Do It Yourself

8 Tips Mendesain Ruang Bermain Anak di Rumah Minimalis

Oleh Naila Humaira   |   

Kehadiran pandemi COVID-19 menuntut si kecil menjalani aktivitas sekolah dan aktivitas lainnya di rumah dapat memengaruhi kondisi kesehatan mentalnya. Misalnya si kecil cenderung lebih mudah bosan dan sulit menurut ketika mereka disuruh belajar. Oleh karena itu, pentingnya menyeimbangkan aktivitas si kecil antara belajar dengan bermain di rumah.

ruang bermain anak di rumah minimalisMendesain ruang bermain anak di rumah minimalis sederhana tidak mengeluarkan biaya. (Image credit : Freepik.com)

Namun, ruangan terbatas di rumah  minimalis sering kali tidak dapat dijadikan sebagai ruang bermain yang memadai. Padahal, menyediakan ruang bermain tidak selalu membutuhkan ruangan yang luas atau harus mengeluarkan uang dalam jumlah besar. Mama Papa dapat memaksimalkan ruang yang ada dengan cara sederhana. Berbekal dengan kreativitas, ruang bermain di rumah minimalis tetap bisa didirikan loh! Dengan adanya ruang bermain, si kecil dapat beraktivitas dengan optimal tanpa mengotori ruangan lainnya. Sebaiknya ruang bermain tersebut dapat merangsang aktivitas dan imajinasi si kecil dengan maksimal tanpa dihalangi keterbatasan ruangan yang dimiliki.

Bagaimana caranya ? Berikut ini beberapa tips yang dirangkum dari berbagai sumber mengenai cara mendesain ruang bermain  di rumah minimalis, sederhana dan tidak perlu mahal.

1. Memilih dan Menentukan Lokasi

mendesain ruang bermain di rumah minimalis tidak sulitMenggunakan ruangan yang ada dapat dijadikan sebagai ruang bermain asalkan tidak menghambat pergerakan si kecil. (Image credit : Freepik.com)

Mama Papa dapat memilih tempat yang mendapat paparan sinar matahari yang cukup. Pilihan lainnya yang dapat dipertimbangkan adalah memilih sudut ruangan sebagai ruang bermain si kecil misalnya di kamar, ruang keluarga, bahkan ruang makan, sehingga anak tidak merasa dibatasi dalam hal bermain dan suasana di rumah menjadi seru. Selain itu, Mama Papa juga dapat menyimpan buku cerita anak, buku gambar dan mainan di setiap sudut. Tips ini tidak memerlukan biaya besar sekaligus menjaga area lainnya tetap rapi. Mama Papa dapat menambahkan item yang disukai anak, misal di kamar si kecil, Mama Papa dapat memakaikan sprei lucu dengan gambar karakter kartun favorit si kecil.

2. Menyediakan Tempat Penyimpanan (Storage)

tempat penyimpanan sangat berguna untuk menyimpan mainanMenyediakan tempat penyimpanan mainan dapat mendorong si kecil memebreskan mainannya sendiri. (Image credit : Freepik.com)

Si kecil memiliki banyak sekali koleksi mainan favorit untuk menemaninya bermain. Tentu, tidak semua mainan tersebut harus ada di ruang bermain anak karena dapat mempersempit gerak gerik si kecil. Sebaiknya letakkan sebagian mainan di tempat penyimpanan agar ruang bermain tidak berantakan dan si kecil dapat mengenali dan menggunakan mainan secara maksimal. Mama Papa bisa memilih tempat penyimpanan mainan yang menarik, misal lemari mainan dengan warna cerah yang disukai si kecil. Ketika si kecil menyukai lemari penyimpanan mainan dan mudah menjangkaunya, maka si kecil akan belajar untuk membereskan mainannya tanpa bantuan Mama Papa. Tips lainnya adalah Mama Papa dapat memilih tempat penyimpanan  yang multifungsi, misalnya tempat tidur yang memiliki beberapa laci di bagian bawah atau custom berbagai model yang dapat merangsang daya imajinasi si kecil, misal berbentuk rumah atau pohon. Selain itu, bisa juga dengan memberikan kesan yang lebih atraktif pada ruang bermain dengan memilih storage dengan model open storage dan closed storage.

