Melakukan aktivitas fisik secara teratur membuat anak tetap sehat saat berpuasa. Salah satunya dengan rutin berolahraga. Supaya si Kecil tak kehilangan banyak energi, ada tips olahraga saat puasa yang bisa Papa dan Mama ajarkan.
Melansir Healthdirect Australia, setidaknya dibutuhkan 60 menit setiap harinya bagi anak di atas usia 5 tahun untuk tetap aktif secara fisik. Alih-alih olahraga terstruktur, anak bisa memilih jenis olahraga apapun sesuai kemampuan mereka.
Di sisi lain, tetap aktif selama bulan Ramadan membantu si Kecil menjaga kesehatan dan kebugaran, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Lalu, bagaimana tips olahraga saat puasa yang benar? Yuk, simak hingga tuntas.
Baca juga: Ketahui 5 Cara Mengarahkan Minat Olahraga Anak
Manfaat olahraga saat puasa
ilustrasi anak berolahraga bersama orang tua (freepik.com)
Sebelum membahas tips olahraga saat puasa, ada baiknya Papa dan Mama memahami pentingnya kegiatan ini meski dilakukan saat bulan Ramadan.
Secara umum, olahraga berguna untuk menjaga stamina dan membuat tubuh lebih bugar. Mendukung hal ini, Parents mengungkapkan rutin berkegiatan fisik mampu mengurangi stres, memperbaiki suasana hati yang sedang buruk, dan mengubah tubuh lebih energik. Uniknya, manfaat ini akan tetap didapatkan si Kecil selama puasa, lho.
Pilihan olahraga di luar ruangan juga akan semakin baik untuk anak sebab memungkinkan mereka menghirup udara segar sambil menunggu waktu berbuka puasa. Ivander Elvind, praktisi kebugaran anak sekaligus Advance General Manager Rockstar Gym Kota Kasablanka, berpendapat olahraga saat puasa akan membawa dampak baik dari segi fisik dan psikologis asalkan disesuaikan dengan kemampuan anak.
1. Manfaat fisik
- Meningkatkan daya tahan tubuh: Puasa membantu proses detoksifikasi tubuh dari racun sehingga meningkatkan daya tahan tubuh si Kecil.
- Menjaga stamina: Berolahraga secara teratur baik untuk mempertahankan stamina anak sehingga mereka tidak mudah loyo.
- Membakar kalori dan lemak: Anak mengonsumsi banyak makanan kala berbuka, terutama makanan manis dan berlemak. Guna menjaga berat badan si Kecil tetap stabil, penting untuk tetap berolahraga selama bulan Ramadan.
2. Manfaat psikologis
- Melatih kesabaran: Anak belajar sabar dengan mengendalikan rasa haus dan lapar ketika jeda istirahat di tiap sesi olahraga.
- Melatih kepercayaan diri: Melakukan aktivitas fisik hingga tuntas memunculkan rasa bangga dan kepercayaan diri dalam diri si Kecil.
- Mengurangi stres: Berolahraga mampu mengurangi rasa stres yang dialami anak karena menunggu datangnya waktu berbuka.
- Meningkatkan kualitas tidur: Hormon yang dirilis saat olaharaga membuat anak rileks sehingga menjaga kualitas tidur mereka meski harus bangun untuk santap sahur.
Baca juga: 6 Jenis Olahraga untuk Membantu Anak Meninggikan Tubuh
Tips olahraga saat puasa
ilustrasi anak bersepeda (freepik.com)
Meski baik untuk tumbuh kembang, aktivitas olahraga yang terlalu diforsir menyebabkan anak mudah lelah sehingga menggangu jalannya puasa mereka. Untuk itu, Papa dan Mama perlu menanamkan tips olahrga saat puasa. Dengan begitu, mereka bisa mendapatkan beragam manfaat baik untuk tubuh tanpa khawatir membatalkan puasa.
1. Perhatikan kondisi anak
Sebelum memulai sesi olahraga, pertimbangkan kondisi kesehatan anak terlebih dulu. Tanyakan apakah olahraga akan mengganggu kondisi tubuh mereka.
