Menanamkan kebaikan dan kasih sayang pada anak bisa dimulai lewat pola asuh yang tepat, misalnya nurturing parenting. Seperti yang Papa dan Mama ketahui, pola asuh memengaruhi bagaimana si kecil berperilaku ke depannya.
Lantas, bagaimana orang tua mendidik anak menjadi individu yang sehat dan percaya diri? Mama dan Papa dapat mengandalkan nurturing parenting atau pola asuh yang penuh kasih dan pengasuhan. Sebelum menjadikannya sebagai acuan, ada baiknya Papa dan Mama menyimak informasi terkait nurturing parenting berikut ini.
Baca juga: Menjadi Orangtua Proaktif Atau Reaktif, Yang Mana Pilihan Anda?
Mengenal Nurturing Parenting
Kehadiran si kecil menimbulkan rasa kasih sayang dan melindungi yang secara natural dimiliki orang tua. Karenanya, umum bagi orang tua yang menyayangi anak mereka untuk melakukan upaya terbaik untuk melindungi mereka. Hanya saja, dalam penerapannya, nurturing parenting lebih dari sekadar mewujudkan kasih sayang dan rasa aman.
Pola asuh ini berusaha memahami, mendengarkan, dan secara positif terlibat dalam kehidupan sehari-hari si kecil. Dengan begitu, untuk menjadi orang tua yang mengasuh, Papa dan Mama juga perlu memahami dan mendengarkan anak. Serta yang terpenting, ada untuk anak.
Pengasuhan berperan besar dalam membesarkan anak sebab membantu menciptakan kesejahteraan, pertumbuhan, dan perkembangan anak secara keseluruhan. Untuk itu, anak yang merasa terlindungi dan dikelilingi kasih sayang tumbuh menjadi individu yang lebih baik.
Baca juga: Mengenal Mindful Parenting. Cara Efektif Mendidik Anak
Cara Menerapkan Pola Asuh Nurturing Parenting
ilustrasi menghabiskan waktu berkualitas bersama anak (freepik.com)
Mengasuh anak sejak awal membantu si kecil tumbuh sehat dan terlindungi, dan dengan menerapkan nurturing parenting, Papa dan Mama mempersiapkannya untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Melansir Parenting First Cry, berikut 10 tips yang bisa Papa dan Mama terapkan demi menjadi orang tua dengan kualitas nurturing parenting yang baik.
1. Luangkan Waktu Berkualitas Bersama
Salah satu aspek penting dalam nurturing parenting adalah menjalani waktu berkualitas bersama anak. Cara ini bisa direalisasikan dengan bermain game, membaca buku, memasak, atau aktivitas lainnya yang memerlukan interaksi level satu lawan satu dengan si kecil.
Alih-alih sekadar berada di sekitar anak, Papa dan Mama perlu aktif terlibat dengan aktivitas anak. Dengan begitu, waktu produktif yang dihabiskan bersama bermanfaat untuk kebaikan anak dan mempererat kedekatan antar orang tua dan anak.
2. Tunjukkan Kehangatan dan Cinta
Tak sedikit orang tua yang jarang mengungkapkan cinta dan kasih sayang mereka pada anak karena beranggapan si kecil belum bisa memahami emosi. Padahal, hal ini tidak benar karena anak-anak mampu mengembangkan pemahaman tentang cinta dan kasih sayang sejak usia sangat muda.
Sebagai bentuk nurturing parenting, ekspresikan kehangatan cinta Papa dan Mama lewat tindakan dan ungkapan pada anak sejak usia muda. Tunjukan bahwa mereka tidak sendirian dan Papa dan Mamam ada untuk mereka, misalnya dengan menenangkan si kecil kala menangis. Hal ini mengirimkan sinyal positif dan perasaan dicintai pada pikiran mereka.
3. Bangun Rutinitas Positif
Nurturing parenting juga dapat diwujudkan dengan melibatkan anak dalam rutinitas Papa dan Mama. Cara pengasuhan ini dapat dimulai dengan menyampaikan apa yang orang tua harapkan dari anak sehingga mereka tahu apa yang harus dilakukan dan kapan melakukannya.
Tak sampai di situ, kegiatan ini juga mendidik rasa disiplin dan kejelasan dalam kehidupan si kecil tanpa ada ruang lingkup ambiguitas atau kekacauan. Alhasil, timbul rasa nyaman pada anak karena mereka tahu apa peran mereka dalam keseharian.
