Ketika cuaca berubah-ubah dan risiko penyakit menular meningkat, Papa dan Mama pasti menginginkan Si Kecil tetap sehat, terutama saat ia mulai bersekolah. Meskipun tidak selalu bisa mengawasinya, Papa dan Mama tetap bisa melindunginya. Lakukan empat tindakan pencegahan berikut agar Si Kecil tetap sehat di sekolah.
Baca juga: 5 Kelebihan dan Kekurangan Daycare, Mudah Tertular Penyakit
1. Ajari Kebiasaan Cuci Tangan

ilustrasi mengajari anak mencuci tangan (freepik.com)
Papa dan Mama, ajarkan Si Kecil untuk rajin mencuci tangan, terutama setelah menggunakan toilet atau berada di luar rumah, dan sebelum makan. Praktik mencuci tangan ini adalah cara sederhana yang bisa membantu mencegah penyebaran kuman, seperti yang dijelaskan oleh pakar kesehatan anak, Robert W. Frenck, Jr., dokter anak di Cincinnati Children’s Hospital Medical Center dan anggota American Academy of Pediatrics.
Mengikuti langkah-langkah yang dianjurkan oleh lembaga kesehatan Amerika Serikat, CDC (Centers for Disease Control and Prevention), dapat menjadi cara yang efektif untuk melakukannya.
- Langkah Satu : Basahi tangan di bawah kucuran air keran
- Langkah Dua : Usapkan sabun ke kedua telapak tangan
- Langkah Tiga : Gosok-gosok bagian telapak tangan, belakang tangan, sela-sela jari, dan ujung-ujung kuku
- Langkah Empat : Bilas kedua tangan di bawah kucuran air keran
- Langkah Lima :Keringkan kedua tangan dengan lap bersih atau tisu
2. Berikan Asupan Nutrisi yang Tepat
Tahukah Papa dan Mama? Memastikan Si Kecil mendapatkan asupan gizi yang cukup menjadi langkah penting untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya. Ini karena ketika tubuhnya mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan, maka tubuh Si Kecil dapat membangun perlindungan internal yang kuat untuk melawan penyakit.
Penting bagi Papa dan Mama untuk mengetahui bahwa terdapat beberapa nutrisi kunci yang memiliki peran penting dalam mendukung daya tahan tubuh Si Kecil. Nutrisi-nutrisi ini meliputi vitamin A, C, E, dan zink, yang dapat ditemukan dalam berbagai jenis makanan sehat. Pastikan makanan yang diberikan kepada Si Kecil setiap hari mengandung nutrisi-nutrisi tersebut, ya.
3. Hindari Jajan Sembarangan
Beberapa penyakit yang dapat menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi termasuk hepatitis A, demam tifoid, dan disentri. Oleh karena itu, Papa dan Mama disarankan untuk memastikan Si Kecil membawa bekal makanan yang bergizi setiap harinya, yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuhnya.
Mungkin belum banyak yang tahu, Papa dan Mama, hasil penelitian yang dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkapkan bahwa sekitar 44% makanan jajanan yang dijual oleh pedagang kaki lima tidak sehat dan mengandung bahan aditif yang berbahaya.
4. Gunakan Alat Makan Pribadi
Sebaiknya, Papa dan Mama persiapkan peralatan makan yang lengkap seperti sendok, garpu, dan wadah minum untuk Si Kecil. Hal ini bertujuan agar Si Kecil tidak perlu meminjam alat makan dari teman-temannya di sekolah. Harap diingat, ada risiko bagi Si Kecil untuk tertular penyakit jika menggunakan alat makan yang sama dengan teman yang sedang sakit.
Terkadang, Si Kecil mungkin akan mengajak temannya mencicipi makanan yang dibawanya dari rumah dengan menggunakan alat makan yang sama. Teman-temannya mungkin belum menyadari risiko penularan penyakit melalui alat makan yang digunakan bersama. Oleh karena itu, penting untuk memberikan pemahaman kepada Si Kecil tentang bahaya ini agar ia dapat menjaga kebersihan alat makan saat membawa bekal makanannya.
Dapatkan informasi dan tips seputar parenting, aktivitas anak, dan resep makanan bergizi di Kiddo.id. Papa dan Mama juga bisa mengajak si Kecil melakukan konsultasi kesehatan bersama dokter spesialis pilihan lewat video call, lho.
Tunggu apa lagi? Segera unduh aplikasi Kiddo.id di Google Play Store atau kunjungi instagramnya di @id.kiddo.
Baca juga: 10 Ide Menu Bekal Anak Sekolah yang Bisa Dicoba, Sehat dan Bergizi

