Belajar keterampilan baru memerlukan tekad dan aturan diri selain usaha. Keyakinan pada diri sendiri membantu si Kecil merasa nyaman dengan dirinya sendiri dan kemampuannya.
Namun, seringkali anak merasa ragu-ragu saat ingin mempelajari hal-hal baru. Rasa ragu ini tidak hanya menghambat langkah anak mencapai tujuan, tetapi juga menghalanginya untuk menjelajahi hal-hal baru.
Jika Papa dan Mama sedang menghadapi situasi semacam ini, ada lima langkah yang bisa diambil untuk membantu anak percaya diri saat belajar keterampilan baru.
Baca juga: 9 Keterampilan Anak yang Harus Dimiliki Sebelum SD, Bukan Cuma Berhitung
1. Mengajarkan self-talk
ilustrasi orang tua dan anak menghabiskan waktu bersama (freepik.com)
Papa dan Mama, self-talk adalah seperti berbicara dalam hati. Hampir semua orang, bahkan si Kecil sejak kecil, melakukannya. Ini seperti suara hati yang bisa memengaruhi perasaan dan keyakinan. Mengapa ini penting?
Suara hati bisa jadi teman yang mendukung si Kecil, memberi semangat dan rasa percaya diri. Namun, kadang bisa juga menjadi lawan dengan kata-kata negatif yang merendahkan diri. Oleh karena itu, penting untuk tahu bagaimana pikiran si Kecil tentang dirinya sendiri. Jika ia berbicara positif, ia akan bisa menghadapi tantangan dengan lebih baik.
2. Latih penerimaan diri anak
Langkah berikutnya adalah mengingatkan si Kecil bahwa nilai dirinya bukan hanya dari berhasil atau gagal. Anak perlu didorong agar selalu memberi dukungan pada dirinya sendiri, bahkan saat tidak ada yang menilai.
Berbicara tentang cinta dan penerimaan pada diri sendiri juga penting, sambil mendorong si Kecil untuk tidak terlalu keras pada dirinya sendiri. Tapi, cobalah bersama-sama untuk melihat kekuatan dan kelemahan secara realistis.
Pastikan juga si Kecil tahu bahwa adalah hal yang normal untuk membuat kesalahan atau mengalami kesulitan saat belajar. Hal ini akan membantunya tidak terlalu keras pada dirinya sendiri saat menghadapi kelemahan.
3. Dorong anak lebih banyak berlatih
Terkadang si Kecil hanya memerlukan lebih banyak waktu latihan untuk berhasil. Jika terasa bahwa latihannya belum cukup, susunlah jadwal harian untuk berlatih dan pastikan konsisten dalam melakukannya.
Jika rasa takut atau kata-kata negatif di pikiran menghentikan si Kecil berlatih, beritahukan bahwa latihan adalah kesempatan aman untuk mencoba dan belajar dari kesalahan. Namun, tetap ingatkan bahwa latihan membuat hasil menjadi lebih baik.
4. Tetapkan tujuan realistis
Tak jarang si Kecil menetapkan tujuan yang terlalu besar untuk dirinya sendiri. Ini awalnya bisa memotivasi, tapi bisa juga bikin frustrasi dan meredupkan semangat jika tak tercapai. Oleh karena itu, ajak anak untuk menetapkan tujuan yang lebih kecil dan dapat diatasi. Misalnya, jika anak berlatih musik, ajukan ide untuk mengambil target kecil seperti mempelajari satu lagu dalam satu minggu atau fokus pada beberapa nada terlebih dahulu.
Langkah ini dapat menguatkan rasa percaya diri si Kecil ketika dia berhasil mencapai sasaran-sasaran tersebut langkah demi langkah. Pastikan juga si Kecil tahu bahwa dia mampu mengatasi kelemahan-kelemahannya dengan baik, terutama saat menghadapi tantangan satu per satu.
5. Kenang pencapaian yang sudah dilalui
Jika si Kecil merasa ingin menyerah, mintalah dia untuk berhenti sejenak dan mengingat seberapa jauh dia sudah melangkah. Ketika dia melihat perkembangan dan mengingat setiap langkah kecil yang dia capai, ini akan membuatnya lebih menghargai usahanya dan meningkatkan semangatnya untuk terus belajar.
Mengapresiasi hal-hal kecil yang didapat saat belajar, akan membantu si Kecil merasa lebih yakin dengan kemampuannya dan mendorongnya untuk terus bergerak maju.
Itulah tips membantu anak merasa percaya diri saat belajar keterampilan baru. Jangan lupa selalu mengingatkan bahwa belajar keterampilan bertujuan untuk membangun kepercayaan diri seiring berjalannya waktu. Ingatkan si Kecil bahwa ia perlu menikmati prosesnya dengan tenang, dan tak perlu terburu-buru.
Dapatkan informasi seputar tips parenting, rekomendasi aktivitas anak, dan resep di Kiddo.id. Papa dan Mama juga bisa mengakses Jurnal Pertumbuhan by Kiddo.id untuk memantau grafik berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala si Kecil.
Tunggu apa lagi? Segera unduh aplikasi Kiddo.id di Google Play Store atau kunjungi instagramnya di @id.kiddo.
Baca juga: 5 Tips Membagi Waktu Ekskul dan Belajar Anak

