Aktivitas Anak

10 Kegiatan untuk Melatih Perkembangan Motorik Halus Pada Anak

Oleh Kiddo.id   |   

“Bagaimana sih melatih perkembangan motorik halus pada anak?”

Pertanyaan tersebut sering dilontarkan orang tua yang memiliki 1 anak, walaupun memiliki 1 anak harus cekatan melatih kecerdasan anak sejak dini. Apalagi kegiatan motorik halus anak usia 3-4 tahun adalah masa penting perkembangan anak.

Kegiatan motorik halus menanamkan kemandirian pada anak. Misalnya mengenakan pakaian, makan sendiri, meletakkan mainan di tempatnya dan keterampilan lainnya. Orang tua pasti bahagia saat anak cekatan di rumah.

Mama papa bingung melatih perkembangan motorik halus pada anak? Tenang saja. Mama Papa bisa mengajak anak bermain bersama dan melakukan kegiatan ringan, yang terpenting jangan memaksakan kehendak Mama saat anak malas melakukannya. 

Kegiatan Melatih Perkembangan Motorik Halus pada Anak

Walaupun Mama Papa sibuk, luangkan waktu bersama anak. Pantau perkembangan motorik halus anak, jika motorik halus anak lambat bisa dibantu dengan keterampilan di rumah. Berikut ada kegiatan yang bisa diterapkan, yaitu:

1.Menggambar dan Mewarnai

Kegiatan utama yang bisa dicoba adalah menggambar dan mewarnai. Apalagi anak usia 3-4 sedang aktif-aktifnya mengenal warna dan aneka gambar. Menggambar mampu meningkatkan imajinasi anak sehingga anak semakin kreatif.

Biasakan anak mewarnai atau menggambar agar melatih kekuatan otot tangan dan jari menggoreskan crayon.Orang tua bisa menggambar terlebih dahulu jika anak belum bisa menggambar. Minta anak mewarnai gambar yang dibuat. (Image credit:pixabay.com)

Sejatinya, saat anak menggambar dan mewarnai memerlukan koordinasi otot halus tangan dan mata. Saat awal belajar menggambar dan mewarnai, anak tidak fokus sehingga sulit menggoreskan pensil dan krayon. Mama Papa harus sabar melatih anak, tanamkan kepercayaan diri pada mereka untuk belajar menggambar dan mewarnai.

2. Melipat Kertas

Kegiatan motorik halus anak usia 3-4 tahun selanjutnya adalah melipat kertas. Biasakan menyiapkan keterampilan anak dengan unik agar anak tak cepat bosan, Mama Papa bisa menyiapkan kertas warna-warni. Ajari anak melipat kertas dengan menirukan cara orang tua melipat kertas.

Ajarkan anak dengan lipatan sederhana agar anak mudah mengikutinya. Misalnya melipat bentuk persegi panjang atau lipatan sapu tangan bentuk persegi empat.

3. Meronce

Walaupun keterampilan meronce diajarkan di sekolah PAUD, Mama Papa bisa mengajarkan meronce di rumah. Sediakan sedotan, manik-manik atau benda lain yang bisa dimasukkan dalam seutas benang menjadi gelang maupun kalung.

Kegiatan meronce melatih otot-otot jari tangan anak. Khususnya jari telunjuk dan ibu jari agar fokus memasukkan manik-manik ke dalam seutas tali atau benang. 

4. Bermain Playdoh

Kegiatan motorik halus anak usia 3-4 tahun bisa dilakukan di mana saja. Salah satunya bermain playdoh, Mama Papa bisa mengajak anak ke tempat bermain anak atau membeli playdoh. 

Playdoh adalah lilin lunak dengan varian warna berbeda yang disukai anak. Mama Papa bisa mengajarkan anak membuat berbagai bentuk, misalnya hewan, buah-buahan dan lainnya. Permainan tersebut mampu merangsang motorik halus anak karena otot-otot tangan dan mata harus berkoordinasi. Alhasil motorik halus anak semakin baik.

5. Meremas Busa Berisi Air

Anak Mama Papa hobi bermain air dan aktif bergerak? Mama Papa bisa melatih motorik halusnya dengan meremas busa berisi air. Kegiatan tersebut mampu menguatkan otot-otot jari tangan dan kelenturan jari tangan.

Ajarkan anak meremas busa berisi air agar dipindahkan dari 1 wadah ke wadah lain. Agar anak ceria melakukan keterampilan, berikan pewarna pada air sehingga warna air berbeda.

