Si Kecil seringkali dianggap mudah menangis atau marah saat keinginannya tidak terpenuhi. Namun, sebenarnya, mereka bisa diajari untuk mengelola emosi mereka agar tidak mudah marah, Papa dan Mama.
Biasanya, si Kecil akan melakukan tantrum ketika mereka tidak tahu bagaimana mengendalikan perasaan mereka sendiri. Oleh karena itu, Papa dan Mama perlu membantu mereka belajar cara mengenali emosi mereka dan bagaimana mengatasi perasaan tersebut.
Bagaimana caranya? Di bawah ini, Kiddo.id telah merangkum beberapa cara mengajarkan si Kecil untuk mengelola emosinya yang dapat dilakukan di rumah. Yuk, simak!
Baca juga: 7 Cara Menumbuhkan Optimisme pada Anak, Utamakan Sisi Positif
1. Bantu anak mengenal emosinya
Bagi si Kecil, mengelola emosi bisa menjadi hal yang sulit jika mereka belum memahami perasaan yang mereka alami. Oleh karena itu, langkah pertama yang perlu Papa dan Mama lakukan adalah mengenalkan berbagai jenis emosi kepada si Kecil.
Papa dan Mama bisa mulai dengan membantu si Kecil mengidentifikasi perasaan yang mungkin mereka alami. Contohnya, jika si Kecil sulit tidur karena besok akan pergi ke sekolah, Mama bisa bertanya apakah si Kecil merasa senang dan tidak sabar untuk bertemu teman-teman di sekolah.
Jika si Kecil belum merasakan beberapa emosi tertentu, Papa dan Mama bisa mengajarkan mereka mengenai berbagai jenis emosi, baik yang positif seperti kebahagiaan dan terharu, maupun yang negatif seperti kemarahan, kesedihan, atau kekecewaan, melalui buku cerita atau video yang sesuai.
2. Ajari anak mengendalikan emosi dengan cara sederhana
Setelah mengenalkan emosi pada si Kecil, langkah selanjutnya yang perlu Papa dan Mama ajarkan adalah cara sederhana untuk mengendalikan emosi.
Ketika melihat si Kecil mulai menunjukkan tanda-tanda emosi negatif, Papa dan Mama dapat membantu mereka mengidentifikasi emosi tersebut dan memberikan bantuan dalam mengatasi emosi tersebut.
Contohnya, jika si Kecil merasa marah dan sudah mengenali emosi marah itu, Mama dan Papa dapat membantu dengan mengajarkan mereka untuk mengambil napas dalam-dalam sampai hitungan tiga dan perlahan-lahan menghembuskannya.
Namun, Papa dan Mama juga perlu bersabar karena diperlukan konsistensi agar si Kecil benar-benar memahami dan dapat melakukannya sendiri. Oleh karena itu, memiliki kematangan emosional yang cukup juga penting bagi Papa dan Mama.
3. Membantu anak mencari tahu penyebab emosinya
Setelah emosi si Kecil mereda, Papa dan Mama dapat membantu mereka memahami mengapa tadi emosinya tiba-tiba melonjak dengan cara berbicara dengannya.
Contohnya, jika si Kecil marah karena mainannya direbut oleh anak lain, Mama bisa bertanya, "Apakah kamu kesal ketika mainanmu diambil?"
Setelah mengetahui penyebabnya, Mama dapat membantu si Kecil menemukan solusi untuk masalahnya. Misalnya, jika mainannya telah diambil, Mama bisa menyarankan agar si Kecil meminta mainannya dikembalikan.
Jika si Kecil terbiasa menyelesaikan masalah dengan cara seperti ini, mereka akan lebih mampu mengendalikan emosi mereka sendiri dan tidak mudah stres atau melakukan tantrum.
Baca juga: 5 Cara Membantu Anak Percaya Diri, Ajarkan Self-Talk
4. Memberikan anak waktu untuk menenangkan diri
Jika si Kecil sudah mulai mengerti emosi mereka dan mencari cara untuk menyelesaikan masalah, mungkin akan ada waktu ketika mereka merasa perlu memiliki waktu untuk diri sendiri guna merenungkan perasaan mereka.
Mama dan Papa bisa menyampaikan hal ini kepada si Kecil dengan menanyakan apakah mereka ingin waktu sendiri untuk merenungkan perasaan mereka atau memerlukan bantuan. Dengan memberikan pilihan ini, si Kecil dapat memilih apakah ingin menyelesaikan masalah sendiri atau ingin dibantu oleh orangtua.
Biasanya, ini lebih sering terjadi pada remaja, tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa anak yang lebih muda juga mungkin merasa memerlukan waktu sendiri jika diberikan pilihan. Dengan demikian, mereka dapat belajar mengelola dan memahami emosi mereka dengan lebih baik.
5. Memberi apresiasi pada usaha anak
Yang tak kalah pentingnya adalah, Papa dan Mama perlu menghargai dan memberikan pujian kepada si Kecil yang berupaya untuk mengelola emosinya. Walaupun kemampuan yang ia pelajari mungkin hanya sebatas menahan amarah dan menenangkan diri saat menangis.
Pujian dan penghargaan dari orangtua adalah cara Mama dan Papa menunjukkan kebanggaan mereka terhadap usaha si Kecil. Dengan begitu, si Kecil akan merasa dihargai atas upaya yang telah ia lakukan dalam mengatasi emosinya, meskipun mungkin belum sepenuhnya berhasil.
Untuk mengembangkan bakat dan minat anak, Papa dan Mama dapat mendaftarkan si Kecil ke Kiddo Club by Kiddo.id. Tersedia layanan kelas dan kursus di berbagai bidang sesuai dengan potensi anak.
Tunggu apa lagi? Segera temukan layanan bimbel privat berkualitas secara praktis dan mudah di Kiddo.id. Untuk informasi lebih lanjut, unduh aplikasi Kiddo.id di Google Play Store atau kunjungi instagram Kiddo.id di @id.kiddo.
Baca juga: 5 Cara Menghargai Usaha Anak agar Tetap Semangat

