7 Tips Bantu Anak Introvert Bergaul, Jangan Dianggap Pemalu

Oleh Tanggal 18 Juli 2024 7 menit

7 Tips Bantu Anak Introvert Bergaul, Jangan Dianggap Pemalu

Parents, apakah si kecil cenderung pendiam dan suka menyendiri? Bisa jadi anak Papa dan Mama merupakan introvert. Anak dengan kepribadian ini dikenal kurang di lingkup sosial. Untuk itu, Papa dan Mama perlu mengetahui tips bantu anak introvert bergaul. 


Berbeda dengan sifat pemalu, individu dengan sifat introvert secara sadar memilih untuk tidak aktif secara sosial. Adapun secara psikologi, rasa malu mencegah individu untuk aktif secara sosial. 


Baca juga: Membesarkan Anak Introvert di Tengah Hiruk Pikuk Dunia? Begini Caranya!


Apakah anak introvert susah bergaul?

ilustrasi anak introvert (freepik.com)


Tak hanya ditemukan pada orang dewasa, sifat introvert juga bisa berkembang pada anak-anak. Dibandingkan aktif terlibat dengan kegiatan anak lainnya, anak introvert lebih tertarik meluangkan waktunya sendiri di rumah, terutama di kamar tidur. 


Di samping itu, anak introvert memilih enggan bersosialisasi dan berteman dengan banyak anak. Mereka mudah lelah secara fisik dan mental usai bersosialisasi sehingga membutuhkan waktu istirahat untuk mengisi energi supaya bisa kembali bersosialisasi. 


Verywell Mind menjelaskan introvert memiliki kecenderungan untuk lebih fokus pada diri sendiri dan kurang termotivasi untuk melakukan interaksi sosial. Dengan begitu, mereka dikenal memiliki lingkar pertemanan yang terbatas. 


Dengan adanya sifat ini, tak mengherankan bila anak introvert sulit bergaul di sekolah. Meski begitu, ada beberapa tips bantu anak introvert yang bisa Pap dan Mama terapkan sehingga si kecil tidak tertinggal dengan kemampuan sosialnya. 


Baca juga: 7 Tips Menumbuhkan Sifat Percaya Diri pada Anak yang Pemalu


Tips bantu anak introvert bergaul di sekolah

ilustrasi playdate (freepik.com)


Motherly merilis beberapa tips bantu anak introvert bergaul yang memudahkan anak mendapatkan teman di sekolah. Dengan mengasah kemampuan sosialnya sejak dini, anak bisa membawa keterampilan ini hingga dewasa. Langsung saja, berikut penjelasannya. 


1. Perkenalkan dengan situasi baru 

Menurut Entrepreneur, beberapa anak introvert senang berada di lingkungan baru dan menjelajahinya sebelum mereka berubah sosial. Untuk memuaskan keingintahuan mereka, tak jarang anak introvert mengamati apa yang terjadi di sekitar sebelum berkomentar.


Untuk memudahkan proses adaptasi anak dengan tempat dan pengalaman baru, ada baiknya Papa dan Mama memberi sedikit gambaran dan menjelaskan kemungkinan apa yang akan terjadi di tempat itu. Sebagai gambaran umum, orang tua bisa menunjukkan suasana lewat foto atau video sebelum mengunjunginya. 


2. Beri contoh perilaku sosial

Satu lagi tips bantu anak introvert bergaul yang bisa diterapkan orang tua adalah memberi contoh perilaku sosial. Seperti yang diketahui, anak belajar dari mencontoh perilaku orang dewasa di sekitarnya. 


Melalui teladan yang baik, anak dapat mengikuti petunjuk saat berada dalam lingkungan sosialnya sendiri. Cara ini memberikan dasar untuk memulai berinteraksi dengan teman. Mereka pun belajar untuk mencegah baterai internalnya lekas habis saat bersosialisasi.  


3. Identifikasi teman-teman anak

Salah satu tips bantu anak introvert bergaul yang bisa Papa dan Mama coba adalah mengidentifikasi teman-teman anak. Meski dikenal penyendiri, anak introvert memiliki dunia batin dan kaya akan khayalan. Mereka lebih menyukai hal ini dibandingkan dunia nyata di sekitar mereka.


