Parenting

5 Hal yang Perlu Dijelaskan Kepada Anak Tentang Malam Lailatul Qadar

Oleh Naila Humaira   |   

malam lailatul qadar adalah

Malam lailatul qadar datang pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan. (Image : freepik.com)

Malam lailatul qadar adalah malam yang mulia karena lebih baik daripada seribu malam. Kenapa kita harus berjuang mengejar malam lailatul qadar? Kenapa harus di malam hari? Dan masih banyak pertanyaan lainnya.

Jika si kecil memiliki banyak pertanyaan terkait dengan malam lailatul qadar, itu berarti si kecil memiliki kertarikan dan keingin tahuan yang tinggi tentang malam lailatul qadar. Oleh karena itu, Mama Papa dapat berperan sebagai teman diskusi bagi si kecil untuk mengenalkan kepada si kecil tentang malam lailatul qadar dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan disesuaikan dengan perkembangan si kecil agar dapat lebih mudah diterima oleh si kecil. Berikut ini 5 hal yang perlu dijelaskan kepada si kecil tentang malam lailatul qadar.

1.Apa Itu Malam Lailatul Qadar

lailatul qadarMalam lailatul qadar memiliki nilai lebih baik daripada seribu malam. (Image : freepik.com)

Malam Lailatul Qadar adalah satu malam di bulan Ramadan yang diagungkan oleh Allah Ta’Ala yang nilainya lebih baik daripada seribu malam. Sebagai pendekatan awal, Mama Papa dapat mengajak si kecil untuk membaca buku cerita islami tentang malam lailatul qadar. Mama Papa juga bisa langsung ajak si kecil berbincang tentang arti malam lailatul qadar.

2. Beritahu Anak Tentang Keutamaan Malam Lailatul Qadar

Setelah mengenalkan arti malam lailatul qadar, beritahu kepada si kecil bahwa malam lailatul qadar memiliki banyak keutamaan yang tidak dapat ditemukan pada bulan lain-lainnya. Mama Papa dapat memperoleh penjelasan lebih detil dari al-Qur’an dan hadis shahih.  Al-Qur’an merupakan pedoman hidup umat Islam agar menjadi muslim seutuhnya. Berikut ini beberapa keutamaan malam lailatul qadar disertai dengan kutipan ayat Al-Qur’an dan juga hadis shahih.

  • Al-Qur’an diturunkan dari Lauhul Mahfudz ke langit dunia pada Lailatul Qadar. Hal ini, di dukung dengan firman Allah dalam al-Qur’an yakni QS. Al-Qadr [97]:1 yang artinya “Sesungguhnya Kami menurunkannya (al-Qur’an) pada Lailatul Qadar.”
  • Melakukan ibadah pada malam Lailatul Qadar lebih baik daripada beribadah selama seribu bulan. Hal ini di dukung dengan firman Allah dalam al-Qur’an yakni QS.Al-Qadr [93]:3 yang artinya “Lailatul Qadar lebih baik (nilainya) dari pada seribu bulan.”
  • Al-Qur’an menjelaskan bahwa pada malam itu, Jibril dan para malaikat turun ke bumi. Allah berfirman dalam pada QS. Al-Qadr [97]:4 yang artinya, “Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Ruh (Malaikat Jilbril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.”
  • Pada malam itu, tersebar seluruh kebaikan di seluruh penjuru dunia. Hal ini di dukung dengan firman Allah yang dapat ditemukan dalam al-Qur’an yakni QS.Al-Qadr [97]:5 yang artinya, “Malam itu (penuh) kesejahteraan hingga terbit fajar.”
  • Lailatul Qadar ialah malam yang diberkahi oleh Allah Ta’Ala. Hal ini di dukung dengan firman Allah dalam QS. Ad-Dukhan[44]:3 yang artinya, “Sesungguhnya Kami menurunkannya (al-Qur’an) pada suatu malam yang diberkahi.
  • Seluruh ketentuan dan takdir Ilahi ditetapkan pada Lailatul Qadar. Allah berfirman dalam QS. Ad-Dukhan[44]:4 yang artinya, “Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang mulia.”
  • Orang yang beribadah pada Lailatul Qadar akan mendapatkan pahala yang besar. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang bangun malam (di bulan Ramadan) dengan keimanan dan keikhlasan, akan diampuni dosa-dosanya yang telah berlalu” (Shahih Bukhari, 2/1802)

3. Mengenalkan Tentang Waktu Malam Lailatul Qadar

Mama Papa dapat mengenalkan si kecil tentang waktu malam lailatul qadar bahwa hanya Allah Ta’Ala yang mengetahui dan juga merahasiakan kapan tepat Lailatul Qadar di malam sepuluh hari terakhir pada bulan Ramadan. Oleh karena itu, Mama Papa dapat mendorong si kecil agar lebih meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal pada malam-malam tersebut. Meskipun begitu, Rasulullah SAW mengisyaratkan terjadinya malam lailatul qadar yaitu pada 10 hari terakhir bulan Ramadan, khususnya pada malam-malam ganjil.

