Pola asuh yang tepat membuat anak tumbuh bahagia. Cara membuat anak bahagia pun dapat dilakukan melalui tindakan, seperti sentuhan positif, dan ungkapan, misalnya pujian.
Meski orang tua bertanggung jawab terhadap kepuasan dan kesejahteraan anak, tak jarang orang tua merasa anak kurang kasih sayang dan perhatian. Pasalnya, orang tua harus membagi waktu antara mengasuh anak dengan pekerjaan.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, pengalaman masa kanak-kanak berpengaruh pada potensi adanya perilaku negatif di masa depan. Karenanya, Papa dan Mama perlu mengenal cara membuat anak bahagia lewat tindakan dan ucapan agar mereka tidak merasa diabaikan dan sendirian.
Baca juga: 5 Tanda Bayi Mengalami Stres, Jangan Diabaikan
Cara membuat anak bahagia lewat tindakan
ilustrasi meluangkan waktu bersama anak (freepik.com)
Bukan sekadar membelikan banyak mainan dan makanan kesukaan, cara membuat anak bahagia lewat tindakan tak selalu bersifat materiil. Tindakan ini pun terbilang sederhana asalkan Papa dan Mama melakukannya dengan perhatian dan kasih sayang.
1. Menjaga komunikasi
Aktif terlibat dalam kehidupan anak lewat komunikasi merupakan cara membahagiakan anak lewat tindakan yang bisa orang tua coba. Papa dan Mama bisa memulai percakapan kecil, misalnya mengajukan pertanyaan tentang kegiatan sekolah hingga memberi saran pada ketika mereka menemui masalah. Melansir Parents, membicarakan situasi sulit yang dihadapi anak secara tak langsung mengajari anak cara mengatasi masalah tanpa melibatkan bantuan orang tua.
2. Meluangkan waktu bersama anak
Tak hanya menunjukkan kasih sayang dan perhatian, kebahagiaan anak juga bisa hadir dengan meluangkan waktu berkualitas bersama. Meski begitu, Papa dan Mama perlu turut aktif dalam kegiatan si kecil, misalnya dengan bermain game, menggambar, dan aktivitas lainnya. Yang terpenting, pilihlah aktivitas yang tak hanya menyenangkan, tapi juga berguna untuk tumbuh kembang anak.
3. Menghargai usaha anak
Bila anak membantu pekerjaan rumah, misalnya menyiram tanaman, menyapu, dan aktivitas lainnya, jangan lupa Papa dan Mama mengucapkan terima kasih. Memberikan penghargaan pada bantuan atau usaha anak membantu membesarkan hati anak. Psikologi positif mengasosiasikan rasa bersyukur yang kuat dan konsisten dengan kebahagiaan yang lebih besar.
4. Perhatian pada anak
Meski kerap meluangkan waktu bersama, Papa dan Mama tetap perlu menanyai si kecil apakah mereka bahagia. Dengarkan jawaban mereka dan tanyakan kapan waktu paling membahagiakan bagi mereka. Tindakan sederhana ini merupakan salah satu cara membuat anak yang patut Papa dan Mama coba.
5. Membiarkan anak mandiri
Anak merasa bahagia dan puas saat bisa bereksplorasi tanpa melibatkan orang tua. Dengan belajar mandiri, anak mencoba mengasah kemampuan sosialnya dan rasa tanggung jawab.
6. Mengajari anak tentang kegagalan
Tak semua harapan dan keinginan anak akan dikabulkan orang tua. Begitupun perjalanan anak yang tak akan selalu berjalan mulus. Maka dari itu, orang tua perlu mengajari anak tentang konsep kegagalan sehingga anak tak akan merasa kecewa dan tetap semangat untuk mencoba dan belajar. Selain itu, membiarkan anak mengambil risiko untuk gagal membantu mereka lebih berani dalam mendekati tantangan.
7. Hindari memanjakan anak
Tak sedikit orang tua yang ingin melihat anak bahagia sehingga selalu memenuhi setiap permintaan dan menyelesaikan masalah si kecil. Meski menguntungkan di satu sisi, hal ini tidak direkomendasikan lantaran membuat anak kurang mandiri dan manja.
Padahal, tanggung jawab perlu diperkenalkan sejak dini sehingga anak tidak bergantung pada orang tua. Dengan tidak memanjakan anak, orang tua membantu menumbuhkan kebanggaan dan kebahagiaan dalam diri anak ketika mereka berhasil menghadapi tantang.
