8 Tips Melatih Kemampuan Berpikir Anak Umur 3 Tahun, Awali dari Sekarang

Oleh Tanggal 2 Maret 2023 7 menit

8 Tips Melatih Kemampuan Berpikir Anak Umur 3 Tahun, Awali dari Sekarang

Menginjak usia 3 tahun, si kecil memasuki dunia penuh imajinasi. Pada tahap ini, anak masih belajar membedakan antara khayalan dan kenyataan. Untuk itu, Papa dan Mama perlu mengetahui tips melatih kemampuan berpikir anak umur 3 tahun.


Dalam fase pertumbuhan anak 3 tahun, si kecil perlu didukung stimulus yang tepat untuk mengembangkan kreativitas dan kecerdasan selain mengenalkan keterampilan dasar. Melalui permainan edukatif, Papa dan Mama dapat mengasah kemampuan berpikir anak 3 tahun.


Baca juga: 7 Cara Mengetahui Bakat Anak Sejak Dini


Perkembangan kognitif anak usia 3 tahun

ilustrasi anak bermain puzzle (freepik.com)


Sebelum mempelajari tips melatih kemampuan berpikir anak umur 3 tahun, Papa dan Mama perlu memahami perkembangan kognitif mereka. Selain belajar calistung, perkembangan kognitif mencakup seluruh proses belajar menyerap informasi yang meliputi mengajukan pertanyaan serta memproses dan memahami informasi. 


Dengan memahami lebih banyak tentang dunia di sekitarnya, anak berusia 3 tahun mulai mengembangkan pikiran dan imajinasi. Melansir lembaga kesehatan anak di Amerika Serikat, berikut tonggak utama perkembangan kognitif si kecil. 


1. Mulai mengikuti perintah.

2. Mengidentifikasi jenis warna dan bentuk dengan benar.

3. Memahami konsep perhitungan dan mengenal angka.

4. Mengingat bagian dari sebuah cerita.

5. Mengenal konsep waktu, misalnya pagi, siang, dan malam.

6. Terlibat dalam pemikiran fantasi.

7. Menyelesaikan teka-teki sederhana.


Meski perkembangan kemampuan berpikir anak sudah dimulai sejak baru lahir hingga menginjak remaja, kemampuan berpikir anak mulai cukup matang pada umur 3-4 tahun. Di samping itu, Papa dan Mama perlu melibatkan si kecil guna meningkatkan perkembangan bahasa, misalnya dengan menjawab pertanyaan dan membahas karakter dan cerita usai membacakannya.   


Selain itu, fase 3-4 tahun identik dengan kemampuan memecahkan masalah secara sederhana. Terlebih bila anak mampu membuat hipotesis, menguji, menganalisa hingga mengevaluasi setiap kegiatan yang mereka jalani. 


Baca juga: 9 Jenis Permainan Anak yang Edukatif, Seru untuk Dimainkan


Tips melatih kemampuan berpikir anak umur 3 tahun

ilustrasi anak bermain lego (freepik.com)


Kecerdasan yang baik penting untuk dimiliki si kecil mengingat aktivitas sehari-hari mereka dipengaruhi oleh kemampuan berpikir. Tak hanya itu, kemampuan berpikir membentuk pribadi anak yang pintar dan aktif. Untuk itu, ada beberapa tips melatih kemampuan berpikir anak umur 3 tahun yang bisa orang tua terapkan. Berikut penjelasannya. 


1. Bermain lego dan balok

Salah satu tips melatih kemampuan berpikir anak yang bisa dicoba adalah mengajak bermain lego dan balok bangunan. Jenis permainan interaktif ini mampu merangsang kemampuan kognitif anak karena dirancang dengan bentuk dan warna berbeda. 


Selain itu, permainan lego dan balok juga baik untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah, kemampuan berhitung, kreativitas, hingga kepercayaan diri anak. 


2. Bermain puzzle

Bermain puzzle merupakan tips melatih kemampuan berpikir anak yang seru dilakukan. Meski dianggap kuno, permainan puzzle efektif melatih konsentrasi, kemampuan visual, hingga meningkatkan motorik halus anak. 


