5 Dongeng Anak Penuh Moral dari Indonesia

Oleh Tanggal 28 Januari 2021

5 Dongeng Anak Penuh Moral dari Indonesia
Membaca dongeng merupakan aktivitas yang dapat Mama Papa lakukan bersama Si Kecil sebelum ia tidur.Dilansir dari Kidspot, psikolog Collett Smart menyatakan bahwa membacakan dongeng pada anak menjelang tidur dapat membantu si kecil melatih daya imajinasinya, menambah berbagai kosakata baru, membangun hubungan baik antara orang tua dan anak, serta mampu mengajarinya berbagai moral dalam cerita, terutama yang berhubungan dengan kehidupan nyata. Ada berbagai dongeng anak dari Indonesia yang bisa Mama Papa bacakan kepada anak menjelang waktu tidurnya, lho. Mama Papa bisa sekaligus melestarikan dongeng-dongeng itu ketika membacakannya kepada si kecil. Berikut 5 dongeng anak dari Indonesia penuh pesan moral yang bisa Mama Papa bacakan pada si kecil menjelang waktu tidurnya.

Kelinci dan Kura-kura

Cerita ini mengenai seekor kelinci yang mengajak kura-kura untuk lomba lari. Kelinci tahu bahwa kura-kura berjalan lambat, maka ia yakin akan menang. Saat lomba lari berlangsung, kelinci dengan mudah berlari meninggalkan kura-kura di belakangnya. Namun, mendekati garis finish, ia memutuskan untuk beristirahat sejenak di bawah pohon. Ia yakin tetap akan menang karena merasa masih ada banyak waktu. Ternyata, si kelinci ketiduran! Akhirnya, kura-kura dapat menyusulnya dan memenangkan lomba tersebut. Cerita ini dapat mengajarkan si kecil agar tidak bersikap sombong dan tidak meremehkan orang lain. Selain itu, ini juga dapat mengajarinya bahwa siapapun dapat mencapai tujuannya asal tidak pantang menyerah sepeti si kura-kura.

Telaga Warna

Dongeng anak Indonesia ini menceritakan legenda kisah mula Telaga Warna. Raja dan Permaisuri sangat menginginkan kehadiran anak, butuh penantian lama hingga akhirnya permaisuri mengandung dan melahirkan bayi perempuan. Raja dan Ratu sangat menyayanginya, tapi sang Putri tumbuh menjadi orang yang sangat manja. Rakyat juga menyayangi sang Putri, mereka semua bekerjasama untuk memberi kalung indah yang terbuat dari emas dan permata sebagai hadiah ulang tahun sang Putri.

Baca juga: Cara Memilih Buku Bacaan Untuk Anak Sesuai Usianya

Saat diberikan, ternyata sang Putri tidak menyukai kalung itu, bahkan menolak untuk menggunakannya. Permaisuri mencoba memasangnya di leher sang Putri, tapi ternyata kalung itu putus dan permatanya berserakan ke mana-mana. Raja, Permaisuri, dan orang-orang di situ menangis sedih. Seluruh rakyat akhirnya mengetahui dan semua menangis atas apa yang dilakukan sang Putri. Namun, tiba-tiba butir-butir permata itu berubah menjadi mata air yang membesar terus menerus hingga akhirnya membentuk danau yang sangat luas sehingga muncul Telaga Warna. Kisah ini mengajarkan bahwa seseorang tidak boleh sombong, harus mampu menghargai, dan tidak meremehkan hasil jerih payah orang lain.

