Jelang mudik lebaran, banyak hal yang perlu dipersiapkan. Bila si Kecil sudah mulai aktif, Papa dan Mama bisa mengajari mereka packing, lho. Untuk menjadikan kegiatan ini menyenangkan, ada beberapa tips ajari anak packing baju sendiri yang bisa diajarkan di rumah.
Menariknya, kegiatan packing tak hanya melatih keterampilan motorik halus tapi juga kemandirian dan tanggung jawab anak. Papa dan Mama pun secara tak langsung membantu si Kecil mempersiapkan mental dan fisik mereka dalam menghadapi perjalanan mudik yang jauh dan melelahkan. Lalu, apa saja tips ajari anak packing baju sendiri? Yuk, simak hingga tuntas.
Baca juga: Enam Jenis Obat yang Wajib Dibawa Saat Traveling
Tips ajari anak packing baju sendiri
ilustrasi anak packing baju dengan orang tua (freepik.com)
Anak cenderung merasa antusias saat dilibatkan dalam aktivitas orang tua. Nah, hal ini bisa dimanfaatkan untuk mengenalkan tips ajari anak packing baju sendiri untuk keperluan mudik.
Selain menyediakan tas dan baju, tentunya dibutuhkan keterampilan untuk mengatur barang bawaan agar bisa muat di dalamnya. Karenanya, si Kecil perlu diajarkan memilih baju sesuai kebutuhan selama di kampung halaman.
1. Persiapkan jauh-jauh hari
Tips ajari anak packing baju sendiri yang utama adalah melakukannya jauh-jauh hari sebelum hari keberangkatan. Dengan begitu, Papa dan Mama memiliki cukup waktu untuk membantu si Kecil memilih dan menyiapkan baju yang mereka perlukan.
Dengan belajar jauh-jauh hari, anak dapat mempelajari keterampilan ini secara bertahap sehingga lebih mudah menguasainya dengan baik. Tak ketinggalan, Papa dan Mama juga dapat mengenalkan si Kecil pada konsep kebutuhan dan keinginan. Hal ini memudahkan mereka dalam menentukan baju yang dibutuhkan dan meminimalisir baju yang tidak terpakai selama di kampung halaman.
2. Berikan bimbingan
Saat mengenalkan keterampilan mengatur barang bawaan dengan baik, Papa dan Mama perlu memberikan pengawasan dan bimbingan yang tepat. Bantu si Kecil memilih baju sesuai dengan kebutuhan dan pastikan mereka mengemasi seluruh barang bawaan yang diperlukan. Berkat bimbingan Papa dan Mama, mereka akan lebih terampil dalam menyiapkan baju dan perlengkapan lainnya yang dibutuhkan.
3. Buat daftar bawaan
Agar kegiatan packing baju dilakukan dengan praktis, awali dengan membuat daftar pakaian bersama anak. Daftar ini tak hanya memudahkan proses penyusunan baju, tapi juga memastikan tidak ada barang penting yang terlewatkan dan melewatkan barang yang tidak diperlukan.
Setelah menyusun baju bersama, bantu si Kecil mengecek kembali barang bawaan yang telah dimasukkan ke dalam tas. Pastikan semua barang yang ada di daftar telah dimasukkan ke dalam tas.
Baca juga: 7 Cara Mengasah Kemampuan Pemecahan Masalah Anak, Latih Kemandirian
4. Batasi barang bawaan
Memberi kebebasan pada si Kecil untuk packing sendiri bukan berarti mereka bisa leluasa memasukkan banyak mainan dan pakaian ke tas, ya. Tak jarang anak ingin membawa seluruh barang favoritnya, yang akhirnya hanya menambah beban dan memakan ruang di dalam tas bawaan.
Nah, tugas Papa dan Mama adalah mengajari anak memilih baju sesuai kebutuhan dan situasi perjalanan. Jika perjalanan berlangsung singkat, batasi barang yang dibutuhkan. Sebaliknya, bila berlangsung lama, anak dapat membawa lebih banyak baju.
5. Ajari cara melipat pakaian agar efisien
Tips ajari anak packing yang tak kalah penting adalah mengajari cara melipat pakaian dengan efisien. Untuk menghemat ruang di dalam tas bawaan, Papa dan Mama dapat mengajak si Kecil menggulung pakaian dan menumpuknya dengan rapi agar tidak cepat kusut. Sementara kaos kaki, ikat pinggang, bisa diselipkan di sela-sela tas.
Alternatif lain yang bisa dicoba adalah menggunakan vakum packing. Papa dan Mama juga bisa memilih tas bawaan yang memiliki banyak kantong atau kompartemen agar baju dapat tersusun rapi dan mudah ditemukan saat dibutuhkan.
6. Susun berdasarkan kategori dan ukuran
Supaya baju dapat ditata dengan rapi, Papa dan Mama dapat mengajak si Kecil menyusun pakaian berdasarkan kategori dan ukuran. Contohnya, memisahkan baju tidur, baju santai, baju formal, atau baju renang.
Selanjutnya, baju yang lebih tebal dan sulit dilipat, seperti jaket atau sweater, dapat diletakkan di bagian bawah tas. Sementara baju yang mudah kusut, seperti baju dress atau kemeja, disimpan di atas agar tetap rapi.
Cara ini memudahkan mereka untuk menemukan baju yang dibutuhkan saat tiba di tempat tujuan. Di samping itu, Papa dan Mama turut mengajak anak memahami pentingnya memiliki keterampilan mengatur barang bawaan dengan baik.
7. Tempelkan label
Usai mengajari anak packing baju sendiri, jangan lupa untuk memberi label pada tas bawaan mereka. Hal ini bertujuan agar tas bawaan mereka mudah dikenali dan tidak tertukar dengan orang lain, terutama bila Papa dan Mama memutuskan mudik dengan moda transportasi umum.
Cantumkan nama dan kontak orang tua pada label. Alhasil, bila terjadi kehilangan atau tertukar, orang yang menemukan dapat menghubungi Papa dan Mama dengan mudah.
Agar label terlihat jelas dan tahan lama, gunakan stiker atau tulisan tangan pada kertas, lalu tempelkan pada tas bawaan si Kecil. Ingatkan mereka juga untuk selalu menjaga tas bawaan dan tidak meninggalkannya di sembarang tempat.
Itulah tujuh tips ajari anak packing yang bisa dikenalkan Papa dan Mama. Tips ini membantu si Kecil mengorganisir barang bawaan dan lebih selektif dalam memilih perlengkapan sesuai kebutuhan mereka.
Dapatkan tips dan informasi seputar parenting, aktivitas anak, dan resep makanan bergizi di Kiddo.id. Sebelum mudik, Papa dan Mama bisa mengajak si Kecil melakukan konsultasi kesehatan bersama dokter spesialis pilihan lewat video call, lho. Tunggu apalagi? Yuk, segera downlad Kiddo.id di Google Play.
Baca juga: 5 Ide Kegiatan Montessori untuk Anak di Rumah, Latih Kemandirian!