Yang terpenting, pastikan Papa dan Mama memberikan puzzle sederhana sesuai karakter tokoh favoritnya. Dengan begitu, si kecil semakin bersemangat dan antusias saat bermain. 


3. Bermain pretend play

Selain bermain puzzle, Papa dan Mama bisa memainkan yang tak kalah menarik bersama anak, misalnya pretend play. Dengan permainan ini, anak bisa berpura-pura menjadi dokter, koki, bahkan pahlawan super. 


Alih-alih membeli perlengkapan mainan pretend play, orang tua bisa memanfaatkan peralatan di rumah untuk dimainkan anak. Selain menyenangkan, permainan ini ideal untuk melatih kemampuan berpikir, kemampuan berbahasa, dan kemampuan memecahkan masalah. 


4. Bermain detektif

Rekomendasi lain permainan yang menarik untuk dimainkan bersama anak adalah permainan detektif. Memanfaatkan kebun sebagai tempat bermain, Papa dan Mama dapat mengenalkan lingkungan sekitar pada si kecil. Agar semakin menantang, orang tua bisa menaruh peralatan kebun secara terpisah dan meminta anak untuk mencarinya. 


Untuk membantu anak menyelesaikan permainan, Papa dan Mama bisa memberi sedikit petunjuk. Cara lain, orang tua bisa memberikan peta dan meminta mereka mencari benda sesuai pada peta. 


5. Mengenalkan gambar hewan

Satu lagi tips melatih kemampuan berpikir anak yang bisa dicoba adalah mengenalkan gambar hewan, misalnya lewat poster, buku cerita, stiker, kartu bergambar, atau lainnya. Selanjutnya, orang tua bisa meminta anak untuk menyebutkan gambar yang sudah diperkenalkan tadi. Metode in itak hanya melatih kemampuan daya ingat, tapi juga menambah pengetahuan dan kosakata anak.   


6. Membaca

Melatih kemampuan berpikir anak dapat dilakukan dengan rutin mengajak membaca bersama, terutama buku bacaaan dengan ilustrasi dan gambar menarik. Kegiatan ini membantu anak belajar mengingat, memecahkan masalah, dan memperkaya kosakata. 


7. Menulis

Orang tua dapat melatih kemampuan berpikir anak saat belajar menulis. Selain membolak-balik halaman buku, Papa dan Mama dapat mengajak anak untuk menulis. Metode ini dapat diawali dengan mengajari cara memegang pensil dan mencoretkannya di atas kertas. Agar si kecil semakin tertarik, berikan pensi warna warni. 


8. Berhitung

Ahli tumbuh kembang anak dari Rutgers University in New Brunswick, New Jersey, Amerika Serikat, Judith A. Hudson, menjelaskan bahwa anak tak hanya bisa menghitung angka 1-10, tapi juga mengenal konsep penambahan dan pengurangan. Dari sini, orang tua dapat mengasah kemampuan berpikir anak lewat berhitung melalui kegiatan sehari-hari.   


Sebagai contoh, Mama bisa meletakkan beberapa irisan semangka dan mengajak si kecil menghitungnya. Setelah meminta anak melahap satu atau dua irisan semangka, Mama bisa meminta si kecil untuk menghitung jumlah semangka yang tersisa. Cara ini mengenalkan anak pada konsep pengurangan.


Itulah delapan tips melatih kemampuan berpikir anak yang penting diketahui orang tua. Meski setiap anak memiliki tahapan perkembangan berpikir yang berbeda, tak ada salahnya Papa dan Mama melatih kemampuan berpikir mereka sejak dini.


Untuk meningkatkan kecerdasan anak, Papa dan Mama dapat mendaftarkan si kecil di layanan bimbel privat online maupun offline. Papa dan Mama bisa menemukan layanan kelas dan kursus berbagai bidang sesuai dengan bakat dan minat si kecil, termasuk kelas sensorik. Tunggu apa lagi? Yuk, akses Kiddo.id dan temukan layanan bimbel privat berkualitas secara praktis dan mudah.


Baca juga: Permainan Tradisional Untuk Melatih Konsentrasi Anak

Yang Ada di Kiddo.id

Marketplace Aktivitas

premium

Konten Premium

milestone

Tes Gratis


Baca Juga