5 Cara Mudah Mengajarkan Anak Tentang Disiplin Diri

Oleh Tanggal 20 Januari 2021

5 Cara Mudah Mengajarkan Anak Tentang Disiplin Diri
Disiplin merupakan sebuah nilai penting yang harus ada dalam diri semua orang. Tanpa disiplin diri, banyak hal yang akan menjadi terbengkalai dan rumit untuk dikerjakan karena ketidakadaannya aturan yang berlaku dalam diri. Mengajarkan nilai disiplin pada anak khususnya merupakan hal yang susah-susah gampang. Anak memiliki banyak sekali pertanyaan dan rasa keingintahuan mereka yang begitu tinggi terhadap suatu hal, membuat nilai disiplin seringkali sulit untuk diterapkan. Salah satu contoh paling mudahnya adalah disiplin waktu tidur, anak seringkali menawar bahkan melanggar peraturan yang sudah ditetapkan oleh orang tua karena masih ingin bermain. Hal tersebut wajar dihadapi oleh orang tua dan anak. Namun, jika perilaku disiplin ini tidak ditanamkan sejak dini akan berakibat fatal dikemudian hari. Anak akan terbiasa mengingkari janji dan sulit untuk mengatur waktu. Sistem kebut semalam atau last minute juga akan menjadi bagian yang selalu anak-anak hadapi ketika sekolah akibat nilai disiplin yang tidak dibiasakan untuk dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini adalah beberapa cara mudah yang dapat orang tua tempuh untuk mengajarkan anak dalam hal disiplin diri.

Tetapkan Rutinitas Terstruktur

Struktur yang terorganisir dan konsisten dapat melahirkan disiplin diri. Misalnya, dengan waktu yang ditentukan untuk menyelesaikan pekerjaan rumah setiap hari, rutinitas tersebut akan menjadi kebiasaan yang wajar. Tidak aka nada catatan tentang pengerjaan tugas atau PR sekolah yang tidak selesai karena memang anak sudah terbiasa memiliki waktu rutinitas terstruktur dalam mengerjakan PR. Waktu paling efisien adalah mengerjakan pekerja rumah pada siang hari setelah pulang sekolah dan si kecil juga sudah makan siang serta berganti pakaian rumah.

Penentuan untuk Berkomitmen

Kegigihan dan tekad adalah kunci dalam kesuksesan apapun. Memimpin dengan memberi contoh, orang tua dapat mengajari anak-anak bahwa dengan memiliki komitmen untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan adalah karakter yang sangat penting untuk dikembangkan. Gangguan dari luar dan perubahan emosi akan selalu berlawanan dengan fokus utama orang tua. Namun, jika orang tua mengajarkan anak-anak untuk memiliki komitmen dalam hal disiplin dan berada sesuai dengan jalurnya, itu akan membawa mereka naik step lebih mudah dalam kehidupan selanjutnya.

Baca juga: Orang Tua Wajib Ajarkan 5 Keterampilan Sosial Ini Pada Anak

 

Miliki Dasar-dasar Fundamental

Membutuhkan kerja keras yang penuh gairah dan latihan setiap saat dalam menerapkan disiplin, khususnya pada anak-anak. Mempelajari dasar-dasar disiplin secara alami akan menciptakan disiplin diri yang baik. Misalnya, Mama Papa dapat menjelaskan arti dari disiplin itu sendiri kepada si kecil. Jelaskan secara rinci apa itu arti dari disiplin dengan memberikan mereka contoh-contoh konkrit berupa aktivitas yang anak lakukan setiap hari. Mama Papa juga haru memiliki pedoman atau nilai dasar yang dipegang mengenai pemahaman akan disiplin tersebut kepada anak karena penerapan nilai disiplin bagi setiap orang bisa jadi berbeda-beda. Orang tua memiliki hak untuk menentukan bagaimana penerapan disiplin itu diajarkan kepada anak. Hal tersebut dapat dicapai apabila orang tua memiliki dasar-dasar fundamental yang dipercayai dalam menerapkan nilai disiplin pada anak.

Tetapkan Konsekuensi Saat Pelanggaran Disiplin Terjadi

Harus ada konsekuensi atas kegagalan atau pelanggaran tentang nilai disiplin yang sudah disepakati dalam keluarga. Jika pekerjaan rumah tidak selesai, aka nada konsekuensi yang didapatkan oleh anak. Jika pekerjaan rumah tangga dibiarkan terbengkalai, maka harus ada pula konsekuensi yang didapatkan Mama Papa di rumah. Hukuman harus sesuai dengan tindakan dan tidak boleh diberikan secara emosional. Perjelas kesepakatan ini sejak awal dan berikan konsekuensi secara tenang namun juga serius saat diperlukan. Hal ini akan mendorong anak untuk menerapkan perilaku disiplin tersebut karena tahu bahwa aka nada konsekuensi yang mereka dapat apabila melakukan pelanggaran.

Beri Pujian dan Penghargaan

Jika melanggar nilai-nilai disiplin yang sudah ditetapkan dalam keluarga akan mendapatkan hukuman, maka ada pula penghargaan yang harus diberikan apabila anak sudah berhasil menerapkan perilaku disiplin tersebut dengan baik. Memberikan hadiah hanyalah salah satu cara yang bisa ditempuh orang tua untuk mengapresiasi perilaku disiplin anak. Hal tersebut tidak mengartikan bahwa setiap perilaku disiplin yang berhasil dilakukan harus dibarengi dengan mendapatkan hadiah. Cukup berikan kalimat-kalimat pujian demi mendukung anak akan membuat mereka merasa dihargai dan tahu bahwa perilaku disiplin tersebut diperhatikan oleh orang lain. Dalam hal ini, anak-anak dalam usia kecil harus terus didorong dan dibimbing. Jika mereka sudah beranjak dewasa, akan ada strategi khsusu lainnya yang dapat Mama Papa terapkan dalam menjalankan perilaku disiplin ini. Anak-anak akan senang mendapat pujian, jadi berikanlah dengan murah hati dan sewajarnya sesuai dengan usia dan perilaku disiplin yang sudah mereka berhasil lakukan. Lima cara di atas dapat Mama Papa tempuh dalam mengajarkan anak tentang pentingnya memiliki perilaku disiplin dalam diri. Hal ini dapat membentuk karakter diri anak yang baik pula sebagai bekal mereka menghadapi masalah-masalah hidup di depan. Pastikan untuk selalu memiliki waktu khusus dalam berkomunikasi dengan anak. Mama Papa dapat menemukan Info&Tips lainnya seputar parenting dan anak hanya di website Kiddo.id. Terdapat berbagai aktivitas seru dan edukatif juga lho untuk mengisi waktu luang anak di rumah. Selamat mencoba, Keluarga Kiddo! Gambar: Freepik

Yang Ada di Kiddo.id

Marketplace Aktivitas

premium

Konten Premium

milestone

Tes Gratis


Baca Juga