5 Ide Kegiatan Montessori untuk Anak di Rumah, Latih Kemandirian!

Oleh Tanggal 31 Maret 2023 7 menit

5 Ide Kegiatan Montessori untuk Anak di Rumah, Latih Kemandirian!

Menghabiskan akhir pekan di rumah tak lengkap rasanya tanpa berkreasi bersama anak. Selain STEAM, pendekatan pembelajaran terpadu yang bisa dicoba di rumah adalah Montessori. Ide kegiatan Montessori memberikan kebebasan pada si Kecil untuk melakukan beragam aktivitas. 


Dengan paparan pendidikan yang tepat, anak dapat mengembangkan potensi yang mereka miliki secara optimal, baik dari segi fisik, intelektual, emosional, sosial, dan spiritual sesuai dengan tahap perkembangan serta karakteristik lingkungan dan sosial budaya mereka dibesarkan.


Secara umum, aktivitas Montessori fokus pada pembelajaran langsung yang konkret alih-alih abstrak. Lalu, apa yang dimaksud metode Montessori? Yuk, cari tahu jawabannya di bawah ini.


Baca juga: 5 Eksperimen STEAM untuk Anak, Ada Eksperimen Gunung Meletus


Mengenal metode montessori 

ilustrasi anak bermain gelembung (freepik.com)


Dikembangkan oleh Dr. Maria Montessori, pendidik, dokter, dan psikolog asal Italia, metode Montessori bermula dari hasil penelitian terhadap perkembangan intelektual anak yang mengalami keterbelakangan mental. 


Emma Kristanti, Mont.Dipl, dari Montessori Trainer Child Care Supervisor and Consultant MMI Indonesia, mendefinisikan Montessori sebagai metode pendidikan yang memberikan akses pada anak untuk berkembang dan berproses, memaksimalkan potensi, dan membentuk karakter pribadi. 


Secara umum, metode Montessori memiliki ciri-ciri berikut ini. 

  • Menekankan aktivitas pengarahan diri pada anak dan pengamatan klinis dari guru yang berperan sebagai fasilitator, pengamat, dan pengurus. 
  • Mengutamakan penyesuaian diri dari lingkungan belajar anak dengan tingkat perkembangannya.
  • Menekankan peran aktivitas fisik dalam menyerap konsep akademis dan keterampilan praktik.
  • Menerapkan konsep hadiah (reward) dan hukuman (punishment).  
  • Menggunakan peralatan auto correction untuk membantu anak belajar dengan baik dan mengerti kesalahan yang dilakukan sehingga bisa mengoreksi diri sendiri. 


Dalam penerapannya, sistem Montessori fokus pada lima area belajar utama, yaitu latihan kehidupan sehari-hari (exercise of practical life), pembelajaran melalui panca indra (sensorial), bahasa (language), dunia sekitar (cultural), dan matematika (math).


Baca juga: 10 Ide Membuat Kerajinan Kertas Origami yang Unik untuk Anak TK


Permainan Montessori sesuai usia 

ilustrasi anak bermain pasir (freepik.com)


Melansir laman HaiBunda, Dinda Yandita, pendiri Elnara Montessori, merekomendasikan beberapa permainan Montessori sesuai usia anak. Apapun jenis permainan yang dipilih, pastikan Papa dan Mama selalu mendampingi Si Kecil saat bermain, ya.


1. Anak 6 bulan ke atas

Permainan Montessori untuk anak 6 bulan ke atas bertujuan untuk mengenalkan warna dan tekstur. Beberapa contohnya, yaitu rainbow corn, rainbow makaroni, rainbow rice, dan pasir kinetik.


Untuk memainkannya, orang tua hanya perlu menyiapkan wadah dan gayung berukuran mini, kemudian biarkan si Kecil bermain. Selain melatih otot tangan, permainan ini juga mengasah kemampuan fokus anak. 


2. Anak 1 tahun ke atas

Pada anak usia 1 tahun ke atas, permainan Montessori bisa dikhususkan untuk mengenalkan bentuk serta melatih fokus.  Salah satu yang bisa Papa dan Mama berikan adalah meronce geometri spons bertekstur lembut dalam berbagai bentuk, seperti bintang, segitiga, dan segi lima.


3. Anak 2 tahun ke atas

Memasuki usia 2 tahun ke atas, anak sudah mulai belajar menulis. Untuk merangsang kemampuan motorik halus mereka, orang tua dapat memberikan permainan Montessori berupa  pompom warna-warni. Dengan rutin bermain, otot halus pada tangan mereka berubah luwes dan tidak kaku sehingga memudahkan mereka untuk menulis.  


4. Anak 3 tahun ke atas

Menginjak usia 3 tahun, anak mulai tertarik pada reaksi-reaksi dan benda bertekstur. Untuk itu, orang tua bisa memberikan permainan Montessori spiral rainbow dan slime


Baca juga: 5 Ide Mainan dari Kardus untuk Si Kecil. Kreatif!


Ide kegiatan Montessori

ilustrasi anak menghias telur (freepik.com)


Pada dasarnya, pendekatan Montessori bertujuan sama seperti bimbingan dan konseling pada anak usia dini. Hal ini juga dibahas dalam buku Metode Pengajaran Montessori Tingkat Dasar: Aktivitas Belajar untuk Anak yang mengungkapkan orang dewasa berperan sebagai pembimbing ide kegiatan Montessori. 


