Perbedaan PAUD, Kelompok Belajar, dan TK yang Utama

Oleh Tanggal 5 Mei 2023 7 menit

Perbedaan PAUD, Kelompok Belajar, dan TK yang Utama

Pasti semua orang tua ingin memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak-anak mereka, Papa dan Mama. Oleh karena itu, banyak orang tua yang mulai memberikan pendidikan pada Si Kecil sejak usia dini.


Memberikan pendidikan sejak usia dini sangat penting karena akan membantu membentuk kepribadian Si Kecil secara keseluruhan, termasuk karakter, budi pekerti, kecerdasan, keceriaan, keterampilan, dan rasa tawakal kepada Tuhan Yang Maha Esa.


Pendidikan usia dini bisa dilakukan di lingkungan keluarga, Bunda. Pembelajaran sebaiknya tetap dilakukan melalui bermain agar Si Kecil merasa senang dan tidak bosan. Bermain adalah kegiatan yang menyenangkan dan memungkinkan anak untuk belajar bereksplorasi, menemukan, mengekspresikan, merasakan, dan berkreasi.


Selain di lingkungan keluarga, di Indonesia terdapat beberapa layanan pendidikan anak usia dini seperti PAUD, Taman Kanak-kanak (TK), dan Kelompok Bermain (KB). Layanan ini bisa membantu anak untuk belajar bersosialisasi, belajar di bawah pengawasan ahli pendidikan, dan mempersiapkan Si Kecil untuk masuk ke sekolah yang lebih besar.



Baca juga: Tes Calistung Dihapus, 6 Kemampuan Utama Anak sebelum Masuk SD


Perbedaan PAUD, KB, dan TK

ilustrasi Kelompok Bermain (freepik.com)


Menurut buku Perkembangan: Mendukung Implementasi MBKM karya Wahono, Isabella Hasiana, dan Amelia Vinayastri, terdapat perbedaan yang membedakan antara PAUD, KB, dan TK. Jadi, jika ingin tahu lebih detail, berikut ini adalah ringkasan dari ketiga jenis layanan tersebut.


1. PAUD

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah layanan pendidikan yang diperuntukkan bagi anak sebelum masuk ke jenjang pendidikan dasar (SD), Si Kecil. Layanan ini dapat ditempuh melalui jalur formal, nonformal, atau informal.


PAUD yang diselenggarakan melalui jalur formal, biasanya dilakukan di Taman Kanak-kanak (TK), Rudhatul Athfal (RA), atau bentuk lain yang setara, dengan jangkauan usia 4 hingga 6 tahun. Di sini, Si Kecil dapat belajar melalui berbagai macam kegiatan dan pengalaman yang mendukung perkembangan fisik, emosional, sosial, dan kognitifnya.

 

Untuk jalur pendidikan nonformal, si Kecil bisa mengikuti Kelompok Bermain (KB) di usia 2 sampai 4 tahun atau Taman Penitipan Anak (TPA) di usia 3 bulan sampai 2 tahun. Ada juga bentuk lain yang setara dengan KB dan TPA.


Selain itu, si Kecil bisa belajar dengan jalur pendidikan informal, yaitu pendidikan keluarga atau yang diselenggarakan oleh lingkungan sekitar. Ini bisa diikuti oleh orang tua yang memiliki anak usia 0 hingga 6 tahun untuk membantu perkembangan si Kecil.


Untuk lebih jelasnya, berikut adalah ruang lingkup pengelolaan lembaga PAUD berdasarkan rentang usia si Kecil.


0-2 tahun: Pendidikan keluarga

2,1 tahun - 6 tahun: Pendidikan di Tamam Penitipan Anak (TPA)

3 tahun - 6 tahun: Kelompok Bermain (KB)

4 tahun - 6 tahun: Taman Kanak-kanak (TK)

6,1 tahun - 8 tahun: SD kelas awal


2. Taman Kanak-kanak

Taman Kanak-kanak adalah bentuk satuan PAUD yang menyelenggarakan program bagi anak usia 4 sampai 6 tahun secara lebih terstruktur, Bunda. Pada tahapan ini, pendidikan anak masih dalam lingkup kecil, yakni keluarga.


Pendidikan keluarga merupakan pendidikan pertama dan utama bagi anak, sebab pendidikan keluarga merupakan pondasi bagi anak untuk membangun struktur kepribadian selanjutnya. Karena itu, orang tua dipastikan memegang peran utamanya.


Selain Mama, Papa juga memiliki peran penting dalam memberikan pendidikan pada si Kecil. Sebagai pendidik pertama dan utama, orang tua memiliki peran kunci dalam kesuksesan anak. Oleh karena itu, Papa dan Mama harus bekerja sama dan aktif dalam memberikan nilai-nilai pendidikan yang baik pada si Kecil.


3. Kelompok Bermain

Di dalam sistem PAUD, Kelompok Bermain (KB) merupakan tempat bagi anak usia 2-4 tahun untuk bermain dan belajar sebelum masuk ke Taman Kanak-kanak. KB juga memberikan toleransi bagi anak yang berusia hingga 6 tahun jika tidak tersedia layanan TK di daerah tersebut.


Meski berbeda dalam rentang usia, KB dan TK memiliki beberapa persamaan umum. Berikut ulasannya.


Bertujuan mengembangkan seluruh aspek fisik, mental, emosi, dan sosial anak.

Isi program merupakan penjabaran dari tujuan pendidikan masing-masing.

Tenaga pendidik umumnya lulusan SPG, SGTK, dan SMU.

Tentu saja, meski ada persamaan antara KB dan TK, kedua lembaga ini juga memiliki beberapa perbedaan.

Frekuensi kehadiran. TK masuk setiap hari, sedangkan KB hanya beberapa hari dalam seminggu.

TK memiliki kurikulum baku, sedangkan KB tidak. Meski KB memiliki kurikulum, pastinya akan jauh lebih fleksibel.

KB menampung anak usia 3-4 tahun sedangkan TK menampung anak usia 4-6 tahun.

KB lebih menekankan pada kegiatan bermain dan sosialisasi, sedangkan TK memiliki kurikulum yang lebih terstruktur dan fokus pada pendidikan formal seperti membaca, menulis, dan berhitung.

Guru di KB lebih berperan sebagai pengasuh dan fasilitator kegiatan, sedangkan guru di TK berperan sebagai pendidik yang lebih fokus pada pembelajaran.

Jam belajar di KB biasanya lebih singkat daripada TK yang memiliki jam belajar yang lebih panjang.

 

Sebagai langkah awal untuk mengenalkan buku pada si Kecil, Papa dan Mama bisa menyiapkan buku cerita yang menarik, lho. Tak perlu bingung, ada buku cerita dan aktivitas anak Kio & Friends - Rayakan Keunikanmu yang bisa dijadikan pilihan. Lewat buku ini, si Kecil bisa mengeksplorasi minat dan berbagai tipe kecerdasan, serta hal seru lainnya, lho. Ada harga khusus bila Papa dan Mama ikut pre-order hingga 31 Mei 2023. Tunggu apalagi? Yuk, stimulasi perkembangan si Kecil bersama Kiddo.id dan unduh aplikasinya di Google Play.


Baca juga: 25 Lagu Anak PAUD Lengkap dengan Liriknya, Yuk Nyanyikan Bersama Si Kecil

Yang Ada di Kiddo.id

Marketplace Aktivitas

premium

Konten Premium

milestone

Tes Gratis


Baca Juga