9 Cara Mengajarkan Anak Mengaji Agar Tidak Bosan, Buat Kuis Berhadiah

Oleh Tanggal 29 Juli 2024 7 menit

9 Cara Mengajarkan Anak Mengaji Agar Tidak Bosan, Buat Kuis Berhadiah

Menyaksikan si Kecil tumbuh menjadi anak yang saleh dan salehah pastinya menciptakan kebanggaan tersendiri bagi orang tua. Hanya saja, mengajarkan hal baru pada anak usia dini kadang memiliki tantangan tersendiri, tak terkecuali dalam hal mengaji. Supaya si Kecil antusias untuk belajar, Papa dan Mama perlu memahami cara mengajarkan anak mengaji agar tidak bosan.


Sebagai orang tua, Papa dan Mama berkewajiban membimbing dan mengajari anak beribadah. Nah, bulan Ramadan menjadi momen yang tepat untuk mengajak anak belajar salat wajib dan sunnah serta membaca kitab suci Al-Qur'an 


Sebelum menguasai kitab suci Al-Qur'an, anak perlu mengenal huruf-huruf hijaiyah melalui buku Iqra dan tanda bacanya. Sayangnya, semangat si Kecil untuk mengaji bisa surut perlahan-lahan. Alhasil, mereka bermalas-malasan dan terpaksa mengaji, alih-alih memaknai kegiatan ini sebagai pengalaman positif. 


Supaya kegiatan mengaji tetap asyik dan menyenangkan, orang tua perlu sedikit kreatifitas untuk mengkreasikan cara mengajarkan anak mengaji agar tidak bosan. Kira-kira bagaimana caranya? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini. 


Baca juga: 7 Tips Membangunkan Anak untuk Sahur, Hidangkan Menu Favoritnya


Kapan anak bisa diajari mengaji?

ilustrasi anak mengaji (Photo by Mukhtar Shuaib Mukhtar: https://www.pexels.com/photo/photo-of-boy-holding-religious-book-4369958/)


Sebelum membahas cara mengajarkan anak mengaji agar tidak bosan, Papa dan Mama mungkin bertanya-tanya kapan anak bisa diajari mengaji. Dalam Republika, Dr Ahsin Sakho Muhammad, Rektor Institut Ilmu Quran (IIQ), mengungkapkan anak dalam masa golden age, misalnya usia 3-4 tahun, yang sudah mampu berbicara dapat diajarkan membaca Al-Qur'an atau setidaknya melafalkan huruf-huruf Al-Qur’an. 


Lalu, mengapa usia golden age menjadi waktu yang dirasa paling tepat? Menurut Dr Ahsin, otak anak usia ini dipenuhi dengan sel-sel yang memungkinkan mereka menangkap informasi dengan baik. Di samping itu, orang tua cenderung lebih sabar dan telaten dalam menghadapi anak usia dini. Dengan begitu, si Kecil bisa mengenal Al-Qur'an dan menjadikannya teman sejak masa keemasan. 


Asalkan mengetahui cara membaca Al-Qur'an dengan lafal yang baik dan benar, Papa dan Mama bisa mengenalkan si Kecil pada Al-Qur'an sambil bermain, misalnya melafalkan huruf-huruf hijaiyah sembari dinyanyikan atau saat jalan-jalan. 


Selain itu, sekretaris Lajnah Pentashihan Mushaf ini juga mengungkapkan anak merasa memiliki teman belajar saat mendengarkan lantunan ayat suci yang juga dilafalkan oleh anak-anak sebaya.


Secara umum, menirukan bacaan yang benar merupakan kunci dasar bagi anak untuk bisa membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Sebagai awalan, mereka bisa diajarkan beberapa hafalan surah-surah pendek atau doa sehari-hari. 


Baca juga: 5 Tips Mengajak Anak Tarawih, Jangan Lupa Bawa Mainan Favoritnya


Tips mengajarkan anak mengaji agar tidak bosan


Ada beberapa cara mengajarkan anak mengaji agar tidak bosan yang bisa dicoba orang tua di rumah. Papa dan Mama perlu melantunkan ayat beberapa kali supaya si Kecil merekamnya dalam memori dan mampu melafalkannya sendiri. Yang pasti, kuncinya adalah bersikap sabar dan telaten saat mengajarkan hal baru pada anak. 


1. Jangan memaksa

Tak jarang orang tua memaksakan kehendak agar si Kecil mau menuruti arahan dan perintah. Padahal, hal ini tidak dianjurkan sebab membuat mereka merasa tertekan dan segan melakukan kegiatan, tak terkecuali dalam hal mengaji.


Supaya si Kecil mau belajar mengaji dengan tulus dan sukarela, jangan terlalu memaksa mereka, ya. Bila anak merasa tertarik untuk belajar dengan sendirinya, kegiatan mengaji pun terasa lebih menyenangkan.


Ustadzah Ana menyampaikan anak usia 4-5 tahun cenderung tertarik untuk mengaji. Hanya saja, dalam prinsipnya, mereka tidak boleh dipaksa sehingga harus belajar dalam kondisi senang. Nah, barulah orang tua bisa mengajarkan huruf hijaiyah. 


2. Jadilah teladan yang baik

Salah satu cara mengajarkan anak mengaji agar tidak bosan adalah menjadi teladan yang baik. Untuk menstimulasi dan membuat anak tertarik, Papa dan Mama bisa membaca Al-Qur’an bersama.


Menurut Dr. Hibana Yusuf, M.Pd, anggota Divisi Pembinaan Keluarga Majelis Tabligh PP 'Aisyiyah, teknik ini bisa dilakukan dengan memangku si Kecil. Selanjutnya, tunjukkan cara orang dewasa membaca surat-surat Al-Qur’an.