Karena mengajarkan anak kebebasan dalam melakukan beragam aktivitas secara langsung, pendekatan ini mengajarkan anak untuk tumbuh mandiri. Melansir buku Montessori di Rumah: 55 Kegiatan Keterampilan Hidup karangan Elvina Lim Kusumo, berikut ide kegiatan Montessori yang bisa dicoba di rumah. 


1. Mengenal garis

Apakah Papa dan Mama tertarik mengenalkan si Kecil pada ragam bentuk garis? Nah, Ide kegiatan Montessori berikut bisa dicoba di rumah. Melalui aktivitas ini, anak belajar mengenali angka, huruf, dan garis pembentuknya. 


Langkah kegiatan: 

  • Siapkan spidol, buku, kelereng, batu-batuan, kacang-kacangan, atau sedotan sedotan
  • Gambar angka atau huruf berukuran agak besar di atas buku, contohnya angka 1 dan 2, lalu huruf A dan B. 
  • Selanjutnya, minta Si Kecil menyusuri bentuk angka dan huruf itu dengan kelereng/batu/kacang/sedotan yang sudah disiapkan.


2. Memindahkan kancing menggunakan telapak tangan

Apakah Papa dan Mama memiliki banyak kancing yang tak terpakai? Jangan dibuang dulu, ya. Benda-benda itu bisa digunakan sebagai media permainan Montessori, lho.


Sebagai contoh, permainan memindahkan kancing menggunakan tangan. Kegiatan ini tak hanya meningkatkan kemampuan motorik halus anak, tapi juga mengasah kemampuan koordinasi mata dan tangan mereka.


Langkah kegiatan:

  • Siapkan dua mangkuk di atas meja.
  • Isi salah satu mangkuk dengan kancing, dan biarkan mangkuk lainnya kosong.
  • Berikan contoh pada si Kecil cara memindahkan kancing ke mangkuk kosong. 
  • Mulanya, ambil segenggam kancing dari mangkuk dengan tangan dominan.  
  • Gunakan tangan yang tidak dominan untuk menggenggam mangkuk kosong. 
  • Selanjutnya, biarkan kancing-kancing itu jatuh ke dalam mangkuk kosong.
  • Lanjutkan hingga seluruh kancing selesai dipindahkan. 


3. Memindahkan telur dengan hati-hati

Orang tua pastinya khawatir melihat anak menggunakan benda yang mudah pecah, misalnya gelas kaca atau piring  keramik. Nah, untuk mengasah kepekaan dan kesabaran si Kecil, Papa dan Mama dapat mengajak mereka berlatih memindahkan benda yang mudah pecah,  misalnya telur. Ketika beraktivitas dengan berhati-hati, anak menjadi lebih percaya diri dan berani menggunakan benda pecah belah.


Langkah kegiatan:

  • Siapkan dua wadah bersih.
  • Isi salah satu wadah dengan telur dan biarkan wadah lain tetap kosong.
  • Biarkan si Kecil merasakan telur yang rapuh dan mudah pecah.
  • Ajari si Kecil untuk memindahkan telur ke wadah yang kosong satu persatu.


4. Mengurutkan benda berdasarkan ukuran benda

Untuk memberikan modal matematika dasar pada si Kecil, Papa dan Mama dapat mengajarkan konsep panjang pendek. Ide kegiatan Montessori ini cukup praktis sebab memanfaatkan benda-benda yang mudah ditemukan di rumah. 


Langkah kegiatan:

  • Siapkan sedotan, play dough, stik kayu, atau mainan yang memiliki panjang berjenjang; pendek, sedang, panjang.
  • Berikan penjelasan pada anak tentang ukuran setiap benda hingga mereka mengenali mana yang pendek dan panjang. 
  • Bila si Kecil sudah paham, Papa dan Mama bisa meminta mereka menunjuk benda yang pendek dan yang tinggi.


5. Memindahkan air menggunakan spons

Kegiatan memindahkan air menggunakan spons bertujuan untuk mengasah kemampuan motorik halus, melatih koordinasi mata dan tangan, dan meningkatkan kekuatan otot tangan untuk pincer grasp, yaitu kemampuan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk untuk mengambil benda kecil.


Langkah kegiatan:

  • Siapkan dua wadah yang identik. 
  • Isi wadah dengan air dan tambahkan sedikit pewarna.
  • Letakkan spons di wadah berisi air, kemudian peras menggunakan kedua tangan di wadah yang kosong.
  • Biarkan anak mengulangi kegiatan ini. 


Itulah lima ide kegiatan Montessori yang bisa dicoba anak di rumah. Apapun jenis permainan yang dipilih, pastikan Papa dan Mama selalu mengawasi si Kecil, ya!


Untuk mengembangkan minat dan bakat anak, Papa dan Mama dapat mendaftarkan si Kecil ke Kiddo Club by Kiddo.id. Papa dan Mama bisa menemukan layanan kelas dan kursus berbagai bidang sesuai dengan bakat dan minat si Kecil di Kiddo.id. Tunggu apa lagi? Segera temukan layanan bimbel privat berkualitas secara praktis dan mudah bersama Kiddo.id


Baca juga: 5 Kerajinan Bahan Lunak untuk Aktivitas Si Kecil, Ampuh Hilangkan Bosan


Yang Ada di Kiddo.id

Marketplace Aktivitas

premium

Konten Premium

milestone

Tes Gratis


Baca Juga