6 Tanda Anak Sudah Siap Melakukan Toilet Training Di Rumah

Oleh Tanggal 23 Juli 2020

6 Tanda Anak Sudah Siap Melakukan Toilet Training Di Rumah
Toilet training merupakan proses latihan anak untuk buang air di toilet seperti orang dewasa.Jadi, anak pun tidak lagi buang air kecil dan besar pada popok. Namun, perlu diingat bahwa setiap anak memiliki proses tumbuh kembang yang berbeda, termasuk kesiapannya dalam melakukan toilet training. Umumnya, toilet training anak dilakukan saat si kecil berusia 1 tahun 10 bulan sampai 2 tahun 6 bulan. Jadi, begitu menginjak usia 3 tahun, ia sudah bisa memakai toilet dengan sempurna. Nah, untuk membantu Mama Papa mengetahui apakah si kecil sudah siap melakukan toilet training, berikut beberapa tanda yang bisa diperhatikan.

Kebiasaan anak buang air lebih mudah ditebak

Saat bayi dulu, kebiasaan buang air anak mungkin sulit diprediksi. Mama Papa tidak tahu kapan anak akan buang air kecil atau besar, tetapi tiba-tiba popok sudah basah atau penuh dengan urin atau tinja. Nah, seiring bertambahnya usia, idealnya anak mulai memiliki jadwal rutin untuk buang air. Kalau jadwal buang air ini terus berulang setiap hari, kemungkinan besar si kecil sudah siap untuk toilet training anak. Berbekal pengetahuan akan jadwal tersebut, Mama Papa bisa lebih mudah mengantisipasi kapan si kecil akan buang air. Hal ini membantu Mama Papa untuk langsung mengarahkan si kecil ke toilet sebagai bentuk latihan.

Anak sudah bisa lepas celana sendiri

Tanda paling sederhana bahwa si kecil sudah siap melakukan toilet training anak adalah ia bisa melepas celananya sendiri. Toilet training tentu akan sia-sia kalau si kecil belum bisa melepas celana sendiri karena kemungkinan besar ia akan mengompol di celana. Nah, saat si kecil sudah bisa melepas celana sendiri ketika ia ingin buang air, walaupun mungkin ia masih bingung harus melakukan apa setelahnya, ini bisa menjadi tanda bahwa ia siap melakukan toilet training anak.

Sudah paham instruksi sederhana

Tanda anak siap toilet training tidak melulu harus berhubungan dengan buang air, lho. Pemahaman akan instruksi sederhana juga bisa menjadi tanda bahwa si kecil siap melakukan toilet training. Misalnya, saat Mama Papa mengatakan, “Tolong taruh mainan di sana ya, Nak,” atau “Tolong ambilkan tisu, ya,” dan anak melakukan apa yang Mama Papa katakan, artinya ia sudah paham akan instruksi-instruksi sederhana seperti itu. Hal ini tentu akan memudahkan Mama Papa dalam memberikan instruksi saat toilet training anak.

Jumlah popok basah lebih sedikit

Tahukah bahwa hingga mencapai usia 20 bulan, umumnya anak memiliki frekuensi buang air kecil yang lebih sering? Dan karena anak belum bisa memberi tahu jika ia ingin buang air angin, terlebih pergi ke toilet sendiri, maka Mama Papa pun memakaikan popok pada anak. Intensitas buang air yang cukup sering pun membuat Mama Papa harus berulang kali mengganti popoknya. Namun, apabila popok yang si kecil kenakan tetap kering selama beberapa jam, kemungkinan besar ia sudah siap melakukan toilet training. Begitu juga jika anak terbangun tanpa kondisi popok yang basah.

Paham istilah yang digunakan untuk ke toilet

Saat anak ingin buang air kecil atau besar, apa yang biasanya ia lakukan? Coba perhatikan hal-hal kecil yang ia lakukan. Kalau ia menyebutkan istilah-istilah tertentu untuk mengungkapkan bahwa ia ingin buang air, berarti ia siap untuk toilet training. Istilah-istilah yang dimaksud bisa seperti “pup” atau “pipis”. Pastikan anak juga sudah bisa membedakan istilah untuk buang air kecil dan besar, ya. 

Anak menunjukkan keinginannya untuk buang air

Tidak semua anak mau melapor kepada orang tua saat ia ingin buang air kecil atau besar. Beberapa anak lebih suka untuk langsung melakukannya begitu saja. Itulah kenapa jika anak mulai melapor bahwa ia ingin buang air kecil atau besar, tandanya ia siap melakukan toilet training. Perlu diketahui pula bahwa “laporan” tersebut tidak harus dalam bentuk verbal, ya. Coba perhatikan juga bahasa tubuh anak. Misalnya, jika ia menjepit kedua kaki dan terlihat gelisah, kemungkinan ia sedang menunjukkan bahwa ia sedang ingin pipis. Ini artinya si kecil sudah siap untuk toilet training anak.  Jadi, sudah siapkah si kecil untuk melakukan toilet training anak? Jika Mama Papa masih belum yakin 100%, semoga tanda-tanda di atas bisa membantu Anda untuk mengetahui kesiapan anak, ya. Mama Papa dapat mengetahui berbagai informasi dan ide aktivitas lainnya yang dapat membantu Mama Papa untuk mendidik si kecil di laman Info dan Tips Kiddo.id    Gambar: Freepik

Yang Ada di Kiddo.id

Marketplace Aktivitas

premium

Konten Premium

milestone

Tes Gratis


Baca Juga