alasan pentingnya mengembangkan kreativitas anak

ilustrasi anak melukis (pexels.com/anastasia-shuraeva)


Perkembangan kreativitas anak dapat dilatih sejak dini. Sebagai orang tua, Papa dan Mama perlu mengarahkan, mendukung, dan menyediakan fasilitas untuk mengembangkan kreativitas si kecil. 


Dengan kreativitas yang tinggi, anak mampu memaksimalkan potensinya saat dewasa nanti. Mulai dari berani bereksplorasi hingga menghindarkan ketergantungan gadget, yuk simak tujuh alasan pentingnya mengembangkan kreativitas anak berikut ini.


1. Berani bereksplorasi

Salah satu alasan pentingnya mengembangkan kreativitas anak adalah menjadikan mereka berani untuk bereksplorasi dan mengekspresikan diri. Dengan begitu, mereka tumbuh menjadi individu yang aktif dan tak takut untuk mencoba hal-hal baru. Ini tentunya berguna sebagai bekal mereka di masa depan.


2. Mengembangkan daya imajinasi

Berkesenian identik dengan imajinasi dan khayalan. Melalui kreativitas, anak menjadi lebih visioner dalam hal pembelajaran, menyelesaikan masalah, dan mengembangkan diri. Mereka pun dapat belajar mengasosiasikan sesuatu secara bebas dan tak biasa tanpa batasan ruang dan waktu.


3. Meningkatkan keterampilan komunikasi 

Ketika anak berkreasi, tak ada salahnya Papa dan Mama menanyakan karya yang mereka buat. Dengan antusias, si kecil akan mengungkapkan makna di balik kreasinya.  


Cara ini tak hanya mengajarkan mereka keterampilan komunikasi yang baik, tapi juga meningkatkan kemampuan berbahasa, mengembangkan keterampilan mendengarkan orang lain, mengekspresikan perasaan, dan memperhatikan detail.


4. Melatih rasa percaya diri

Aktif berkesenian menjadikan anak terbiasa menemukan idenya sendiri. Dengan begitu, mereka akan merasa puas, bangga, dan semakin percaya diri dengan kemampuannya.


Rasa percaya diri ini nantinya merangsang si kecil untuk lebih berani dalam mengeksplorasi hal-hal baru di sekitarnya. Alhasil, mereka tumbuh menjadi anak yang berani dan mudah beradaptasi dengan perubahan.


5. Meningkatkan koordinasi mata dan tangan

Meningkatkan koordinasi mata dan tangan merupakan alasan pentingnya mengembangkan kreativitas anak sejak dini. Sebagai bagian keterampilan motorik halus, aktivitas yang dilakukan si kecil dapat berupa memegang pensil warna, membuat coretan kok menggunting kertas dan menggambar. Tujuannya adalah mengembangkan ketangkasan, meningkatkan kemampuan, dan menyeimbangkan apa yang dilihat dan dikerjakan oleh tangan. 


6. Berlatih memecahkan masalah

Anak dengan kreativitas yang tinggi cenderung Kaya akan ide untuk memecahkan masalah. Alih-alih langsung meminta bantuan orang tua mereka lebih berinisiatif untuk mencari solusi sederhana.  


Di sisi lain, anak yang kreatif pandai memanfaatkan barang-barang di sekitarnya. Untuk itu, tak jarang mereka mampu menghasilkan kerajinan tangan dari barang bekas, misalnya mobil-mobilan.


7. Meminimalisir ketergantungan pada gadget

Satu lagi alasan pentingnya mengembangkan kreativitas anak adalah menghindarkan ketergantungan pada gadget. Seperti yang diketahui, pesatnya perkembangan teknologi mengubah aktivitas sehari-hari, termasuk dalam hal bermain dan belajar anak.


Ahli psikologi, Mihaly Csikszentmihalyi, menyebutkan bahwa meningkatkan kreativitas anak berdampak positif pada kesehatan, misalnya anak tidak mudah rewel, tidur tepat waktu, dan fokus saat beraktivitas.  


Itulah tujuh alasan pentingnya mengembangkan kreativitas anak sejak dini. Untuk menstimulasi kreativitas anak, orang tua dapat memberikan creative play atau permainan kreatif yang melibatkan imajinasi si kecil. Selain menyenangkan, kegiatan ini mampu mengembangkan pengetahuan si kecil dengan mempelajari keterampilan dan tantangan baru. 


Untuk mengembangkan minat seni anak, Papa dan Mama dapat mendaftarkan si kecil ke kursus menggambar, dan kelas kreatif lainnya. Papa dan Mama bisa menemukan layanan kelas dan kursus berbagai bidang sesuai dengan bakat dan minat si kecil di Kiddo.id. Tunggu apa lagi? Segera temukan layanan bimbel privat berkualitas secara praktis dan mudah bersama Kiddo.id


Baca juga: 8 Tips Melatih Kemampuan Berpikir Anak Umur 3 Tahun, Awali dari Sekarang

Yang Ada di Kiddo.id

Marketplace Aktivitas

premium

Konten Premium

milestone

Tes Gratis


Baca Juga