6. Melepas dan Memasang Kancing

Walaupun masih kecil, mengajari anak melepas dan memasang kancing harus dilakukan. Mama Papa malas mengajarkan anak melepas dan memasang kancing karena susah diajari? Buanglah persepsi tersebut Ma. Pasalnya, kegiatan tersebut adalah kegiatan motorik halus anak usia 3-4 tahun.

Kegiatan tersebut merangsang jari tangan untuk memegang benda kecil. Selain itu melatih koordinasi antara kedua tangan, walaupun anak belum bisa mempraktekkan harus sabar dan telaten mengajarkannya.

7. Bermain Gelang Karet

Kegiatan selanjutnya adalah bermain gelang karet, ajarkan anak mengalungkan karet gelang ke kaleng agar otot-ototnya terlatih. Agar kegiatan menyenangkan, berikan warna karet gelang berbeda agar anak bahagia memainkannya karena anak kecil menyukai benda warna-warni.

8. Menyusun Puzzle

Orang tua kerap membeli puzzle untuk bermain bersama anak, cara tersebut efektif melatih motorik halus anak loh Ma. Anak pasti bahagia saat berhasil menyusun puzzle menjadi benda yang disukai. 

Pilihlah puzzle dengan benda yang disukai anak agar giat menyusun puzzle. Misalnya bentuk hewan, makanan, buah-buahan, sayuran dan bentuk lainnya. 

9. Permainan Gadget

Kecanggihan teknologi tak hanya dirasakan orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Banyak orang tua bingung karena anaknya kecanduan gadget padahal masih kecil, alhasil Mama Papa sering membuat anak menangis karena mengambil gadget.

Mama Papa bingung menghilangkan kecanduan gadget pada anak? Tenang Ma. Sebagai orang tua, harus bijak menasehati anak mengenai gadget. Jika anak kecanduan gadget, buatlah anak melihat konten edukasi pada gadget.

Banyak permainan gadget untuk anak. Misalnya, permainan menggambar, mewarnai gambar di gadget, permainan menunjuk gambar, permainan menebak suara hewan dan lainnya. Tetapi, pastikan Mama Papa membatasi anak bermain gadget 1 jam setiap hari.

Memberikan permainan gadget merangsang motorik halus anak. Dampingi anak bermain gadget agar manfaatnya maksimalMama Papa bisa memberikan kebebasan anak memilih permainan edukasi. Yang terpenting orang tua memantaunya. (Image credit:freepik.com)

Walaupun kegiatan motorik halus anak usia 3-4 tahun ada di gadget, jangan jadikan alasan agar anak tidak rewel. Batasi penggunaan gadget agar kesehatan anak terjaga, selain itu atur jarak anak bermain gadget. Jangan biarkan mereka bermain gadget dengan posisi salah.

10. Menempel Kertas Warna-warni

Orang tua kerap memarahi anak karena sulit diajarkan menempel kertas. Padahal kegiatan tersebut cukup menantang untuk usia 3-4 tahun, Mama Papa harus sabar mengajarkan anak sampai berhasil menempel kertas.

Siapkan potongan kertas warna-warni, lem dan buku gambar. Kemudian, minta anak menempelkan kertas pada buku gambar. Nasihat anak agar menyusun kertas sesuai pola, jika anak salah menempel sebaiknya tidak dimarahi. Lebih baik berikan pujian pada anak agar semangat berlatih menempel kertas warna-warni.

Kegiatan motorik halus anak usia 3-4 tahun bisa dilatih dimana saja. Yang terpenting, Mama Papa telaten melatih anak melakukan hal sederhana. Jangan jadikan kesibukan orang tua sebagai alasan lalai melatih motorik halus anak. Saat ini, banyak pelatihan khusus anak. Mama bisa mencarinya secara online maupun online.

Di Kiddo.id banyak pelatihan, kursus online maupun offline yang bisa Mama Papa pilih dan ikutkan untuk si kecil. Sesuaikan dengan kebutuhan anak agar perkembangannya maksimal, selain itu Mama Papa bisa membaca Artikel mengenai cara mendidik anak dan parenting agar wawasan Mama semakin luas.

Perlu diketahui, Ma. Kiddo.id memiliki fitur baru yang disambut antusias. Yaitu Milestone Tracker yang membantu Mama Papa memantau perkembangan anak sesuai usia. Ditambah lagi, ada tes potensi dengan 8 kecerdasan majemuk. 

Fitur unggulan tersebut memberikan panduan aktivitas yang cocok untuk usia anak. Yaitu 0-12 tahun, otomatis perkembangan motorik halus anak terpantau orang tua. Langsung saja Mama Papa bisa download aplikasi Kiddo.id di playstore sekarang!

Seberapa suka dengan artikel ini?

Aktivitas akan datang