5 Cara Atasi Anak yang Cemas ke Sekolah, Beri Pendampingan

Oleh Tanggal 18 Juli 2023 7 menit

5 Cara Atasi Anak yang Cemas ke Sekolah, Beri Pendampingan

Papa dan Mama, sangatlah wajar jika si Kecil merasa cemas sebelum kembali ke sekolah setelah liburan. Mereka mungkin khawatir dengan tugas-tugas baru, suasana di kelas yang berbeda, atau bahkan dengan kepribadian guru yang akan mengajar mereka.


Jika pikiran-pikiran tersebut dibiarkan, dapat membuat si Kecil takut untuk kembali ke sekolah. Hal ini tentunya menjadi sebuah tantangan bagi orang tua. Dr. Ellen Rome, seorang dokter spesialis anak dari Cleveland Clinic, menyarankan agar orang tua memperkuat kekuatan anak. Dengan cara ini, kekhawatiran si Kecil terhadap sekolah dapat diatasi dengan lebih baik.


Baca juga: 7 Tips Membangun Kepercayaan Diri Anak di Sekolah


Cara atasi anak yang cemas di sekolah

ilustrasi anak cemas ke sekolah (freepik.com)


Bagaimana caranya agar si Kecil bisa kembali ke sekolah dengan percaya diri tanpa merasa cemas? Mari kita simak penjelasan dari Dr. Rome berikut ini.


1. Bangun rutinitas pagi

Mengawali pagi dengan kebiasaan yang baik tidak hanya penting bagi orang dewasa, tetapi juga bagi si Kecil. Oleh karena itu, Dr. Rome menyarankan orang tua untuk membentuk rutinitas pagi yang baik bagi anak-anak.


Contohnya, membantu si Kecil yang masih kecil dalam menyiapkan seragam sekolah sebelum tidur di malam sebelumnya. Orang tua juga dapat memastikan alarm sudah diatur dengan benar agar anak dapat bangun tepat waktu.


2. Dampingi anak

Pada hari pertama si Kecil kembali bersekolah, Papa dan Mama dapat memberikan pendampingan. Jika hal itu tidak memungkinkan, ajaklah si Kecil untuk mengunjungi sekolah beberapa hari sebelum dimulainya masa belajar mereka.


Rome menyarankan agar Papa dan Mama bersama si Kecil dapat menemukan loker, ruang kelas, dan kamar mandi di sekolah tersebut. Melalui kegiatan ini, Papa dan Mama dapat membantu si Kecil dalam menavigasi hari pertama sekolah dan memberikan pemahaman tentang lingkungan sekolah yang baru baginya.


3. Komunikasi yang baik

Papa dan Mama sering kali terlalu terpaku pada ponsel pintar mereka, bahkan saat mendampingi si Kecil kembali ke sekolah. Padahal, si Kecil membutuhkan komunikasi yang baik dengan Papa dan Mama sebelum memulai hari sekolahnya. Oleh karena itu, Rome menyarankan Papa dan Mama untuk menaruh ponsel pintar mereka sementara waktu.


Rome mengatakan ketika si Kecil ingin berbicara pada waktu yang tidak tepat, Papa dan Mama dapat berlatih untuk tidak menggunakan ponsel pintar mereka. Hal ini akan membantu memberikan perhatian penuh kepada si Kecil dan mencontohkan perilaku yang baik.


Selain itu, Rome juga mengajak Papa dan Mama untuk memanfaatkan waktu di dalam kendaraan untuk berbicara dengan si Kecil. Pada momen tersebut, si Kecil mungkin merasa lebih santai dan aman untuk berbicara. Rome memberikan tips agar percakapan dengan si Kecil menjadi lebih lancar, seperti menanyakan pengalaman baik, buruk, lucu, atau memalukan yang dialami si Kecil di sekolah.


Rome juga menekankan pentingnya membangun komunikasi dua arah dengan si Kecil. Si Kecil dapat menjelaskan kepada Papa dan Mama bagaimana ia menghadapi situasi stres dalam kehidupannya sendiri.


4. Hati-hati hadapi anak yang cemas atau depresi

Rome memberikan rekomendasi kepada Papa dan Mama untuk membedakan antara keadaan depresi dan kecemasan pada si Kecil. Kedua istilah ini sering kali disamakan, disalahartikan, atau tertukar maknanya.


Saat si Kecil mengalami serangan panik, Papa dan Mama dapat mengajari mereka teknik pernapasan kotak. Cobalah membayangkan sebuah persegi dan bernapas masuk pada dua sisi serta menghembuskan napas pada dua sisi yang lain, dengan semakin melambat.


Dalam hal ini, Rome menyarankan agar Papa dan Mama bekerja sama dengan sekolah jika si Kecil mengalami depresi atau kecemasan. Jelaskan kepada guru bahwa si Kecil mungkin sulit fokus dan kegiatan panggil keluar kelas dapat meningkatkan kecemasannya. Inilah yang telah berhasil bagi kami untuk membantu si Kecil dalam mendengarkan.


Untuk mencegah stres pada anak, Rome juga memberikan beberapa tips yang dapat diikuti oleh Papa dan Mama.

  • Menyentuh bahu anak ketika guru lewat
  • Menjauhkan anak dari tempat duduk temannya yang menyebabkan stres
  • Bekerja sama dengan guru jika anak menunjukkan tanda depresi atau cemas.


5. Perhatikan pola makan dan tidur

Papa dan Mama perlu memastikan bahwa si Kecil mendapatkan cukup waktu tidur sebelum kembali bersekolah. Sebagian besar anak membutuhkan 9,5 jam tidur setiap malam.


Anak-anak harus menyadari bahwa minuman seperti kopi, soda, atau minuman energi tinggi kafein dapat mengganggu tidur mereka. Papa dan Mama juga harus memperhatikan penggunaan ponsel pintar oleh si Kecil agar mereka tidak tidur terlalu larut.


Selain itu, penting bagi Papa dan Mama untuk memperhatikan kebutuhan makan si Kecil. Papa dan Mama dapat memastikan bahwa camilan dan menu makanan pagi, siang, dan malam terpenuhi. Mereka harus terbiasa makan sebelum berangkat sekolah, terutama untuk mendapatkan energi yang cukup hingga waktu makan siang.


Dapatkan informasi seputar tips parenting, rekomendasi aktivitas anak, dan resep di Kiddo.id. Papa dan Mama juga bisa mengakses Jurnal Pertumbuhan by Kiddo.id untuk memantau grafik berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala si Kecil. 


Tunggu apa lagi? Segera unduh aplikasi Kiddo.id di Google Play atau kunjungi instagramnya di @id.kiddo.


Baca juga: 5 Penyebab Separation Anxiety pada Anak, Jangan Diabaikan

Yang Ada di Kiddo.id

Marketplace Aktivitas

premium

Konten Premium

milestone

Tes Gratis


Baca Juga