4. Lebih Banyak Mendengarkan
Sebagai orang tua yang mengasuh, Papa dan Mama tak hanya memberikan kasih sayang, perlindungan, dan edukasi, tapi juga perlu menerima input dari si kecil. Aspek ini ditunjukkan dengan menjadi pendengar yang baik kala si kecil mengungkapkan keraguan, kesedihan, atau hal-hal lain yang ingin mereka diskusikan. Walau terlihat sederhana, cara ini menandakan Papa dan Mama peduli pada kehidupan si kecil sehingga mereka merasa dicintai.
5. Kenalkan Sentuhan Positif
Menjalin ikatan dengan anak adalah cara yang sangat bagus untuk mengatakan Papa dan Mama menyayangi si kecil. Wujudkan bentuk kasih sayang ini melalui sentuhan fisik yang positif, contohnya melalui tepukan, kecupan di pipi, atau pelukan. Pastikan juga Papa dan Mama menikmati sentuhan positif ini dengan si kecil.
Baca juga: 6 Hal yang Memengaruhi Kesehatan Mental Anak
6. Lebih Menghargai
Menghargai pencapaian atau usaha anak, tak peduli seberapa kecil, merupakan bagian nurturing parenting yang tak boleh dilewatkan. Tindakan ini mendorong anak untuk berani menghadapi tantangan yang lebih besar dalam keseharian.
7. Perlakukan setiap anak dengan berbeda
Tak ada dua orang tua yang sama, begitupun dengan anak-anak. Hal ini pun juga berlaku untuk anak kembar. Tips nurturing parenting untuk anak yang satu mungkin tidak berlaku untuk anak yang lain. Pasalnya, setiap anak hadir dengan kebutuhan emosional dan fisik masing-masing. Dengan begitu, Papa dan Mama perlu memahaminya terlebih dulu sebelum memenuhi kebutuhan si kecil.
8. Dorong anak berinteraksi
Sejak dini, anak perlu diajarkan keterampilan sosial. Pola asuh ini mempersiapkan anak untuk tumbuh menjadi makhluk sosial yang lebih baik. Papa dan Mama bisa memperkenalkan interaksi sosial dengan mengajak si kecil ke taman, perpustakaan, kelas hobi, dan masih banyak lagi. Selain itu, bantu mereka untuk mengatur sisi ekstrovert yang dimiliki.
9. Bangun rasa aman
Mendidik anak dengan cinta kasih di lingkungan yang aman dan nyaman memberikan rasa aman tersendiri untuk si kecil. Tak hanya itu, orang tua juga perlu menanamkan kebiasaan aman dan sikap waspada pada anak. Cobalah untuk menghindari potensi bahaya dan didik si kecil tentang hal yang sama, misalnya kewajiban di jalan raya saat berjalan kaki maupun berkendara serta sikap waspada terhadap orang asing.
10. Jaga diri sendiri
Dalam menjadi orang tua yang mengasuh, Papa dan Mama perlu memperhatikan kebutuhan dan keselamatan diri sebelum memprioritaskan kebutuhan si kecil. Karenanya, tak ada salahnya orang tua meluangkan sedikit waktu untuk memanjakan diri, misalnya dengan berjalan-jalan, mengobrol dengan teman, menonton film, spa, atau aktivitas meremajakan dan menyegarkan diri lainnya. Dengan keadaan rileks, Papa dan Mama siap menghadapi si kecil dan menghabiskan waktu berkualitas bersama.
Informasi tentang nurturing parenting di atas diharapkan mampu memaksimalkan kualitas orang tua yang mengasuh Papa dan Mama. Dengan begitu, penerapan metode parenting dapat diadaptasi sesuai dengan kebutuhan anak demi masa depan anak yang lebih baik.
Sebagai orang tua yang mengasuh, Papa dan Mama diharapkan bisa turut aktif dalam aktivitas anak kala menghabiskan waktu berkualitas bersama. Hal ini bisa dilakukan dengan mengikuti rekomendasi aktivitas yang disediakan Kiddo.id. Dapat disesuaikan dengan profil si kecil yang, kegiatan ini mencakup kursus matematika, calistung, serta kurus bahasa dari guru terbaik. Ada juga Activity Kit spesial untuk si kecil yang bisa langsung dikirim ke rumah. Untuk informasi lebih, segera kunjungi Kiddo.id.

