5 Cara Mengubah Anak Penakut Menjadi Berani

Oleh Tanggal 21 Juni 2021

5 Cara Mengubah Anak Penakut Menjadi Berani
Rasa takut berlebihan pada anak bukan hal yang baik.

Membuat anak menjadi lebih berani dengan memberikan stimulus secara tepat dan konsisten. (Image credit: freepik.com)

“Rasa takut dalam hal apa yang tidak boleh diremehkan oleh orang tua?” Anak kecil yang belum memiliki kedewasaan adalah wajar jika memiliki ketakutan. Takut pada suatu benda, situasi, melakukan tindakan, dan lain sebagainya. Banyak yang menjadi penyebab anak penakut. Namun, rasa takut yang berlebihan terhadap apapun tentu saja tidak boleh dibiarkan karena kemungkinan akan terbawa sampai dewasa nanti.

Penyebab Anak Memiliki Ketakutan

Rasa takut pada anak dapat ditimbulkan dari orang tua atau lingkungannya.Orang tua yang overprotektif ternyata menjadi salah satu yang bisa menyebabkan anak menjadi seseorang yang penakut. (Image credit : freepik.com)

Rasa takut pada anak menjadi hal yang biasa, tetapi beberapa anak memiliki ketakutan berlebih dibanding anak lainnya terhadap suatu hal yang sama. Beberapa faktor berikut yang bisa menjadi penyebab anak penakut.

1. Genetik

Rasa takut yang disebabkan oleh genetik biasanya pada beberapa anak memiliki temperamen dan emosional yang lebih sensitif.

2. Sikap Orang tua

Anak akan belajar dari tingkah orang tua. Misalnya Mama memiliki ketakutan terhadap anjing, Si Kecil dapat merasakannya dan ikut merasakan ketakutan pada anjing. Sama halnya dengan orang tua yang bersikap overprotektif. Anak akan cenderung ketergantungan dan merasa cemas ketika jauh dari jangkauan orang tua.

3. Pengalaman Peristiwa yang Menyebabkan Stress

Anak yang sudah mencapai usia balita ke atas akan mengingat peristiwa yang menurutnya menakutkan atau menyakitkan. Contohnya seperti disuntik, perpisahan dengan orang tua, kegagalan dalam mencapai sesuatu.

Baca juga : Tips dan 5 Rekomendasi Buku Anak Setelah Screen Time Seharian !

5 Tips Membuat Anak Penakut Menjadi Berani

Anak penakut cenderung tidak memiliki kepercayaan diri dan takut mengambil risiko Mendidik anak yang penakut bisa dilakukan oleh orang tua sendiri sebagai lingkungan pertamanya. (Image credit : freepik.com)

Mama Papa tidak boleh menyepelekan rasa takut yang dimiliki oleh Si Kecil. Jangan biarkan rasa takut tersebut terbawa sampai ia dewasa. Hal ini tentunya akan berdampak buruk untuk kesehariannya. Anak yang penakut sulit untuk mandiri dan cenderung kurang memiliki rasa percaya diri. Tentu Mama Papa tidak mau bukan?

1. Tidak Meremehkan Rasa Takut Anak

Rasa takut terhadap apapun, seperti hantu, benda, situasi, dan yang lainnya. Orang tua tidak boleh meremehkannya. Lakukan tindakan jika Mama Papa memahami ketakutan Si Kecil. Tenangkan anak dengan berada di sampingnya. Lalu tanya baik-baik mengapa anak merasa ketakutan. Cari tahu hal yang menjadi penyebab anak penakut. Jika sudah tahu alasannya, bicara dengan lembut dan bahasa yang mudah dipahami oleh anak. Beri pengertian jika sebenarnya hal yang ditakutinya bukan suatu yang berbahaya yang bisa menimbulkan keburukan.

2. Orang tua Memberi Contoh Sikap Berani

Keterlibatan orang tua untuk mengubah kebiasaan anak sangat penting. Seorang anak juga biasanya tidak cukup hanya diberikan arahan melalui kata-kata saja. Salah satu caranya yaitu memberikan contoh sikap berani dengan tindakan nyata. Mama Papa bisa juga menjelaskan berbagai hal tentang keberanian yang dilakukan. Ketika melakukan atau setelah melakukan tindakan keberanian tersebut, ceritakan bagaimana rasanya menjadi pemberani dan jelaskan manfaat yang bisa Si Kecil dapat jika berani melakukan tindakan seperti yang Mama contohkan.

3. Memberikan Petualangan Baru untuk Anak

Anak-anak biasanya akan semangat jika diajak untuk berpetualang atau mengeksplorasi lingkungan baru. Mengajak Si Kecil berpetualang menjadi salah satu cara untuk membuatnya lebih berani atau mengatasi rasa takut anak. Ketika berpetualang, anak akan banyak melakukan berbagai hal dan itu menjadikannya seorang pemberani. Mungkin tidak semua anak langsung berani melakukan eksplorasi karena ketakutannya, dan saat itulah peran Mama Papa untuk menerapkan tips pertama dan kedua. Jika melakukannya bersama dengan teman-teman, Mama bisa menjadikan contoh salah satu temannya yang pemberani, tetapi tidak dengan cara membandingkannya.

4. Berikan Pengalihan Rasa Takut

Rasa takut tidak bisa hilang dalam sekejap, terutama rasa takut yang berlebihan. Si Kecil bisa saja merasa takut kembali pada saat proses pemberaniannya. Oleh karena itu, Mama Papa perlu untuk memberikan pengalihan rasa takut untuk Si Kecil. Pengalihan rasa takut yang bisa dilakukan misalnya bernyanyi pelan, melakukan perbincangan, dan baca buku. Tidak hanya itu, hal lainnya seperti bermain permainan yang disukainya juga bisa dilakukan untuk mengalihkan rasa takut. Si Kecil akan lupa kepada ketakutannya karena energi dan pikirannya dipakai oleh hal-hal lain sehingga tidak memikirkan rasa takut yang datang.

5. Berikan Semangat dan Apresiasi

Ungkapan-ungkapan manis untuk menyemangati Si Kecil perlu Mama Papa berikan. Dengan begitu anak tahu jika orang tua selalu mendukungnya untuk menghilangkan rasa takut. Selain semangat, berikan apresiasi berupa hadiah ketika Si Kecil berhasil melawan rasa takutnya, meskipun baru langkah awal. Anak-anak menyukai hadiah dan itu bisa menambah semangatnya. Mendapatkan apresiasi membuat anak merasa bangga terhadap dirinya sendiri dan merasa menjadi sosok yang berharga untuk orang tuanya.  Mendidik dan membesarkan anak memang tidak mudah. Namun, bukan pula hal yang sulit jika terus belajar dan memperbaiki diri. Selain tips untuk membuat anak lebih berani, Mama Papa bisa mengetahui tips parenting dan edukasi lainnya di Kiddo.id. Mama bisa mendownload aplikasinya atau melalui di play store dan mama papa juga bisa ikutkan si kecil pada beragam aktivitas seru dan pastinya membuat anak semakin berani.. Kini Kiddo.id memiliki fitur terbaru bernama Milestone Tracker yang berisi pemantauan tumbuh kembang anak sesuai usia, tes potensi anak, panduan aktivitas sesuai kelompok usia, dan dilengkapi jurnal tumbuh kembang anak.

Yang Ada di Kiddo.id

Marketplace Aktivitas

premium

Konten Premium

milestone

Tes Gratis


Baca Juga