Rasulullah SAW juga bersabda, “Diperlihatkan kepadaku lailatul qadar, tetapi dilupakan atau aku lupa. Maka carilah pada sepuluh hari terakhir, pada (malam-malam) ganjil. “ (Shahih Bukhari, 2/1912). Mama Papa dapat menjadikan hadist ini sebagai pedoman karena para ulama berbeda pendapat tentang kepastian tanggal dari malam-malam ganjil itu.

Berdasarkan penjelasan di atas, harapannya si kecil menjadi terbiasa untuk bangun tengah malam melakukan amal ibadah seperti melaksanakan shalat tahajud, membaca dan menadaburri al-Qur’an serta berdo’a kepada Allah Ta’Ala. Momen ini juga dapat dikatakan tepat untuk mendidik anak agar memiliki pengetahuan tentang agama selain memiliki pengetahuan di bidang sains dan sosial.

4. Mengenalkan Tentang Amalan Malam Lailatul Qadar

amalan malam lailatul qadarMendidik anak untuk melakukan i’tikaf di bulan Ramadan adalah momen yang tepat. (Image : freepik.com)

Setelah mengenalkan tentang arti, keutamaan, dan waktu terjadinya malam lailatul qadar kepada si kecil, Mama Papa dapat mulai mempraktekkan amalan apa saja yang bisa dilakukan pada malam lailatul qadar di rumah. Berikut amalan yang bisa dilakukan pada malam lailatul qadar bersama si kecil.

  • Ajaklah si kecil untuk melakukan i’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan di rumah.
  • Bimbinglah si kecil untuk memperbanyak membaca dan menadaburi al-Qur’an. Hal ini dapat membantunya lebih memahami tentang arti penjelasan dalam al-Qur’an dan memiliki pemahaman yang baik tentang agamanya.
  • Ajari dan bimbing si kecil untuk melaksanakan shalat malam seperti shalat tahajud atau qiyamullail pada malam harinya. Ajarkan juga kepada si kecil bahwa melaksanakan shalat malam harus dilakukan dengan niat, fokus, penuh keimanan dan hanya mengharapkan balasan dari Allah semata.
  • Ajari si kecil untuk membaca do’a yang yang diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada Aisyah yang artinya, “Ya Allah, sungguh Engkau Maha Pemaaf, Engkau menyukai kemaafan, maka maafkanlah aku.” (Tirmidzi, 5/3513, hadist hasan shahih). Do’a ini bersifat sunnah atau tidak wajib. Mama Papa dapat mengajarkan si kecil berdo’a menurut al-Qur’an dan hadis agar si kecil dapat lebih sering berdo’a dan berdzikir mengharap balasan dari Allah Ta’Ala.

5. Mengenalkan Tentang Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar

Mama Papa tentu masih ingat dengan penjelasan sebelumnya bahwa tidak ada yang mengetahui kapan pastinya malam lailatul qadar di antara sepuluh hari terakhir Ramadan. Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk meningkatkan amal ibadah selama sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan. Namun, malam lailatul qadar dapat diketahui dilihat dari ciri-cirinya.

Hal ini disampaikan oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya diartikan sebagai berikut : “Ia malam yang hangat dan cerah, tidak panas juga tidak dingin. Seperti ada bulan yang memperlihatkan bintang-bintangnya. Dan Setan tidak keluar sampai fajar terang.” (Ibnu Huzaimah, 3/2190).

“Ciri-cirinya : matahari terbit pada pagi harinya putih dan tidak bersinar (menyilaukan).” (Muslim, 1/762)

Baca juga : 10 Teknik Awal Mengajar Anak Mengaji Iqro dengan Benar

 

Itulah 5 hal yang perlu dijelaskan kepada si kecil tentang malam lailatul qadar. Setelah selesai menunaikan ibadah puasa selama sebulan serta meningkatkan amal ibadah pada sepuluh malam terakhir. Mama Papa dapat merayakan hari raya bersama si kecil dengan cara melaksanakan shalat idul fitri di rumah atau di mesjid terdekat bila memungkinan dilakukan semasa pandemi ini. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H Keluarga Kiddo!

Kiddo.id merupakan platform edtech yang membantu orang tua dalam memaksimalkan potensi anak lewat aktivitas dan kursus pilihan, serta ribuan konten edukasi dan parenting. Mama Papa dapat mengikut sertakan si kecil untuk belajar mengaji melalui kursus online ataupun offline yang telah disediakan oleh Kiddo. Kursus ini dapat menjadi pilihan Mama Papa karena memiliki beragam pilihan yang dapat disesuaikan dengan perkembangan dan potensi si kecil.

 

Seberapa suka dengan artikel ini?

Aktivitas akan datang