Bahkan, dunia khayalan menciptakan kenyamanan tersendiri untuk anak introvert sehingga mereka lebih suka menyendiri atau bergaul di dalam kelompok yang lebih kecil, misalnya terdiri dari dua atau tiga anak. 


Berbicara soal sekolah, anak introvert mungkin menggap beberapa anak sebagai teman meski jarang berinteraksi. Mereka pun tak ingin terlibat dengan anak yang dianggap membosankan, berisik, kasar, atau sering membuat ulah di kelas. 


Sebagai permulaan, Papa dan Mama bisa membantu mengidentifikasi teman-teman anak. Selanjutnya, ikut sertakan anak ke dalam kelompok anak-anak lainnya di sekolah. Dengan kelompok kecil, anak mungkin merasa nyaman dan ingin membentuk persahabatan baru. 


4. Pilih aktivitas yang sesuai 

Berbicara soal aktivitas, anak introvert menyukai permainan dan aktivitas yang membantu mengasah fokus pada diri sendiri. Kegiatan ini cukup beragam, misalnya permainan imajinatif, teka-teki, bermain peran, dan masih banyak lagi. 


Meski berguna untuk mengasah keterampilannya, permainan seorang diri ini semakin mengasingkan anak dari teman-teman sekolahnya. Agar mereka dapat bergaul sekaligus melakukan kegemarannya, Papa dan Mama perlu menyertakan aktivitas lain sebagai bagian dari waktu bermainnya. 


Pertimbangkan untuk menjadi tuan rumah playdate bersama anak-anak lain. Selain merasa nyaman di lingkungannya, anak akan terbuka dan menjalin ikatan baru dengan temannya. 


5. Beri waktu untuk istirahat

Usai melakukan aktivitas sosial di luar jam sekolah yang melibatkan anak-anak lain, tak jarang anak introvert memerlukan waktu untuk mengisi ulang energinya. Sebab itu, mereka perlu menyendiri dan beristirahat. 


Dengan menghindari aktivitas sosial satu demi satu, anak akan lebih efektif untuk beristirahat. Selanjutnya, anak mungkin lebih siap dalam bertemu orang baru dan menjalin pertemanan. 


6. Biarkan anak meluangkan waktu di lingkungan sosial

Tak hanya selektif dalam memilih teman, anak introvert dikenal sangat jeli dan berhati-hati dalam memulai pendekatan untuk bisa masuk ke dalam situasi sosial. Penting bagi mereka untuk bertindak tanpa paksaan. Sebaliknya, bila Papa dan Mama memaksa si kecil untuk bersosialisasi, mereka malah akan menarik diri. 


Begitu memiliki pengalaman positif bersama teman sekolah di lingkungan sosial, anak introvert akan lebih terlibat lebih dalam, bahkan mengawali interaksi. Untuk itu, jangan memaksakan anak introvert untuk menjalin pertemanan di sekolah.   


7. Hindari memberi label pemalu

Tidak menyukai situasi sosial bukan berarti pemalu. Maka dari itu, Papa dan Mama disarankan untuk tidak memberikan label pemalu pada anak introvert. 


Inc. menyebutkan anak introvert dapat membuat keputusan untuk bersosialisasi dan berinteraksi dengan teman, tapi kerap mengurungkan niat karena tidak mau. Adapun sikap pemalu berhubungan dengan perasaan takut dan cemas ketika hendak berinteraksi. Karenanya, orang tua perlu sedikit memberi dorongan untuk berbaur tanpa menjulukinya pemalu. 


Itulah tujuh tips bantu anak introvert bergaul yang bisa dicoba Papa dan Mama. Berbekal informasi ini, orang tua bisa mengarahkan anak untuk menyeimbangkan pentingnya waktu untuk bersosialisasi dan kembali ke zona nyaman. 


Untuk mendukung tumbuh kembangnya, Papa dan Mama perlu memperhatikan kehidupan sosial si kecil. Papa dan Mama bisa mencari tahu informasi parenting, aktivitas anak, resep, dan rekomendasi lainnya di Kiddo.id. Semoga informasi ini bermanfaat!


Baca juga: 5 Cara Mengubah Anak Penakut Menjadi Berani

Yang Ada di Kiddo.id

Marketplace Aktivitas

premium

Konten Premium

milestone

Tes Gratis


Baca Juga