7 Alasan Anak Perlu Ikut Ekstrakulikuler di Sekolah

Oleh Tanggal 6 Agustus 2024 7 menit

7 Alasan Anak Perlu Ikut Ekstrakulikuler di Sekolah

Papa dan Mama pasti senang ya, si Kecil sudah memulai petualangan sekolahnya! Tentu saja, sebagai orangtua yang ingin memberikan yang terbaik untuk si Kecil, saya mencari banyak informasi tentang pendidikan. 


Selain pendidikan formal, si Kecil juga perlu didukung untuk membangun karakternya dengan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Yuk, simak beberapa manfaat positif dari kegiatan ekstrakurikuler untuk si Kecil!


Baca juga: 5 Kegiatan saat Hari Pertama Sekolah, MPLS Paling Ditunggu


Ekstrakurikuler Bisa Tingkatkan Nilai Akademik Anak?

ilustrasi anak mengikuti ekstrakulikuler pramuka (pexels.com/ron lach)


Si Kecil bisa memilih kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan minat dan bakatnya. Selain memberikan kesenangan, aktivitas di luar pelajaran ini juga dapat membentuk kemampuan Si Kecil. Namun, Papa dan Mama kadang-kadang merasa khawatir bahwa kegiatan ekstrakurikuler akan mengganggu nilai akademik anak.


Tidak perlu khawatir, menurut Husnul Chotimah, S.Psi., Principal of Sekolah Inklusi Cikal, ketika Si Kecil tumbuh dewasa, ia akan berkembang dengan belajar dari lingkungannya. Tugas kita sebagai orang tua adalah memberikan dukungan pada setiap proses tumbuh kembangnya.


Husnul, Principal of Sekolah Inklusi Cikal, mengatakan bahwa peran Papa dan Mama sebagai pendukung si Kecil adalah membantu dalam proses tumbuh kembang agar si Kecil dapat memahami konsep sederhana dari kegiatan sehari-harinya dan mengenali minat serta bakatnya. Menurutnya, minat dan bakat si Kecil akan menjadi kemampuan khusus yang penting untuk keberhasilannya di masa depan. Ini juga dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi si Kecil saat dewasa nanti.


Husnul juga menyarankan agar Papa dan Mama mendukung si Kecil dalam mengeksplorasi minat dan bakatnya dengan memberikan kesempatan untuk mencoba berbagai aktivitas, seperti kegiatan ekstrakurikuler atau kursus yang sesuai dengan minat si Kecil. Hal ini akan membantu si Kecil menemukan passionnya dan meningkatkan rasa percaya dirinya.

 

Jadi, Papa dan Mama tidak perlu khawatir kalau kegiatan ekstrakurikuler akan mengganggu nilai akademis si Kecil. Saskhya Aulia Prima, M.Psi., seorang psikolog anak dan keluarga menyarankan Papa dan Mama untuk sabar dalam mengasah bakat si Kecil. 


Menurutnya, Papa dan Mama juga perlu memberikan waktu untuk si Kecil mencoba berbagai macam kegiatan ekstrakurikuler untuk menemukan potensi bakatnya. Saskhya menambahkan bahwa melalui proses trial and error, si Kecil dapat belajar dari pengalaman dan mengembangkan kemampuannya secara bertahap.


Baca juga: 10 Cara Mencegah Anak Menjadi Korban Bullying di Sekolah


Alasan anak perlu ikut ekstrakulikuler di sekolah

ilustrasi anak mengikuti ekstrakulikuler renang (pexels.com/Yulianto Poitier)


Selain pendidikan formal, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler juga bisa memberikan banyak manfaat bagi tumbuh kembang si Kecil. Tidak hanya mengisi waktu luang, ekstrakurikuler dapat membantu si Kecil mengembangkan bakat dan minatnya, serta membentuk karakter yang baik. Yuk, mari kita bahas lebih lanjut mengenai pentingnya mengikuti ekstrakurikuler di sekolah!


1. Mengenal Bakat

Ketika usianya mencapai empat tahun, biasanya minat dan hobi si Kecil sudah mulai terlihat. Sehingga setelah masuk sekolah, Papa dan Mama dapat membiarkan si Kecil memilih jenis ekstrakurikuler yang diminatinya agar lebih mudah mengenal dan mengasah bakatnya. Namun, pastikan kegiatan ekstrakurikuler yang dipilih oleh si Kecil sesuai dengan usianya.

