Parenting

5 Cara Mencegah Anak Menjadi Korban Cyber Bullying

Oleh Kiddo.id   |   

anak-anak mencegah perilaku bullyingCyberbullying pada anak berdampak buruk terhadap kesehatan mental dan tumbuh kembang mereka. (Image credit: freepik.com)

 

Memberi gadget pada si kecil di zaman sekarang merupakan hal yang lazim, mengingat gadget menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi untuk memudahkan aktivitas seperti bekerja, berkomunikasi hingga belajar di sekolah. Jika si kecil memiliki gadget atau sosial media, mama papa perlu menjaga dan mengawasi mereka dengan baik agar tidak terkena cyberbullying pada anak.

Semakin canggih teknologi dan informasi, makin bebas pula si kecil dapat mengakses internet atau sosial media. Jika mama papa mengacuhkan hal itu, bisa saja mereka melakukan hal yang diluar batas. Pastikan gawai yang mama papa berikan untuk si kecil dapat digunakan dengan baik.

Mama papa juga perlu mengetahui dengan siapa saja si kecil bermain sosial media, jangan sampai si kecil terkena cyber bullying pada anak yang merusak mental mereka. Lalu apa saja yang perlu dilakukan ya? Berikut 5 cara mencegah anak menjadi korban cyberbullying.

1.Identifikasi Tanda Cyber Bullying Pada Anak

orangtua mengidentifikasi cyber bullying pada anakOrangtua perlu mengetahui tanda cyberbullying pada anak untuk mencegah permasalahan tersebut lebih lanjut. (Image credit: freepik.com)

 

Mungkin si kecil belum cukup memahami apa itu cyberbullying dan tanda-tandanya, sehingga mereka tidak sadar jika mereka sudah menjadi korban cyber bullying pada anak. Dalam hal ini, mama papa lah yang harus bergerak aktif untuk mengetahui atau mengidentifikasi tanda cyberbullying pada si kecil.

Pengertian cyber bullying pada anak yaitu tindakan menghina, mengejek, mempermalukan hingga mengancam seseorang menggunakan teknologi. Tindakan ini bisa terjadi karena disengaja atau tidak disengaja dengan alasan bercanda.

Jika si kecil mendapatkan pesan teks atau komentar berbau menghina atau mengancam pada laman media sosialnya, mama papa harus segera bertindak. Karena jika dibiarkan, akan berdampak buruk pada kesehatan mental si kecil, bahkan mereka bisa depresi.

Apabila tindakan tersebut beralasan bercanda, mama papa jangan langsung menerimanya saja, karena jika dibiarkan, justru akan semakin menjadi-jadi. Jika pelaku cyberbullying adalah temannya si kecil yang juga masih dibawah umur, mama papa bisa berkomunikasi dengan orang tuanya saja agar bisa mendidik anaknya dengan baik dan tidak menjadi pelaku bullying. 

2. Beritahu Si Kecil Jika Dia Terkena Cyberbullying dan Tindakan yang Tepat

anak menjadi korban cyberbullyingJika anak menjadi korban cyberbullying, mereka harus melakukan tindakan yang tepat agar permasalahannya cepat selesai. (Image credit: freepik.com)

 

Setelah berhasil mengidentifikasi tanda cyber bullying pada anak, mama papa juga harus memberitahu si kecil mengenai tanda-tanda yang terjadi dan bagaimana mereka harus bertindak dengan tepat. Dorong si kecil untuk melaporkan bentuk pembullyan tersebut kepada mama papa atau gurunya.

Mama papa juga bisa melaporkan kasus pembullyan tersebut ke tim keamanan media sosial jika sudah terlalu parah dan memblokirnya secara pribadi. Ajak si kecil untuk berani berbicara dan tidak diam saja ketika mendapati masalah.

