7 Penyebab Anak Tidak Kuat Mental, Kenali Ciri-Cirinya!

Oleh Tanggal 28 September 2023 7 menit

7 Penyebab Anak Tidak Kuat Mental, Kenali Ciri-Cirinya!

Dalam beberapa situasi tertentu, lingkungan sekitar dapat menjadi salah satu faktor yang membuat si Kecil merasa tidak kuat secara mental. Hal ini bisa membuat mereka menjadi cemas, panik, dan bahkan menangis.


Menurut Psych Central, ketidakstabilan mental ini sering kali menjadi kekhawatiran bagi Papa dan Mama, karena mereka khawatir hal tersebut dapat memengaruhi perkembangan dan kesejahteraan emosional anak di masa depan. Sebuah studi dalam jurnal General Psychiatry menunjukkan bahwa sekitar 10 persen anak usia 2-5 tahun menunjukkan gejala gangguan kecemasan.


Jadi, seperti apa tanda-tanda ketidakstabilan mental pada si Kecil yang mungkin memerlukan perhatian lebih dari Papa dan Mama? Anak cenderung mudah marah, sering menangis, cepat menyerah, selalu merasa benar, dan kurang mandiri.


Ada beberapa kondisi yang bisa menjadi penyebab ketidakstabilan mental pada anak, dan berikut adalah beberapa di antaranya seperti yang dilansir oleh berbagai sumber:


Baca juga: 7 Cara Menumbuhkan Optimisme pada Anak, Utamakan Sisi Positif


1. Kebiasaan dalam keluarga

Cara si Kecil diajar dan pola perilaku yang diterapkan di dalam keluarga memiliki dampak yang signifikan pada kesejahteraan mentalnya. Contohnya, apabila si Kecil selalu terbiasa dengan bantuan dan tidak pernah mengalami kesulitan, ada kemungkinan ia akan enggan untuk berusaha, bahkan dalam hal yang menyangkut dirinya sendiri.

 

 2. Selalu dimanja

Si Kecil yang terlalu sering diberi semua keinginannya oleh Papa dan Mama bisa mengakibatkan kurangnya ketahanan mental. Hal ini terutama berdampak pada kesulitan menerima penolakan, yang mungkin muncul saat ia memasuki tahap sekolah nantinya.


3. Riwayat trauma

Si Kecil, jika pernah mengalami pengalaman traumatis, baik itu yang berkaitan dengan fisik atau emosi, dapat mengakibatkan ketidakmampuan mentalnya. Sebagai contoh, jika ia pernah mengalami perasaan diabaikan, ini bisa membuatnya rentan untuk mudah menyerah saat menghadapi situasi serupa di masa depan.


Baca juga: Inilah 5 Cara Menjaga Kesehatan Mental Anak di Sekolah

 

4. Stres

Si Kecil, tak hanya orang dewasa, juga dapat mengalami stres, Papa dan Mama. Penyebab stres dapat beragam tergantung usianya. Misalnya, pada anak usia 3-4 tahun, stres bisa muncul karena mereka harus beradaptasi dengan lingkungan baru seperti playgroup.

 

5. Kurang tidur

Insomnia pada si Kecil, seperti yang dilansir dari Health Shots, telah terkait dengan berbagai masalah mental seperti kecemasan, depresi, permasalahan perilaku, dan tingkah laku agresif, Papa dan Mama. Penyebabnya adalah karena insomnia bisa memengaruhi kemampuan konsentrasi, daya ingat, dan kadang-kadang, menyebabkan perubahan suasana hati.

 

6. Tidak diberi kepercayaan

Ketika Papa dan Mama selalu mengambil keputusan tanpa melibatkan si Kecil dalam diskusi, akhirnya anak akan menjadi terlalu tergantung dan kesulitan dalam membuat keputusan sendiri. Ini karena anak telah terbiasa selalu mendapatkan bantuan. Ini adalah situasi yang tidak mudah, karena dapat membuat si Kecil kesulitan menerima kegagalan jika mereka membuat keputusan yang salah.


7. Tidak 'diperkenalkan' dengan kegagalan

Si Kecil yang selalu diharapkan untuk selalu meraih kemenangan cenderung menjadi individu yang kesulitan mengendalikan emosinya, terutama ketika menghadapi kekalahan. Ada kemungkinan besar bahwa mereka juga akan mudah tersinggung dan keras kepala.


Ketika ada orang lain yang memiliki pandangan yang berbeda, anak mungkin akan menjadi peka terhadap perbedaan pendapat tersebut dan mungkin enggan untuk mendengarkan sudut pandang orang lain.

 

Itulah gambaran mengenai mengapa si Kecil bisa memiliki mental yang kurang kuat dan tanda-tandanya. Jika Papa dan Mama merasa bahwa perilaku serta kepribadian si Kecil terganggu oleh hal ini, jangan sungkan untuk mencari bantuan atau konsultasi, ya.


Dapatkan informasi seputar tips parenting, rekomendasi aktivitas anak, dan resep di Kiddo.id. Papa dan Mama juga bisa mengakses Jurnal Pertumbuhan by Kiddo.id untuk memantau grafik berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala si Kecil.


Tunggu apa lagi? Segera unduh aplikasi Kiddo.id di Google Play Store atau kunjungi instagramnya di @id.kiddo.

 

Baca juga: 4 Cara Mencegah Anak Tertular Penyakit di Sekolah, Biasakan Cuci Tangan


Yang Ada di Kiddo.id

Marketplace Aktivitas

premium

Konten Premium

milestone

Tes Gratis


Baca Juga