 

2. Meningkatkan Kemampuan Sosialisasi

Ketika si Kecil bergabung dalam kegiatan ekstrakurikuler, selain dapat mengenal dan mengasah bakatnya, ia juga akan bertemu dengan banyak teman baru. Hal ini dapat membantunya belajar interaksi dan sosialisasi sejak dini, yang sangat penting bagi perkembangan anak. Menurut Dr. Victoria Samuel, seorang psikolog asal Inggris, kemampuan bersosialisasi yang baik dapat meningkatkan kepercayaan diri anak. Oleh sebab itu, sebagai Papa atau Mama, kita harus selalu mendukung si Kecil agar berani bersosialisasi dengan temannya.


3. Mengurangi Stres

Papa dan Mama, si Kecil pasti mengalami rutinitas yang padat di sekolah, seperti mengerjakan tugas, belajar untuk ujian, dan mengerjakan pekerjaan rumah. Terlalu banyak tekanan bisa menyebabkan stres pada anak. Namun, dengan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang diminatinya, si Kecil dapat melepaskan ketegangan setelah belajar di sekolah.

 

4. Menjadikan anak aktif

Tak dapat disangkal lagi bahwa kegiatan ekstrakurikuler memberikan banyak kesempatan bagi si Kecil untuk menjadi pribadi yang aktif dan produktif. Saat si Kecil terlibat dalam kegiatan positif, Papa dan Mama bisa merasa sedikit lebih tenang karena kemungkinan si Kecil terlibat dalam hal-hal negatif di luar sekolah pun menurun.


Tidak hanya itu, kegiatan ekstrakurikuler juga memberikan banyak manfaat kesehatan. Dengan rutin berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, si Kecil dapat meningkatkan metabolisme, sirkulasi darah, serta melatih stamina dan kewaspadaan mentalnya. Selain itu, terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler juga dapat menurunkan risiko stres dan obesitas pada si Kecil. Namun, tetaplah perhatikan agar si Kecil tidak memaksakan diri baik secara psikologis maupun fisik agar manfaatnya dapat maksimal.


5. Mengajarkan kerja sama tim

Ketika si Kecil bergabung dalam kegiatan ekstrakurikuler, ia akan berkesempatan bertemu dengan teman baru dan belajar untuk bekerja sama dengan mereka. Terlepas dari jenis ekskul yang dipilih, seperti menjadi anggota perpustakaan yang kurang interaktif, si Kecil tetap akan belajar untuk berinteraksi dengan orang lain. 


Dengan begitu, ia akan belajar untuk berkomunikasi dan berkoordinasi sejak dini, yang pada akhirnya akan meningkatkan kepercayaan dirinya dalam bersosialisasi. Selain itu, pengalaman bersosialisasi ini juga akan mengajarkan si Kecil untuk menghadapi masalah dan menyelesaikannya dengan cara yang positif, yang akan membantu ia menjadi pribadi yang lebih terbuka dan kuat.

 

6. Menyalurkan energi dan kreativitas

Kegiatan ekstrakurikuler dapat memberikan dampak positif pada si Kecil, terutama dalam menyalurkan energi dan kreativitasnya secara positif. Selain itu, melalui kegiatan ini anak juga dapat mengeksplorasi minat dan bakatnya dengan lebih luas, sehingga dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya secara optimal.

 

7. Belajar manajemen waktu

Si Kecil bisa mengembangkan kemampuan manajemen waktu yang baik dengan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Dengan begitu, mereka bisa belajar mengatur waktu dengan efektif dan memprioritaskan kegiatan yang penting. Ini akan sangat berguna bagi mereka ketika tiba saatnya mereka memasuki dunia kerja yang penuh tekanan. Mengatur waktu dengan baik akan membuat mereka lebih produktif dan sukses dalam mencapai tujuan.


Kesimpulannya, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah memiliki banyak manfaat positif bagi si Kecil. Selain bisa menyalurkan minat dan bakat, anak juga bisa belajar mengatur waktu, membangun rasa percaya diri dan kemampuan sosialisasi, serta mengurangi risiko terkena stres dan obesitas. Sebagai orang tua, mendukung dan memfasilitasi anak untuk mengikuti ekstrakurikuler di sekolah merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan mereka yang lebih baik.


Parents, sudahkah si Kecil tumbuh optimal? Pastikan mereka tumbuh ideal sesuai dengan panduan WHO Child Growth Standard. Tak perlu bingung, cukup akses Jurnal Pertumbuhan by Kiddo.id. Papa dan Mama dapat memantau grafik berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala si Kecil. Tunggu apa lagi? Segera unduh aplikasi Kiddo.id di Gogle Play atau kunjungi instagramnya di @id.kiddo.


Baca juga: 5 Cara Membuat Anak Nyaman di Hari Pertama Sekolah, Jangan Abai!

Yang Ada di Kiddo.id

Marketplace Aktivitas

premium

Konten Premium

milestone

Tes Gratis


Baca Juga