Kebutuhan tidur si Kecil mengalami perubahan seiring dengan pertumbuhan dan perkembangannya. Pada usia bayi, waktu tidur yang ideal untuk si Kecil adalah sekitar 14-15 jam per hari, terdiri dari 8 jam waktu tidur malam dan 6-7 jam tidur siang.
Ketika memasuki fase balita, waktu tidurnya sedikit berkurang menjadi sekitar 11-14 jam per hari, dengan waktu tidur siang sekitar 2 jam. Begitu si Kecil memasuki usia sekolah, kebutuhan tidurnya lebih singkat lagi, sekitar 10-11 jam per hari, dan tidur siangnya sekitar 2 jam. Papa dan Mama perlu memperhatikan pola tidur anak yang sesuai dengan usianya untuk memastikan ia mendapatkan istirahat yang cukup untuk pertumbuhan dan kesehatannya.
Baca juga: Anak Susah Tidur? Lakukan 3 Aktivitas Ini Sebelum Tidur
Dampak kurang tidur
Penting bagi Papa dan Mama untuk memastikan si Kecil memiliki waktu tidur yang cukup dan teratur, terutama ketika ia sudah bersekolah. Anak-anak yang kurang tidur berisiko mengalami gangguan berikut:
• Sulit konsentrasi
• Mudah marah
• Penurunan IQ
• Masalah emosional (stres, depresi, dll)
• Masalah kesehatan (kegemukan, diabetes, dll)
Baca juga: 7 Cara Hadapi Anak Malas Belajar, Ketahui Penyebabnya
Cara menciptakan pola tidur anak yang baik

ilustrasi anak tidur (freepik.com)
Papa dan Mama memiliki peran utama dalam membentuk pola tidur yang sehat bagi si Kecil, seperti yang diungkapkan oleh Dra. Ninik Bawani, psikolog anak dari RS Internasional Bintaro, Tangerang
Menurut Ninik, selain berpengaruh pada kesehatannya, tidur yang cukup juga berdampak positif pada metabolisme dan aktivitas si Kecil. Untuk membantu anak membangun pola tidur yang sehat dan mendukung kesehatannya saat bersekolah, Papa dan Mama dapat mengikuti beberapa tips yang disarankan.
1. Buat jadwal tidur malam yang teratur
Papa dan Mama tidak perlu menunggu si Kecil menguap atau merasa mengantuk sebelum menyuruhnya tidur. Sangat penting untuk menetapkan waktu tidur yang sama setiap hari, baik di malam maupun siang hari.
Menurut Jill Spivack, penulis buku The Sleepeasy Solution: The Exhausted Parent's Guide to Getting Your Child to Sleep from Birth to Age 5, anak yang tidur terlambat bisa menjadi lebih lelah dan sulit tertidur. Untuk mencapai hasil yang baik, Papa dan Mama harus konsisten dalam menerapkan aturan ini.
Selain itu, aturlah kegiatan di malam hari untuk si Kecil. Batasi aktivitas yang boleh dilakukan menjelang waktu tidur dan pastikan kegiatan tersebut tidak mengganggu persiapan tidur. Contohnya, Papa dan Mama bisa melarang si Kecil bermain gadget, berhenti menonton televisi sekitar 1 jam sebelum tidur, tidak memperbolehkan benda elektronik di kamar tidur, dan lain sebagainya.
Menurut Jodi Mindell, seorang profesor psikologi di Universitas St. Joseph dan penulis buku Take Charge of Your Child's Sleep, pendekatan yang ketat ini terbukti efektif untuk membantu membentuk pola tidur yang baik pada anak.
2. Ciptakan suasana kamar yang nyaman
Papa dan Mama dapat menciptakan suasana kamar yang nyaman untuk membantu si Kecil tertidur dengan lebih mudah. Beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan adalah menggunakan lampu yang redup, memutar musik dengan nada lembut (atau tanpa suara sama sekali), menyalakan pendingin ruangan, menyelimuti si Kecil dengan selimut yang nyaman, dan mengambil langkah-langkah lain yang membuatnya merasa tenang dan nyaman.
3. Ciptakan rutinitas menjelang tidur
Papa dan Mama bisa menciptakan rutinitas sebelum tidur untuk si Kecil sebagai 'pengantar' menuju waktu tidur. Misalnya, membantu si Kecil berganti baju dengan piyama, mencuci kaki dan menggosok gigi, serta membacakan cerita sebelum tidur.
Setelah memasuki fase sekolah, si Kecil akan semakin aktif dan penting bagi Papa dan Mama untuk membentuk pola tidur yang sehat untuknya. Pola tidur yang baik sama pentingnya dengan asupan nutrisi yang seimbang untuk menjaga kesehatan anak sekolah.
Dengan menciptakan rutinitas tidur yang teratur dan nyaman bagi si Kecil, kita membantu menjaga kesehatan dan kualitas tidurnya. Ingat, pola tidur yang baik akan berdampak positif pada tumbuh kembang serta aktivitas anak di sepanjang hari.
Dapatkan informasi seputar tips parenting, rekomendasi aktivitas anak, dan resep di Kiddo.id. Papa dan Mama juga bisa mengakses Jurnal Pertumbuhan by Kiddo.id untuk memantau grafik berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala si Kecil.
Tunggu apa lagi? Segera unduh aplikasi Kiddo.id di Google Play atau kunjungi instagramnya di @id.kiddo.
Baca juga: 5 Cara Atasi Anak Stres Karena Sekolah, Kenali Tanda-Tandanya

