Parenting

6 Kriteria Memilih Daycare yang Tepat untuk Anak

Oleh Kiddo.id   |   

Anak bermain bersama teman seumuran di daycareCara memilih daycare yang tepat untuk anak (Image : freepik.com)

Daycare atau tempat penitipan anak sekarang menjadi solusi bagi Mama Papa yang diharuskan bekerja. Namun, saya yakin Mama Papa masih memiliki beberapa keraguan:

  • Apakah si kecil akan nyaman dan aman selama berada di daycare?
  • Apakah kebersihan di daycare selalu terjaga? 
  • Apakah pengasuh di daycare ramah dan memiliki pengetahuan yang cukup untuk menjaga si kecil?

Tentu tidak semua Daycare itu memiliki kualitas yang bagus. Nah, di artikel ini saya akan mengupas lengkap bagaimana sih caranya memilih Daycare yang tepat untuk Anak.

Mari kita mulai!

Manfaat Menitipkan Anak di Daycare

Sebelum membahas tips memilih Daycare, saya ingin kita satu pemahaman dulu yah Ma Pa..

Mama Papa harus meyakini dulu bahwa perkembangan anak yang berada di lingkungan Daycare yang bagus akan jauh lebih bagus dibandingkan anak yang tidak mendapatkan perhatian khusus di rumah sendiri.

Daycare sebenarnya bukan hanya menjadi tempat penitipan anak, namun juga dapat membantu menunjang pendidikan awal dan tumbuh kembang anak loh! 

Berikut beberapa keunggulan dari daycare yang bisa jadi referensi Mama Papa yah

1.Melatih Kemampuan Anak Bersosialisasi

Ini jadi salah satu alasan kuat saya untuk menitipkan anak di daycare. Dengan bertemu beberapa anak lain yang seumurannya, saya melihat anak saya mampu melatih kemampuan sosialnya sejak dini.

Salah satu hal yang saya perhatikan adalah Si Kecil tidak lagi malu ataupun takut saat harus bertemu dengan orang baru. Selain itu, dia juga dilatih untuk terbiasa berbagi mainan sehingga rasa simpatik terhadap sesama juga mulai dibentuk dari awal.

Dan tentu, yang paling saya kagumi adalah kemampuan anak saya untuk mulai berbicara dengan fasih jauh lebih cepat dibandingkan dengan teman-teman sebayanya yang lebih banyak di rumah bersama pengasuh rumah tangga.

2. Anak Akan Lebih Mandiri 

Anak belajar kegiatan recycle sampah Salah satu aktivitas yang membantu mendorong praktik kemandirian (Image : freepik.com)

Sesuai penelitian, anak yang dititipkan di daycare sejak dini tumbuh jauh lebih mandiri ke depannya. 

Kenapa bisa begitu?

Anak-anak yang dititipkan di daycare ternyata sudah terbiasa untuk tidak ditemani oleh orang tuanya. Sehingga mereka mau tidak mau harus mengandalkan diri sendiri.

Sebagai contoh, anak-anak akan terbiasa melakukan aktivitas sederhana sendiri seperti mengatur mainan, mengenakan kaus kaki, belajar antri, dan lainnya. 

Seneng kan yah Ma Pa, jika buah hati kita bisa mandiri sejak dini?

3. Mempermudah Transisi ke Playgroup atau Taman Kanak-Kanak (TK) 

Nah, coba Mama Papa bayangkan ketika si Kecil sudah terbiasa untuk bersosialisasi dan mandiri..

Tentunya, ini akan sangat mempermudah anak ketika harus masuk ke sekolah Playgroup, TK ataupun SD.

Tidak ada lagi cerita mereka takut ditinggal di lingkungan baru dan harus bertemu teman-teman yang mereka belum kenal.

Justru mungkin ini malah akan menjadi pengalaman yang menyenangkan untuk Si Kecil karena dia mendapatkan suasana dan teman-teman baru.

Secara pelajaran akademis-pun, mereka tentunya sudah lebih siap karena saat di daycare yang bagus, mereka sudah mulai diperkenalkan konsep-konsep belajar mulai dari menulis, menggambar, membaca, berhitung bahkan belajar bahasa inggris.

Baca juga : Menitipkan Anak di Daycare vs Pengasuh Mana Yang Lebih Baik?

Kriteria Memilih Daycare yang Tepat untuk Anak 

Jika Mama Papa sudah baca sampai sini, maka saya yakin Anda mulai mempertimbangkan untuk mencari daycare yang bagus untuk Si Kecil.

Nah, sekarang saya akan memberikan beberapa tips agar Mama dan Papa tidak keliru dalam menentukan daycare mana yang harus dipilih.

