Tahapan Tumbuh Kembang Anak
Setiap aspek perkembangan ini memiliki tahapan perkembangan yang berisi apa yang sudah bisa dikerjakan anak pada usia tertentu. Tahapan perkembangan ini sudah disusun sedemikian rupa sehingga dapat menjadi acuan apakah terjadi keterlambatan perkembangan. Walau terdapat tanda-tanda awam dalam tiap tahapan tumbuh kembang anak, Mama Papa harus memahami bahwa setiap anak biasanya memiliki sifat yang berbeda-beda.Baca juga: 10 Ciri-Ciri Perkembangan Anak Usia Prasekolah yang Ideal
Selain itu untuk mendukung tumbuh kembangnya, pastikan Mama Papa memberikan perhatian dan penanganan yang sesuai dengan sifat dan kebutuhan khusus-nya, sehingga dapat membantu prosesnya menuju dewasa dengan menerapkan disiplin dan kasih sayang yang tepat.
-
Usia anak 0-1 Tahun
-
Usia anak 1-2 tahun
Baca juga: 5 Tips Memilih Sekolah Dasar (SD) yang Tepat Untuk Anak
Pada anak di usia ini juga dapat dikenali apakah anak mengalami keterlambatan dalam berbicara. Jika Mama Papa merasa anak mengalami keterlambatan, cobalah untuk lebih sering dalam mengajak anak untuk berbicara.Hal-hal yang bisa anda ajarkan kepada anak diusia ini adalah mengajari anak dengan mencuci tangan, membereskan mainannya dan mencoret-coret kertas. Pada saat usia ini Mama Papa juga bisa mulai mengajarkan tanggung jawab sejak dini, misalnya mengajari anak cara menggunakan toilet.
-
Usia anak 2-3 tahun
Pada usia ini Mama Papa bisa mengajarkan berbagai nama warna, menggosok gigi, buang air besar atau kecil di toilet, dan menggambar sebuah bentuk. Ketika menginjak 3 tahun, mereka akan mulai diberikan stimulasi dengan tujuan mempersiapkan diri untuk memasuki dunia sekolah. Sehingga mereka bisa mengenal bagaimana cara memegang pensil yang benar, berhitung, mengenal huruf dan angka, serta melakukan berbagai perintah secara mandiri.
-
Usia anak 3-5 tahun
-
Usia anak 6-12 tahun