3. Memasang Karya Seni di Dinding

memasang karya seni di dindingMenempelkan karya seni ke dinding sebagai bentuk apresiasi kepada si kecil sehingga membuat ia merasa lebih percaya diri. (Image credit : Freepik.com)

Misalnya gambar, lukisan atau gambar karya seni si kecil di dinding ruang bermain. Mama Papa juga bisa meletakkan tanaman yang aman di ruang bermain. Cara ini sebagai upaya mengenalkan si kecil kepada tanaman. Pilihan yang lainnya adalah mendesain ruang bermain dengan mengajak si kecil berdiskusi mengenai tema apa yang disukai. Mama Papa dapat melengkapinya dengan wallpaper ragam animasi.

4. Memiliki Produk Furnitur yang Panjang Umur

Maksudnya adalah furnitur itu dapat digunakan untuk beberapa tahun ke depan tanpa mengalami kerusakan. Tipsnya adalah pilihlah furnitur yang terbuat dari material aman untuk si kecil, misal kayu atau polypropylene plastic. Bahan tersebut aman dan mudah untuk dibersihkan. Atau pilihan lainnya adalah menambahkan bean bags atau pouf lembut berguna sebagai tempat duduk untuk membaca buku favorit dengan lebih nyaman. Atau bisa juga menambahkan meja, kursi, bantal, selimut, hingga cermin yang dapat digunakan untuk bersantai di ruang bermain. Mama Papa perlu mengingat agar tidak meletakkan terlalu banyak furnitur karena si kecil membutuhkan ruang untuk beraktivitas yang tidak menghambat alur pergerakannya.

5. Menciptakan Dinding Anti Noda

Sering kali si kecil menjadikan dinding sebagai kanvas untuk mengeksplor kreativitas saat menggambar. Saat ini telah beredar cat anti-noda yang dapat digunakan untuk melapisi dinding di ruang bermain atau di mana mereka dapat coret dengan bebas serta dapat dibersihkan dengan mudah. Dengan begitu, si kecil merasa memiliki kanvas sendiri, namun bila Mama Papa tak ingin repot membersihkan dinding setiap hari, Mama Papa dapat menyediakan papan gambar yang dilengkapi drawing paper roll, agar si kecil tidak menggambar sembarangan di dinding.

6. Minim Elektronik

Mama Papa sebaiknya jangan meletakkan barang elektronik seperti televisi atau laptop di ruang bermain si kecil. Hal ini dikhawatirkan si kecil akan sibuk bermain elektronik dibandingkan dengan bermain di ruangannya. Namun, Mama Papa dapat meletakkan portable cd player yang dapat digunakan untuk memutarkan lagu-lagu anak favorit agar dapat menemaninya bermain.

7. Lantai ruangan

Jika ingin menggunakan karpet, maka pilihlah karpet yang mudah dibersihkan dari noda, tidak mudah terbakar dan terbuat dari material aman, tidak mengandung zat beracun dan non-alergik. Atau dapat juga memililh playmat yang tebal agar menambah kenyamanan si kecil saat bermain.

8. Penyejuk ruangan

Jika memungkinkan, Mama Papa dapat memasang pendingin ruangan di ruang bermain dengan suhu 20 -27 derajat celcius. Rentang suhu ini cukup nyaman untuk si kecil saat bermain dan beraktivitas di dalam ruangan.

 

Baca juga : DIY Room Decor : Dekor Ulang Kamar Anak Agar Lebih Ceria dengan 5 Ide Ini !

 

Itulah 8 tips mendesain ruang bermain anak di rumah minimalis yang dapat Mama Papa coba terapkan. Untuk mengetahui informasi dan tips lainnya tentang DIY, Mama Papa dapat mengunjungi kumpulan tips DIY ala Kiddo.id.  Apa itu Kiddo.id?

Kiddo.id adalah sebuah platform edukasi untuk anak dan telah bekerja sama dengan ratusan lembaga pendidikan yang siap memaksimalkan potensi si kecil dengan pengajaran yang mengedukasi dan menghibur. Untuk aneka tips dan informasi lebih lengkap, Mama Papa dapat mengunjungi laman Kiddo.id atau mengunduh aplikasi Kiddo.id di Play Store.

Semoga bermanfaat dan membantu keluarga Kiddo ya !

Seberapa suka dengan artikel ini?

Aktivitas akan datang