7 Cara Melatih Fokus Anak, Coba Latihan Mindfulness

Oleh Tanggal 25 Juli 2024 7 menit

7 Cara Melatih Fokus Anak, Coba Latihan Mindfulness

Apakah si Kecil mengalami kesulitan untuk memusatkan perhatian, sering teralihkan, dan sulit fokus saat belajar atau berinteraksi? Tentu saja hal ini dapat membuat Papa dan Mama merasa khawatir.


Ketidakmampuan si Kecil dalam mempertahankan fokus dapat menimbulkan kegelisahan bagi orangtua. Karena tidak hanya berdampak pada prestasi belajar di sekolah, tetapi juga berpengaruh pada kehidupan sehari-hari si Kecil.


Namun, jangan khawatir terlebih dahulu, Papa dan Mama. Konsentrasi bisa diibaratkan seperti otot yang memerlukan latihan teratur untuk menguatkan. Beberapa anak memang memiliki kecenderungan alami yang lebih baik dalam fokus dan konsentrasi, namun ada juga yang mungkin menghadapi tantangan dalam hal ini. Namun, secara dasarnya, kita sebagai orang tua dapat membantu melatih dan meningkatkan fokus si Kecil.


Baca juga: Perkembangan Emosi Anak SD, Kenali Cara Mengendalikannya


Penyebab anak sulit konsentrasi

anak makan sayuran (freepik.com)


Agar Papa dan Mama dapat menemukan metode terbaik dalam melatih fokus dan konsentrasi si Kecil, penting bagi Mama dan Papa untuk memahami penyebab sulitnya si Kecil dalam mempertahankan konsentrasi.


Terdapat beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab sulitnya si Kecil dalam berkonsentrasi, antara lain sebagai berikut.


1. Adanya gangguan di lingkungan

Si Kecil memiliki rasa ingin tahu yang alami terhadap berbagai hal di sekitarnya. Hal ini membuat mereka mudah teralihkan dan tertarik pada gangguan atau distraksi eksternal, seperti suara televisi, radio, atau riuhnya tawa teman-temannya.

 

2. Mencari perhatian dari orangtua

Ada kalanya si Kecil menunjukkan perilaku yang rewel, enggan mengerjakan tugas, sulit diatur, dan kesulitan dalam menjaga konsentrasi, sebagai cara untuk menarik perhatian Papa dan Mama.

 

3. Kurang nutrisi

Si Kecil yang melewatkan sarapan bisa mengalami kekurangan konsentrasi saat belajar di sekolah, Papa dan Mama. Kondisi ini disebabkan oleh kurangnya nutrisi penting yang diperlukan untuk menjaga fokus dan konsentrasi.

 

4. Kurang tidur

Anak yang tidur kurang dari delapan jam per hari cenderung mengalami kesulitan dalam konsentrasi, Papa dan Mama. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memastikan bahwa Si Kecil mendapatkan cukup waktu tidur setiap harinya.

  

5. Ada trauma atau persoalan keluarga

Persoalan dalam keluarga, seperti pertengkaran atau perpisahan Papa dan Mama, dapat mempengaruhi konsentrasi Si Kecil, Papa dan Mama. Konflik dalam keluarga dapat menimbulkan dampak emosional yang traumatis bagi anak, sehingga mereka mengalami kesulitan dalam konsentrasi saat belajar di sekolah.


Baca juga: 7 Tips Membangun Kepercayaan Diri Anak di Sekolah


Cara melatih fokus anak

ilustrasi anak belajar online (freepik.com)


Setelah mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan Si Kecil kesulitan berkonsentrasi, Papa dan Mama dapat mengatasi masalah tersebut dan memulai latihan meningkatkan fokus anak. Berikut ini terdapat 7 tips yang dapat dilakukan oleh Papa dan Mama untuk meningkatkan konsentrasi Si Kecil!


1. Permainan untuk melatih konsentrasi

Papa dan Mama dapat mengajak Si Kecil bermain beberapa permainan yang dapat melatih konsentrasi. Beberapa permainan yang seru dan bermanfaat untuk melatih konsentrasi antara lain adalah bermain rubik, menyanyikan lagu "Head, Shoulders, Knees, and Toes" atau "Pundak Lutut Kaki", atau merangkai balok-balok.

 

2. Kerjakan satu hal dalam satu waktu

Mengajarkan Si Kecil untuk fokus pada satu tugas dalam satu waktu merupakan cara efektif untuk melatih konsentrasinya. Meskipun orang dewasa mungkin berpikir bahwa melakukan banyak hal sekaligus adalah hal yang baik, penelitian menunjukkan sebaliknya, Bu.