Bila anak memiliki riwayat masalah kesehatan tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dulu dengan dokter. Ingat, jangan terlalu memaksakan mereka untuk menjalani latihan fisik sebab akan memengaruhi kondisi kesehatan.
2. Sesuaikan jenis olahraga
Jenis olahraga yang dipilih memengaruhi intensitas, durasi, sekaligus kemampuan anak. Selama puasa, ada baiknya mereka menghindari olahraga yang melibatkan banyak aktivitas lari. Orang tua bisa memberikan pilihan olahraga yang aman, misalnya bersepeda, bermain bulu tangkis, yoga, atau jalan santai.
3. Kurangi intensitas
Pada hari-hari biasa, anak mungkin akan all-out saat melakukan olahraga. Hal ini tentunya tak berlaku saat bulan Ramadan.
Sebagai orang tua, Papa dan Mama perlu mengarahkan si Kecil untuk mengurangi intensitas olahraga seminimal mungkin sesuai kemampuan mereka. Alhasil, risiko terganggunya puasa mereka dapat diminimalisir.
4. Cermati durasi
Tak hanya mengurangi intensitas, tips olahraga saat puasa selanjutnya adalah mencermati durasi yang dibutuhkan si Kecil. Misalnya, bila mereka terbiasa berolahraga selama 30 menit, orang tua bisa mengurangi durasinya menjadi sekitar 15-20 menit.
Bila anak terlihat kelelahan dan tidak kuat sebelum mencapai durasi yang ditentukan, sebaiknya Papa dan Mama menyudahi sesi olahraga. Jangan sampai mereka merasa terbebani dengan aktivitas fisik ini, ya!
5. Pilih waktu yang tepat
Faktor lain yang perlu diperhatikan orang tua dalam mengajak anak berolahraga saat puasa adalah waktu. Pemilihan waktu yang kurang tepat dapat membuat mereka mudah capek dan kehabisan energi.
Tak ada salahnya mempertimbangkan waktu sore hari mendekati saat berbuka. Dengan cara ini, anak bisa mengisi waktu ngabuburit dengan berolahraga.
6. Beri sesi jeda
Sesi jeda ketika berolahraga saat puasa merupakan hal yang krusial bagi anak. Sebagai contoh, berikanlah waktu istirahat sekitar 5 menit untuk setiap sesi olahraga selama 10 menit.
Selama jeda istirahat ini, si Kecil dapat melakukan relaksasi untuk memulihkan tenaganya. Memaksa mereka untuk terus berolahraga tanpa jeda istirahat hanya akan mendatangkan kelelahan dan kelesuan, sehingga sebaiknya dihindari.
7. Penuhi kebutuhan nutrisi anak
Satu lagi tips olahraga saat puasa yang tak kalah penting adalah memenuhi kebutuhan nutrisi dan cairan anak, khususnya saat santap sahur maupun berbuka. Hal ini bertujuan untuk menjaga fisik mereka agar tetap kuat saat berolahraga selama puasa.
Patikan mereka mengonsumsi makanan yang sehat dan minum air putih yang cukup. Bisa juga Papa dan Mama memberikan vitamin dan meminta mereka minum susu.
Itulah tujuh tips olahraga saat puasa yang bisa diajarkan pada anak. Apapun jenis olahraga yang dipilih, sesuaikan dengan kemampuan mereka, ya. Bila si Kecil tampak kelelahan, sebaiknya Papa dan Mama segera menyudahi sesi latihan.
Untuk mengembangkan minat dan bakat anak, Papa dan Mama dapat mendaftarkan si Kecil ke Kiddo Club by Kiddo.id. Papa dan Mama bisa menemukan layanan kelas dan kursus berbagai bidang sesuai dengan bakat dan minat si Kecil di Kiddo.id. Tunggu apa lagi? Segera temukan layanan bimbel privat berkualitas secara praktis dan mudah bersama Kiddo.id
Baca juga: Ini 5 Olahraga Anak TK Yang Bagus untuk Perkembangan