Si Kancil

Kancil merupakan hewan yang cerdik. Namun sayang, kecerdikannya tidak selalu digunakan untuk hal baik. Suatu hari, Si Kancil sedang sangat kelaparan karena hutan sedang kering. Ia keluar dari hutan dan mencari makan. Tiba-tiba, ia melihat banyak timun di ladang. Akhirnya, ia memiliki keinginan untuk mencuri timun itu. Awalnya, ia hanya berniat mencuri sekali. Tapi, setelah memakannya, ia jadi ingin lagi dan lagi dalam jumlah banyak. Esok hari, ia kembali ke ladang itu untuk mencuri timun. Lama-lama, petani menyadari ada pencuri di ladangnya. Ia membuat orang-orangan sawah, yaitu susunan kayu, topi caping, dan baju bekas miliknya agar menyerupai manusia. Saat kancil datang, ia ketakutan karena mengira ada orang di ladang. Ia menunggu hingga orang itu pergi, tapi tidak pergi-pergi hingga akhirnya Kancil kembali ke rumahnya tanpa mencuri timun. Dari cerita ini, Si Kecil dapat mengetahui bahwa kecerdikan bisa digunakan untuk hal baik dan hal buruk, maka jangan sampai kemampuan dalam diri kita digunakan untuk melakukan hal yang buruk. Seperti contohnya si Kancil, ketika ia melakukan hal buruk satu kali, ia kesulitan untuk keluar dari kebiasaan buruk itu.

Persahabatan Tikus dan Singa

Kisah ini diawali oleh kejahilan si Tikus kepada si Singa ketika Singa sedang tidur. Singa marah dan memiliki keinginan untuk memakan si Tikus. Namun, Tikus meminta maaf dan memohon agar Singa mau melepaskannya. Tak disangka, ternyata Singa kasihan dan akhirnya melepaskan si Tikus. Suatu hari, Singa terjebak di perangkap pemburu, ia meraung-raung mencari pertolongan. Untungnya, si Tikus mendengar! Ia segera mencari asal suara, kemudian menemukan Singa, memutuskan tali-tali perangkap dengan menggigitnya. Akhirnya, Singa selamat. Dari kisah ini, Si Kecil dapat memahami bahwa kita harus selalu berbuat baik kepada orang lain. Sebab, ketika membantu orang lain, bisa saja orang itu suatu saat dapat membantu kita juga. Namun, yang terpenting dari membantu orang lain adalah membantu dengan rasa ikhlas.

Baca juga: 3 Cerita Anak Islami yang Bisa Mom Bacakan untuk Si Kecil

 

Malin Kundang

Dongeng ini merupakan cerita rakyat mengenai seorang anak laki-laki bernama Malin Kundang. Malin Kundang adalah satu-satunya anak dari sang Ibu. Ketika sudah dewasa, Malin Kundang memutuskan untuk merantau ke negeri seberang. Tak disangka, ia menjadi sangat sukses karena berhasil menjadi tangan kanan saudagar yang kaya dan akhirnya menikahi anak saudagar tersebut. Namun, ketika Malin Kundang kembali ke kampung halamannya, ia menjadi orang yang angkuh dan tidak mau mengakui ibunya. Ia melakukan itu karena malu mengakui Ibunya yang miskin. Ia menjadi anak yang sangat kurang ajar, kemudian sang Ibu mengutuk Malin Kundang menjadi batu. Cerita ini mengajarkan Si Kecil untuk tidak bersikap kurang ajar kepada orang tua meskipun sudah dewasa dan memiliki nasib yang berbeda.   Dongeng-dongeng tadi adalah beberapa contoh dongeng anak sebelum tidur yang berasal dari Indonesia. Mama Papa bisa menceritakan dongeng ini atau bisa membacakan buku yang mencantumkan cerita ini. Apabila menceritakan dongeng anak bergambar, maka mungkin dapat lebih menarik perhatian si kecil. Kalau Mama Papa tidak percaya diri untuk membacakan cerita dengan lantang, Mama Papa bisa, lho, mengajak anak untuk mendengarkan podcast dongeng di Kiddo.id. Mama Papa bisa meluangkan waktu mendengarkan podcast dongeng tersebut bersama anak. Gambar: Freepik

Yang Ada di Kiddo.id

Marketplace Aktivitas

premium

Konten Premium

milestone

Tes Gratis


Baca Juga