1.Sesuaikan Konsep Daycare dengan Kebutuhan Mama Papa

Mama sedang bekerja sambil memberi makan pada anak Kesulitan mama bekerja ketika harus membagi waktu dengan anak (Image : freepik.com)

Kebetulan saya dan suami bekerja full-time, sehingga kami tidak memiliki banyak waktu bersama Si Kecil. Oleh karena itu, kami lebih prefer menitipkan anak kami di daycare yang menyediakan layanan penitipan full day.

Saat kami menemukan daycare yang menyediakan layanan dari jam 8 sampai 6 sore, rasanya bersyukur banget. Apalagi di daycare tersebut selain memberikan layanan penitipan, anak-anak diberikan bimbingan belajar, tidur siang dan bahkan di mandikan di sore hari. Sehingga ketika kami jemput, anak sudah ‘siap’ untuk di ajak main dan quality time bersama kami.

Selain itu, lokasi yang masih satu jalan dari rute rumah kami dan kantor juga mempermudah kami memilih daycare tersebut.

Nah, tentunya waktu kerja dan preferensi saya dan Mama Papa belum tentu sama kan? Oleh karena itu, Mama Papa harus menyesuaikan kebutuhan Anda dengan karakter daycare yang ingin dipilih.

Jika Mama Papa freelance dan hanya perlu 3 sampai 5 jam waktu untuk bekerja, mungkin bisa mencari daycare dengan layanan half-day

2. Pilih Daycare dengan Fasilitas yang Cocok Dengan Minat Anak 

Sebagai orang tua, saya juga tidak mungkin egois untuk hanya mempertimbangkan kebutuhan kami saja. Berikutnya, tentu yang saya pikirkan paling penting adalah kebutuhan Si Kecil.

Mama Papa bisa mengamati minat Si Kecil dan disesuaikan dengan fasilitas yang diberikan di daycare. Saat mencari daycare, saya pastikan untuk melakukan riset via online ataupun meminta referensi dari teman atau kerabat.

Gak cuman mengandalkan referensi, saya juga mengandalkan ‘feeling’ saya sebagai orang tua. Mama Papa sebaiknya pun begitu, coba saja untuk langsung melakukan inspeksi ke daycare pilihan dan lihat respons dari Si Kecil.

Sambil menunggu Si Kecil, saya pun biasanya juga akan berkeliling dan mencari tahu hal lainnya seperti :

  • Apakah di daycare melakukan aktivitas yang merangsang sensory play, kinestetik ataupun life skill ?
  • Apakah daycare memiliki surat izin usaha?
  • Berapa total pengasuh yang dipekerjakan di daycare?
  • Apakah menu makanan yang disediakan sehat dan bergizi?

Ma Pa tapi jangan lupa yah untuk ajak anak berkomunikasi, tanyakan bagaimana kesan Si Kecil di daycare

3. Penting! Daycare dengan Protokol Kesehatan Lengkap

Staff daycare melakukan pengecekan suhu sebelum masuk dan ketika pulang Daycare wajib menerapkan protokol kesehatan untuk keamanan dan kenyamanan bersama (Image : freepik.com)

Ma Pa pasti juga mikir kalo anak dititipkan di daycare di zaman sekarang gini, apa ya aman buat Si Kecil? Serba bingung dan khawatir, Mama Papa coba cek juga yah apakah daycare pilihan sudah menerapkan aturan protokol kesehatan

Pengalaman saya, yang penting daycare memiliki aturan-aturan seperti berikut;

  • Pengecekan Kesehatan Berkala untuk Staf dan Anak-Anak

Ini sih penting banget yah Ma Pa. Sebelum mengantarkan Si Kecil pun, Mama Papa wajib cek suhu juga. Dan biasanya akan ada informasi juga suhu tubuh dari para staf yang bertugas di hari itu.

  • Seluruh Staf Wajib Menggunakan Masker

Kadang memang sedikit susah untuk meminta Si Kecil agar tidak melepas masker yah Ma Pa. Gapapa, Mama Papa tapi bisa paling tidak memastikan pengasuh dan staf di daycare wajib menggunakan masker dan tidak melepasnya selama bertugas. 

  • Daycare Menyediakan Tempat dan Alat Mencuci Tangan 

Mama Papa tau kan kalau yang terpenting dalam menjaga kesehatan adalah seringnya mencuci tangan, agar badan dapat terhindar dari virus. Apabila daycare sudah memiliki fasilitas untuk mencuci tangan, Ma Pa juga jangan lupa untuk selalu ingatkan Si Kecil yah!

  • Melakukan Desinfeksi Rutin

Tanyakan juga Ma Pa apakah daycare pilihan sudah rutin melakukan desinfeksi dan bagaimana staf menjaga kebersihan sehari-hari. Jika mereka tidak memiliki jadwal penyemprotan disinfektan ataupun kebersihan, lebih baik Daycare tersebut dihindari saja.

