Di meja belajar, peralatan sekolah si Kecil seringkali berantakan dan bahkan kadang hilang. Buku pelajaran dan buku cerita tercampur di lemari, begitu juga dengan alat tulis dan gambar-gambarnya.
Agar tidak menjadi kebiasaan yang merugikan, Papa dan Mama perlu mengajari si Kecil tanggung jawab untuk merapikan peralatan sekolahnya sejak dini. Hal ini tidak hanya akan memudahkan pekerjaan orang tua, tetapi juga merupakan langkah awal yang penting dalam mengajarkan anak tentang tanggung jawab atas hidupnya kelak.
Lantas, bagaimana cara latih anak rapikan perlengkapan sekolah? Berikut beberapa langkah yang dapat dicoba dari Kiddo.id.
Baca juga: 5 Cara Menjaga Perhatian Anak dalam Belajar, Ciptakan Proses Belajar Interaktif
Cara latih anak rapikan perlengkapan sekolah

ilustrasi anak menyiapkan perlengkapan sekolah (canva.com)
Papa dan Mama, melatih si Kecil untuk merapikan perlengkapan sekolah merupakan keterampilan penting yang dapat membantu mereka menjadi lebih teratur dan bertanggung jawab. Dengan bimbingan dan dukungan kita sebagai orang tua, si Kecil dapat belajar cara mengatur dan menyimpan barang-barangnya dengan rapi, sehingga dapat lebih fokus dan nyaman dalam proses belajar di sekolah.
1. Beri teladan
Pertama, Papa dan Mama perlu memberikan contoh teladan pada si Kecil tentang cara merapikan barang-barang di rumah. Ajak anak dan keluarga untuk secara rutin merapikan dan membersihkan rumah setiap harinya.
Jika si Kecil melihat bahwa Papa dan Mama sering membiarkan barang-barang berantakan dan tidak disimpan dengan rapi, ia cenderung akan meniru perilaku tersebut. Oleh karena itu, penting untuk menunjukkan kepada anak bagaimana pentingnya merapikan dan menyimpan barang-barang pada tempatnya agar ia dapat mengikuti contoh yang baik.
2. Kelompokkan barang
Si Kecil perlu diajarkan cara mengelompokkan peralatan sekolah berdasarkan fungsi atau kegunaannya. Misalnya, Papa dan Mama bisa mengajarkan bahwa pensil dan pulpen ditempatkan bersama, crayon, pensil warna, dan spidol dikelompokkan menjadi satu, dan juga mengelompokkan gunting, penggaris, dan rautan menjadi satu kelompok yang berbeda. Dengan mengajarkan hal ini, anak akan lebih teratur dan mudah menemukan peralatan yang dibutuhkan saat belajar.
3. Sediakan tempat
Papa dan Mama dapat menyediakan tempat dan wadah yang khusus untuk meletakkan barang-barang si Kecil. Misalnya, dapat dipersiapkan lemari, rak meja, kotak pensil, gantungan baju, dan lain sebagainya.
Pastikan si Kecil mengetahui fungsi dari masing-masing tempat tersebut. Jika diperlukan, berikan label pada setiap wadah, misalnya dengan menuliskan keterangan seperti alat tulis, perlengkapan prakarya, crayon atau pensil warna, dan lain-lain. Dengan cara ini, anak akan lebih teratur dan mudah menemukan barang-barangnya ketika dibutuhkan.
4. Beri identitas
Bila si Kecil sering kehilangan alat tulis di sekolah, Papa dan Mama dapat membantu dengan memberikan identitas nama pada barang-barangnya. Misalnya, dengan menuliskan nama si Kecil di pensil, penghapus, dan lain sebagainya. Memberi label atau identitas nama ini juga dapat membantu menumbuhkan rasa kepemilikan pada si Kecil dan mendorongnya untuk bertanggung jawab atas barang-barangnya.
5. Tata kembali
Ajarkan pada si Kecil untuk rutin menata kembali barang-barangnya setelah digunakan dan mengelompokkannya sesuai dengan tempatnya.
Dalam proses ini, Papa dan Mama perlu bersabar dan tetap semangat. Dengan terus membiasakan dan mendampingi si Kecil, seiring berjalannya waktu, ia akan terbiasa melakukannya. Jika perlu, berikan apresiasi dan pujian atas setiap kemajuan yang dicapainya.
Dapatkan informasi seputar tips parenting, rekomendasi aktivitas anak, dan resep di Kiddo.id. Papa dan Mama juga bisa mengakses Jurnal Pertumbuhan by Kiddo.id untuk memantau grafik berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala si Kecil.
Tunggu apa lagi? Segera unduh aplikasi Kiddo.id di Google Play atau kunjungi instagramnya di @id.kiddo.
Baca juga: 10 Toko Seragam Sekolah di Jakarta Beserta Alamatnya