3. Ajarkan menjelang tidur

Salah satu faktor yang memengaruhi proses belajar mengaji anak adalah waktu. Kegiatan ini direkomendasikan untuk diajarkan menjelang tidur sebab pada waktu itu anak dalam keadaan rileks.


Dalam buku 105 Inspirasi Nabi dalam Mendidik Anak, Mohammad Irsyad, M.Pd.I, pakar parenting Islami, mengungkapkan berada dalam keadaan rileks memudahkan si Kecil untuk menyerap informasi lebih banyak dan maksimal. Semakin banyak informasi yang diingat, maka mereka semakin familiar dengan kata-kata atau ayat yang ada dalam Al-Qur’an.


4. Ajarkan sambil bercerita

Antusiasme anak untuk belajar mengaji bisa surut secara perlahan bila kegiatan ini dilakukan secara monoton. Untuk menciptakan suasana belajar yang seru dan menyenangkan, Papa dan Mama dapat mengajarkan mereka mengaji sambil bercerita. 


Sebagai contoh, bacakan dongeng kisah Nabi atau keutamaan membaca Al-Qur'an, kemudian bacakan beberapa ayat di sela-sela dongeng. Dengan mengetahui manfaat mengaji, mereka akan lebih termotivasi untuk belajar 


5. Putarkan kaset bacaan Al Qur’an

Bila anak masih berusia di bawah 5 tahun, orang tua bisa mengenalkan mereka pada Al-Qur’an dengan cara memutar murottal atau mendengarkan lantunan Al-Qur’an. Dengan cara ini, si Kecil memiliki kecenderungan untuk meniru dan menghafal lantunan ayat-ayat sebab telah terekam di otak mereka. 


Di samping itu, Ahsin juga menjelaskan mendengarkan kaset-kaset bacaan Al-Qur'an membuat si Kecil merasa tidak sendirian saat membaca atau menghafal sebab ada ‘teman’ di dalam kaset yang juga melakukan hal yang sama. Alternatif lain yang bisa dicoba orang tua adalah mengajarkan anak mendengarkan dan menyimak tadarus Al-Qur’an. 


6. Gunakan media lain

Selain mendengarkan kaset-kaset bacaan Al-Qur’an, cara mengajarkan anak mengaji agar tidak bosan selanjutnya adalah menggunakan media lain. Ahsin berpendapat anak yang sudah mengerti tulisan dapat diajarkan menghafal huruf-huruf hijaiyah dengan memperlihatkan gambar, terutama bila gambarnya dapat bergerak.  


Metode ini memudahkan si Kecil untuk berkonsentrasi serta melatih pelafalan dan pengucapan. Karenanya, orang tua dapat memutar surat-surat Al-Qur’an melalui video YouTube atau podcast sembari membaca Al-Qur’an. 


7. Bergantian menyimak

Sudahkah Papa dan Mama mencoba teknik bergantian menyimak agar si Kecil termotivasi untuk belajar mengaji? Bila belum, yuk segera terapkan. 


Untuk memulainya, Papa dan Mama dapat memilih surat tertentu dan membaca beberapa ayat. Lalu, minta anak untuk menyambungnya, dan ulangi prosesnya. 


Selain hanya mengaji, teknik sambung-menyambung dapat dijadikan alternatif untuk mengajarkan anak menghafal surat-surat sehingga mudah diingat. Cara ini pun efektif meningkatkan bonding orang tua dan anak sekaligus melatih kekompakan. 


8. Belajar bersama teman

Sebagai sifat alami mereka, anak cenderung menyukai kegiatan belajar sambil bermain, terlebih bila melakukannya bersama teman sebaya. Hal ini juga berlaku dalam hal mengaji. 


Dengan cara ini, anak lebih termotivasi untuk huruf-huruf hijaiyah dan tanda baca. Tak hanya mengajak teman anak mengaji di rumah, orang tua bisa mendaftarkan si Kecil ke TPQ di dekat rumah. Meski begitu, jangan lupa untuk untuk memantau kemajuan anak, parents.


9. Buat kuis berhadiah

Belajar mengaji tidak hanya sekadar mendengarkan kaset atau menonton video lantunan Al-Qur’an, lho. Ada kegiatan seru yang bisa dicoba Papa dan Mama, yaitu membuat kuis berhadiah untuk si Kecil dan teman-teman mereka. 


Sebagai contoh, buat kuis menebak huruf hijaiyah atau pelafalannya. Jika si Kecil berhasil menjawab beberapa pertanyaan dengan benar, Papa dan Mama dapat memberikan hadiah untuk memotivasi mereka.


Nah, itulah sembilan cara mengajarkan anak mengaji agar tidak bosan yang bisa dicoba orang tua di rumah. Sekecil apapun kemajuan si Kecil, Papa dan Mama perlu menghargai usaha mereka, misalnya lewat ucapan semangat dan terima kasih atau memberikan makanan favorit mereka. Dengan begitu, anak merasa dihargai serta semangat untuk terus mencoba dan belajar. 


Untuk mengembangkan minat dan bakat anak, Papa dan Mama dapat mendaftarkan si Kecil ke Kiddo Club by Kiddo.id. Papa dan Mama bisa menemukan layanan kelas dan kursus berbagai bidang sesuai dengan bakat dan minat si Kecil di Kiddo.id. Tunggu apa lagi? Segera temukan layanan bimbel privat berkualitas secara praktis dan mudah bersama Kiddo.id


Baca juga: 5 Aktivitas yang Mengajarkan Berbagi untuk Si Kecil, Salah Satunya Berkebun

Yang Ada di Kiddo.id

Marketplace Aktivitas

premium

Konten Premium

milestone

Tes Gratis


Baca Juga