Mengerjakan banyak hal secara bersamaan dapat mengurangi konsentrasi dan kinerja. Oleh karena itu, Papa dan Mama sebaiknya mengajarkan anak untuk fokus pada satu pekerjaan dalam satu waktu. Misalnya, tidak mengizinkan Si Kecil belajar menulis huruf sambil berhitung angka atau membaca sambil mendengarkan radio.

 

3. Latihan mindfulness

Studi menunjukkan bahwa praktek mindfulness atau perhatian penuh dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan kemampuan belajar si Kecil. Salah satu cara untuk melatih mindfulness adalah dengan mengajak anak duduk tenang dan fokus pada pernapasan mereka, seperti dalam latihan yoga. Dengan demikian, si Kecil dapat menghadapi ujian di sekolah dengan lebih tenang dan kinerja yang lebih baik setelah melakukan beberapa tarikan napas dalam-dalam.

  

4. Kurangi gangguan

Gangguan atau distraksi merupakan faktor utama yang membuat si Kecil sulit berkonsentrasi. Oleh karena itu, untuk membantu meningkatkan konsentrasi mereka, Papa dan Mama dapat mengurangi gangguan-gangguan atau distraksi yang sering terjadi di sekitarnya.


Misalnya, Ibu dapat mematikan televisi saat si Kecil sedang belajar atau menghindari penggunaan layar ponsel saat mereka sedang makan. Selain itu, menciptakan lingkungan tidur yang tenang dan nyaman juga dapat membantu si Kecil lebih fokus saat belajar.

 

5. Disiplin dalam rutinitas

Rutinitas harian dapat membantu meningkatkan konsentrasi si Kecil dengan memberikan struktur yang terjadwal. Dengan kedisiplinan dalam menjalani rutinitas, anak-anak akan merasa aman dan nyaman, memperkuat konsistensi, serta memiliki kendali atas lingkungan mereka sendiri.


Papa dan Mama dapat membiasakan si Kecil untuk bangun pagi, sarapan, mandi, dan bersiap ke sekolah. Setelah pulang dari sekolah, penting untuk mengajarkan mereka untuk segera berganti pakaian, mencuci tangan, makan siang, beristirahat, dan menyelesaikan tugas rumah atau belajar sebelum bermain. Dengan rutinitas yang teratur, anak-anak akan lebih mudah memfokuskan perhatian pada tugas dan aktivitas yang harus mereka lakukan.

 

6. Jelaskan tugas dengan rinci

Si Kecil mungkin mengalami kesulitan berkonsentrasi ketika merasa tugasnya terlalu sulit atau rumit. Oleh karena itu, peran Papa dan Mama sebagai pendamping belajar sangat penting. Ibu dapat memberikan penjelasan yang lebih terperinci, mendetail, dan mudah dipahami untuk membantu meningkatkan fokus anak.

 

7. Penuhi nutrisi dan pastikan Si Kecil cukup tidur

Meningkatkan fokus Si Kecil juga melibatkan memastikan bahwa mereka mendapatkan tidur yang cukup dan asupan nutrisi yang baik. Pastikan Si Kecil tidur selama delapan hingga 12 jam di malam hari untuk memberikan energi yang cukup dan memungkinkan mereka berkonsentrasi dengan baik pada kegiatan sehari-hari.


Selain itu, Papa dan Mama juga perlu memperhatikan pola makan anak. Pastikan anak mendapatkan asupan nutrisi yang sesuai dengan usia dan kebutuhannya. Memberikan makanan yang kaya protein, seperti telur, susu, dan kacang-kacangan, dapat membantu meningkatkan konsentrasi anak dan memberikan energi yang dibutuhkan untuk menjalani aktivitas sepanjang hari.


Dapatkan informasi seputar tips parenting, rekomendasi aktivitas anak, dan resep di Kiddo.id. Papa dan Mama juga bisa mengakses Jurnal Pertumbuhan by Kiddo.id untuk memantau grafik berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala si Kecil. 


Tunggu apa lagi? Segera unduh aplikasi Kiddo.id di Google Play Store atau kunjungi instagramnya di @id.kiddo.


Baca juga: 5 Cara Atasi Anak yang Cemas ke Sekolah, Beri Pendampingan

Yang Ada di Kiddo.id

Marketplace Aktivitas

premium

Konten Premium

milestone

Tes Gratis


Baca Juga