8. Mengajak anak bersosialisasi
Percaya atau tidak, bersosialisasi dan bertemu dengan orang lain mampu mendatangkan kebahagiaan untuk anak. Menilik Mom, tindakan ini memberi kesempatan pada anak untuk terhubung dengan teman sebayanya dan melatih keterampilan sosial.
9. Menghabiskan waktu di luar rumah
Menghabiskan waktu berkualitas bersama anak di dalam ruangan memang menyenangkan. Hanya saja, Papa dan Mama tetap perlu mengajak anak beraktivitas di luar rumah, misalnya dengan berjalan-jalan atau berolahraga bersama.
10. Merawat diri sendiri
Perasaan Papa dan Mama nyatanya memengaruhi kondisi mental dan psikis si kecil. Dengan meluangkan waktu untuk merawat diri atau me-time, orang tua akan menjadi lebih rileks dan bahagia. Alhasil, anak juga akan merasakan perasaan positif.
Baca juga: 5 Ide Mainan Anak dari Bahan Bekas
Cara membuat anak bahagia lewat ucapan
ilustrasi meluangkan waktu bersama anak (freepik.com)
Ungkapan positif mampu menumbuhkan kebahagiaan dan motivasi dalam diri anak. Lantas, apa saja contoh ungkapan yang dapat digunakan sebagai cara membuat anak bahagia selain tindakan? Simak daftarnya di bawah ini.
1. “Papa/Mama sayang kamu”
Meski terdengar sederhana, pernyataan kasih dari orang tua efektif membuat anak bahagia. Untuk itu, Papa dan Mama perlu lebih sering mengucapkannya, bukan hanya ketika waktu spesial saja, misalnya saat ulang tahun anak.
2. “Papa/Mama bangga padamu”
Memuji usaha dan keberhasilan si kecil menciptakan perasaan bangga dan memotivasi mereka untuk mencoba dan belajar lebih. Karenanya, puji hal positif si kecil tanpa melebih-lebihkannya.
3. “Papa/Mama senang bisa bersamamu”
Menyampaikan pada si kecil kalau Papa dan Mama senang menghabiskan waktu bersama mereka merupakan penegasan positif memberi kebahagian bagi anak. Bahkan, pendidik parenting Amy McCready menyebutkan bahwa menyemangati anak menciptakan rasa aman dan terjamin.
4. “Papa/Mama akan selalu ada untuk kamu”
Merasa takut atau ragu sudah menjadi perasaan alami yang kerap dialami anak. Maka dari itu, yakinkan si kecil kalau Papa dan mama ada di samping mereka sehingga tidak perlu takut merasa sendirian.
Menilik Psychalive, selama pertumbuhan, anak belum sepenuhnya mengembangkan kepribadian, keterampilan, dan harga diri mereka. Dengan begitu, sudah menjadi peran orang tua untuk aktif menanamkan rasa bangga dan percaya diri.
5. “Itu pendapat yang bagus”
Seiring pertumbuhannya, anak akan mencoba menunjukkan kebolehannya meski sekecil apapun, terutama bila berkaitan dengan kecerdasan. Untuk itu, beberapa anak lebih suka dianggap lebih pintar dibandingkan manis. Anak pun cenderung mengenang pujian dan dukungan yang berkaitan dengan kecerdasan mereka.
6. “Terima kasih, ya”
Membalas bantuan anak lewat ucapan terimakasih tak hanya membuat anak merasa dihargai, tapi juga meningkatkan rasa hormat mereka pada orang tua. Dengan begitu, anak menjadi lebih patuh dan percaya pada orang tua.
7. “Bagaimana kabarmu hari ini?”
Kepedulian Papa dan Mama dapat diungkapkan lewat pertanyaan sederhana seperti di atas. Dalam Red Tricycle, Brandi Russel, terapis okupasi pediatri dan pelatih parenting, menjelaskan bahwa meluangkan waktu bersama si kecil baik untuk membangun ikatan yang lebih dekat dengan anak.
Itulah 17 cara membuat anak bahagia lewat tindakan dan ucapan yang direkomendasikan. Jadikan kegiatan ini sebagai kebiasaan sehingga anak terbiasa dengan perasaan bahagia dan dihargai.
Untuk Papa dan Mama yang membutuhkan lebih banyak informasi atau konten seputar parenting dan aktivitas anak, yuk akses Info dan Tips Kiddo.id. Ada juga fitur Milestone Tracker yang memudahkan Papa dan Mama dalam memantau tumbuh kembang anak sesuai dengan usianya.
Baca juga: 5 Cara Tumbuhkan Mental Kuat Anak