Baca juga : 10 Cara Mengetahui Hobi dan Bakat Anak Sejak Dini

3. Ajarkan Si Kecil untuk Berani Menolak

anak mencegah terjadinya cyberbullyingAnak harus berani menolak tindakan bullying dan melawan cyberbullying yang terjadi pada mereka. (Image credit: freepik.com)

 

Kata “menolak” dalam hal ini tergantung situasi. Jika si kecil sering kali diajak untuk melakukan hal-hal buruk oleh teman-temannya, si kecil harus berani bilang “tidak” dan menolaknya. Mengingat terkadang korban bullying berada di posisi yang tidak berdaya serta cenderung tidak dapat perlakuan buruk yang diberikan orang lain.

Dalam hal ini, si kecil harus pintar-pintar memilih temannya di sosial media. Jangan sampai mereka mendapat perlakuan buruk dari teman-teman dan ikut menjadi pelaku bullying. Beritahu padanya bahwa media sosial tidak selalu terbuka untuk semua orang, justru semakin banyak teman di sosial media, si kecil harus siap-siap dengan beragam komentar yang datang.

4. Batasi Penggunaan Smartphone dan Bermain Media Sosial

anak bermain sosial mediaMembatasi anak bermain smartphone dan sosial media menjadi salah satu cara untuk mencegah cyberbullying pada anak. (Image credit: freepik.com)

 

Jika si kecil belum cukup umur untuk benar-benar dibebaskan bermain sosial media dan menggunakan smartphone-nya, mama papa bertanggung jawab dan menjaga mereka. Untuk mencegah cyberbullying pada anak, mama papa bisa membatasi penggunaan smartphone dan bermain media sosial bagi si kecil. 

Hindari memposting apapun terlalu banyak di sosial media, karena hal tersebut dapat memancing adanya cyberbullying dari orang lain. Hindari pula postingan yang dapat menimbulkan pro dan kontra dari orang lain. 

Oleh sebab itu, sebaiknya batasi pengunggahan konten yang dapat mengganggu. Biarkan si kecil menggunakan smartphone-nya hanya untuk belajar atau hiburan (bermain game atau menonton film) semata.

Baca juga : 5 Cara Membantu Anak Kinestetik Belajar dengan Efektif

5. Beri Dukungan Pada Anak dan Bangun Rasa Empati

Dukungan orang tua sangat diperlukan bagi anak korban cyberbullying agar mereka berani menghadapi para pembully. (Image credit: freepik.com)

 

Anak yang tidak didukung dan diperhatikan orang tuanya akan diam saja ketika mereka mendapatkan perlakuan cyberbullying. Oleh sebab itu, mama papa perlu memberikan dukungan penuh terus-menerus pada si kecil apapun kondisinya. 

Buat si kecil merasa nyaman dan aman untuk menceritakan masalah yang dihadapinya. Sehingga mereka tidak takut berhadapan dengan orang lain yang ingin menjahatinya. 

Mama papa juga bisa membangun rasa empati pada diri si kecil untuk mencegahnya menjadi pelaku bullying dan mengajak mereka membantu seseorang yang menjadi korban bullying.

Rasa empati tidak dibangun dalam waktu singkat, melainkan perlu ditanamkan sejak dini secara terus-menerus agar dapat diterapkan dalam kehidupan. 

 

Itulah 5 cara mencegah si kecil menjadi korban cyberbullying pada anak yang bisa mama papa lakukan. Lingkungan yang toxic tidak baik untuk tumbuh kembang si kecil, oleh sebab itu mama papa harus memperhatikan dan menjaga lingkungan tetap baik.

 

Kiddo.id menjadi salah satu situs atau platform yang dapat membantu mama papa untuk memaksimalkan potensi si kecil dan mendukung tumbuh kembang mereka. Kiddo.id menawarkan fitur Milestone Tracker untuk mengetahui potensi terbaik anak dan memantau perkembangannya. Melalui tes potensi pada fitur ini, Mama Papa bisa mengetahui kecenderungan potensi yang dimiliki si kecil sehingga dapat terasah secara maksimal. 

Kiddo.id merupakan platform edtech yang membantu orang tua dalam memaksimalkan potensi anak lewat aktivitas dan kursus pilihan, serta ribuan konten edukasi dan parenting. Mama juga bisa bergabung ke komunitas Kiddo.id untuk sharing atau berbagi informasi dan pengalaman.

Seberapa suka dengan artikel ini?