  • Membatasi Jumlah Anak yang Didampingi

Karena adanya pembatasan jarak sosial, Mama Papa juga jangan lupa mencari tahu berapa banyak anak yang didampingi oleh satu orang pengasuh yah. Sebaiknya juga tidak berganti-ganti pengasuh, agar Mama Papa dapat tracking apabila terjadi sesuatu.

  • Pembatasan Drop Off dan Pick Up 

Saya mengerti pasti Mama dan Papa pengennya bisa bersamaan meninggalkan Si Kecil atau menjemputnya, tapi sebaiknya ditunda dulu yah Ma Pa. Pastinya dengan adanya pembatasan ini, diharapkan meminimalisir segala kemungkinan terjadinya COVID-19 di area daycare.

  • Tidak Mencampur Perlengkapan Pribadi Anak 

Sebelum berangkat, Mama Papa siapkan perlengkapan pribadi Si Kecil. Ajarkan juga kepada Si Kecil untuk menjaga barangnya dan tidak mencampur dengan perlengkapan temannya. Tips saya sih Mama Papa jangan lupa info ke staf daycare yah!

4. Kualitas Staff atau Pengasuh di Day Care

Staf daycare bermain bersama anak-anakPenting bagi mama papa mengetahui kualitas para staf di daycare (Image : freepik.com)

Sebagai orang tua, saya merasa bersalah banget kalau Si Kecil tidak dalam pengawasan saya. Apakah Mama Papa juga begini? Kalo iya, tenang Mama Papa gak sendiri kog yang merasakan hal ini. 

Saya tuh rasanya selalu gak tega aja kalau meninggalkan dan menitipkan Si Kecil ke tangan orang asing. Tapi, kenyataannya mengharuskan saya bekerja. Daycare memang masih solusi yang tepat buat saya karena tidak ada keluarga dekat yang bisa saya andalkan juga.

Nah, makanya ketika saya inspeksi daycare pertama kali, saya pastikan untuk berkenalan dengan seluruh staf yang bertugas. 

Kalau perlu, Mama Papa bertukar nomor handphone untuk dapat berkomunikasi lebih lancar, terutama dengan pengasuh Si Kecil.

Biasanya nih saya dapat kiriman foto atau video anak saya ketika sedang makan, sedang beraktivitas, tidur siang ataupun apabila Si Kecil membuat masalah di daycare. Dengan ini, saya lebih lega dan tidak khawatir berlebihan hehehe…

5. Sesuaikan Biaya Daycare Dengan Budget 

Pasangan suami istri melakukan budgetingMama Papa memilih daycare yang tepat dan sesuai dengan anggaran budget (Image : freepik.com)

Iyahh.. Mama Papa pasti pengen Si Kecil dapat Daycare terbaik, tapi dicek lagi yah Ma Pa apakah semua yang diinginkan sudah sesuai dengan kemampuan keuangan keluarga?

Mama Papa harus berhitung dulu dan menanyakan sistem pembayaran-nya di daycare. Karena saya bekerja full time, sudah pasti tiap hari anak harus dititipkan maka saya mengambil paket bulanan. 

Kalau Mama Papa masih bisa selang seling menjaga Si Kecil, mungkin bisa ambil metode pembayaran tiap kedatangan atau harian.

Pilihan daycare juga sekarang makin banyak kog Ma Pa, ada mulai dari setengah hari, harian, mingguan, akhir pekan, hingga bulanan di Kiddo.id

Biasanya nih Kiddo juga ada diskon promo loh, Ma Pa! Lumayan kan, jadi bisa saving hehehe…

Baca juga : 5 Daycare di Jakarta Selatan Dengan Fasilitas Lengkap (+Biaya 2021)

6. Transparansi Manajemen Laporan Harian 

Mama Papa pasti tetap ingin mendapatkan informasi lengkap selama Si Kecil dititipkan di daycare kan yah? Walau gak bisa menemani setiap saat, tapi pasti ingin tau juga perkembangan Si Kecil hari demi hari.

Seperti hari ini Si Kecil apakah makan dengan baik atau misal tidur siang dengan baik dan gak rewel. Atau hal-hal misal apakah Si Kecil buang air kecil dan besar dengan baik.

Kalau saya, selalu meminta adanya komunikasi yang baik dan juga transparan untuk daycare yang saya pilih. Mama Papa juga bisa menanyakan dan meminta staf atau pengasuh menginformasikan via WhatsApp ataupun email.

Di sisi lain, Mama Papa jangan lupa juga untuk memberikan informasi lengkap catatan riwayat tentang Si Kecil.

Oia namanya juga anak-anak, pasti akan ada bandel-bandelnya juga yah Ma Pa. Jadi, kalau pihak daycare memberikan saran dan juga masukan, Ma Pa jangan sampai baper yah. 

Pastinya itu semua untuk kebaikan Si Kecil.

Seberapa suka dengan artikel ini?