7 Cara Menerapkan Sistem Reward pada Anak dengan Tepat

Oleh Tanggal 12 Agustus 2023 7 menit

7 Cara Menerapkan Sistem Reward pada Anak dengan Tepat

Papa dan Mama dapat memberikan penghargaan atau reward kepada si Kecil sebagai bentuk apresiasi atas kebaikan atau prestasi yang berhasil ia capai. Dengan menerapkan sistem reward ini, si Kecil akan merasa dihargai dan lebih termotivasi untuk terus berbuat baik.


Meskipun memberikan hadiah atau penghargaan adalah hal yang baik, Papa dan Mama perlu memperhatikan agar tidak memberikannya secara berlebihan. Psikolog Gracia Ivonika, M.Psi. menyarankan agar pemberian reward disesuaikan dengan usia si Kecil. Penting bagi orangtua untuk mengetahui cara yang tepat dalam memberikan penghargaan.


Tak hanya berbentuk barang, Papa dan Mama juga bisa memberikan reward dengan berbagai cara lainnya. Berikut beberapa di antaranya. 

 

Baca juga: 9 Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Anak, Perlukah Menggunakan Reward?


 


1. Gunakan sticker reward

ilustrasi ibu memberi pujian pada anak (freepik.com)


Papa dan Mama dapat menerapkan metode reward pada si Kecil yang belum sekolah dengan menggunakan bagan reward berbasis stiker. Caranya adalah dengan memberikan stiker pada si Kecil setiap kali ia berhasil mencapai suatu tugas atau pencapaian tertentu. Jika si Kecil telah mengumpulkan banyak stiker atau mencapai batas tertentu, ia akan mendapatkan reward yang telah ditentukan sebelumnya.


Contoh dari penerapan metode reward ini adalah ketika si Kecil berhasil berpakaian sendiri, ia akan mendapatkan satu stiker. Jika setelah bermain ia merapikan mainan dengan rapi, ia akan mendapatkan sepuluh stiker. Hal-hal kecil seperti ini dapat menjadi kesempatan bagi Papa dan Mama untuk memberikan apresiasi dan motivasi kepada si Kecil.

 


2. Hindari menyalahkan anak saat tidak mendapatkan stiker

Ketika si Kecil mengalami kegagalan dalam mendapatkan token atau stiker reward dalam sehari, Papa dan Mama sebaiknya menghindari mengejek atau menyalahkan si Kecil. Lebih baik jelaskan alasannya dengan singkat dan jelas.


Penting untuk tetap fokus menjelaskan perilaku yang diharapkan agar si Kecil dapat mendapatkan token. Papa dan Mama juga perlu konsisten dalam menentukan kriteria atau syarat si Kecil mendapatkan token, sehingga ia juga akan konsisten mempertahankan perilaku yang sudah baik.


3. Jangan menunda memberikan reward

Papa dan Mama sebaiknya memberikan stiker secara langsung setelah si Kecil berhasil melakukan apa yang telah disepakati. Dengan memberikan stiker secara tepat waktu, selain dapat meningkatkan semangatnya, juga membantu mencegah si Kecil menjadi bingung atau lupa terhadap kesepakatan yang telah dibuat.


Selain itu, penting untuk tidak menunda pemberian reward. Jika Papa dan Mama menunda atau tidak memenuhi janji memberikan hadiah, hal itu dapat mengurangi semangat si Kecil untuk melakukan apa yang diharapkan. Selain itu, si Kecil juga bisa merasa kecewa atau merasa bahwa usahanya tidak dihargai.

 


4. Tetapkan satu kebaikan terlebih dahulu

Papa dan Mama, jika kali pertama si Kecil diberi reward, coba mulai dengan satu tujuan. Contohnya, si Kecil mendapatkan satu stiker setiap kali membantu merapikan mainan setelah bermain bersama.


Setelah si Kecil sudah memahami tujuan dari stiker penghargaan, tambahkan perilaku baik lain yang diharapkan. Misalnya, jika si Kecil menggunakan kata-kata seperti "tolong," "terima kasih," dan "maaf" di situasi yang tepat, maka ia akan mendapatkan dua stiker reward sebagai bentuk apresiasi.


Baca juga: 7 Cara Mengatur Waktu Belajar Anak, Buat Agenda Harian


5. Selipkan kata-kata pujian

Setiap si Kecil berhasil mendapatkan satu stiker, jangan lupa untuk memberikan pujian sebagai tambahan motivasi. Sebab, si Kecil umumnya sangat senang mendengar pujian. Papa dan Mama bisa menggunakan kata-kata yang sederhana dan mudah dipahami. Berikan dukungan dan apresiasi atas pencapaiannya agar si Kecil merasa lebih termotivasi dalam melakukan perilaku yang positif.


6. Jangan jadikan hadiah sebagai suap

Papa dan Mama mungkin ingin melihat si Kecil selalu berperilaku baik. Namun, memberikan hadiah kepada si Kecil agar selalu berbuat baik bukanlah cara yang tepat.


Sebaiknya, Papa dan Mama tidak menggunakan sistem reward sebagai suap. Karena, si Kecil mungkin akan melakukan kebaikan hanya karena mengharapkan hadiah, bukan karena kesadaran atau keinginan untuk berperilaku baik. Lebih baik ajarkan si Kecil untuk berbuat baik tanpa mengharapkan hadiah sebagai imbalan, melainkan karena kebaikan itu sendiri.

 


7. Jelaskan tujuan metode reward


Jika si Kecil sudah memasuki usia sekolah, Papa dan Mama disarankan oleh Gracia untuk memberikan panduan yang jelas agar si Kecil benar-benar mengerti tentang sistem reward. Bagi si Kecil yang sudah bisa diajak berdiskusi, Papa dan Mama dapat menjelaskan dengan detail mengenai arti dari reward, bagaimana cara mendapatkannya, apa saja proses yang harus dilalui, serta persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan reward tersebut.

 

Dapatkan informasi seputar tips parenting, rekomendasi aktivitas anak, dan resep di Kiddo.id. Papa dan Mama juga bisa mengakses Jurnal Pertumbuhan by Kiddo.id untuk memantau grafik berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala si Kecil.


Tunggu apa lagi? Segera unduh aplikasi Kiddo.id di Google Play Store atau kunjungi instagramnya di @id.kiddo.


Baca juga: 8 Kewajiban Anak di Sekolah, Salah Satunya Datang Tepat Waktu


Yang Ada di Kiddo.id

Marketplace Aktivitas

premium

Konten Premium

milestone

Tes Gratis


Baca Juga