Sudah berbulan-bulan lamanya kita tidak bisa sering ke luar rumah karena pandemi yang masih mengintai di sekeliling kita. Ibadah tidak bisa dilakukan secara tatap muka, begitu pula dengan Sekolah Minggu yang biasa didatangi Si Kecil setiap minggunya. Papa Mama pasti mengerti banget betapa bosannya anak-anak karena tidak bisa bermain di luar rumah. Tapi keadaan kali ini memaksa kita untuk bisa beradaptasi, begitu pula dengan buah hati Anda.
Karena itu, Papa Mama harus bisa menyiasati kebosanan Si Kecil sambil tetap memupuk keimanan mereka. Ini dia beberapa ide permainan atau aktivitas anak Sekolah Minggu yang bisa Papa Mama lakukan di dalam ruangan alias rumah masing-masing. Yuk, kita simak!
Baca juga: 5 Teknik Agar Anak Mudah Menghafal Pelajaran
Pilihan Permainan Anak Sekolah Minggu yang Bisa Dimainkan Dalam Ruangan
Di bawah ini, Papa Mama bisa temukan berbagai permainan yang menyenangkan buat Si Kecil dan bisa dimainkan indoor. Siapkan alat-alat dan bahannya, ya!1. Ping Pong Bergoyang
Alat dan bahan yang harus disiapkan : Alkitab, bola ping pong, spidol permanen, tali tambang kecil atau rafia, dan karton buffalo.
Cara bermainnya:
Papa Mama bisa mengajak seluruh anggota keluarga atau teman-teman Si Kecil untuk melakukan permainan ini. Bagilah mereka menjadi dua tim, dan minta mereka untuk membuat sebuah menara dari karton buffalo. Setelah itu, berikan mereka masing-masing satu bola ping pong dan minta mereka untuk menuliskan setidaknya satu hal yang membuat mereka marah di bola ping pong tersebut, menggunakan spidol permanen. Jika semuanya sudah selesai menulis, ikat masing-masing bola ping pong dengan tambang kecil atau tali rafia.
Setelah diikat, minta mereka untuk merubuhkan menara musuh dari jarak langkah minimal satu meter. Kelompok yang paling cepat merubuhkan menara musuh, itulah kelompok yang menang. Lewat permainan ini, Papa Mama bisa mengajarkan salah satu ayat dari Efesus 4:26-27 : Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu dan jangan lah beri kesempatan kepada iblis.
2. Hidung Kapas
Alat dan bahan yang harus disiapkan : Lakban, petroleum jelly, bola-bola kapas, meja, Alkitab, dan piring kertas.
Cara bermainnya:
Bagilah peserta ke dalam dua kelompok, dan oleskan petroleum jelly di ujung hidung setiap beserta. Siapkan meja dan siapkan untuk masing-masing kelompok satu piring berisi bola-bola kapas di sebuah ujung, dan satu piring kosong di ujung lainnya. Gunakan lakban untuk menentukan garis awal, dan minta para peserta untuk berdiri di belakang garis.
Setelah kedua tim siap, bacakanlah ayat 1 Tesalonika 5:11 dari Alkitab sebagai penyemangat sebelum mereka berlomba untuk menaruh bola-bola kapas ke piring kertas kosong yang ada di ujung meja. Mereka harus membawa bola-bola kapasnya satu persatu, bergantian. Jadi jika ada satu teman yang sedang berjuang, anggota tim lain harus menyemangatinya. Setelah permainan, Papa Mama bisa bertanya apa saja yang mendorong mereka untuk menyemangati teman-temannya, dan bagaimana cara agar kita bisa saling menyemangati satu sama lain? Dengan ini, Si Kecil bisa belajar menghargai dan memberikan support bagi orang-orang di sekitarnya.
3. Balon Melayang
Alat dan bahan yang harus disiapkan: Handuk (boleh besar boleh kecil), Alkitab, 10 balon yang sudah ditiup.
Cara bermainnya: Lewat permainan ini, Papa Mama bisa mengajarkan 10 perintah Allah (Ten Commandments). Mintalah Si Kecil untuk mengimajinasikan bahwa balon-balon yang sudah ditiup adalah sepuluh perintah tersebut.
Setelah itu mintalah para pemain untuk membuat tim, satu tim terdiri dari dua orang. Satu kelompok harus membentangkan satu handuk dan tiap orang memegang tiap bagian ujung. Setelah dibentangkan, Papa Mama bisa menaruh balon di atas handuk tersebut dan minta mereka untuk menahan balon tersebut di udara (tidak boleh jatuh), sambil menyebutkan sepuluh perintah. Waktu yang diberikan pada setiap kelompok adalah 30 detik. Jika sebelum 30 detik sudah ada balon yang jatuh, berarti kelompok tersebut kalah dan harus dieliminasi.

