Penyebab Sakit Gigi pada Anak
Mengutip University of Rochester Medical Center Rochester, sakit gigi sering kali terjadi setelah cedera pada gigi. Bentuk cedera gigi sebagai penyebab sakit gigi pada anak yang paling umum adalah dari gigi berlubang.Baca juga: Penyebab Depresi Anak yang Orang Tua Harus Ketahui!
Sakit gigi pada anak sebagian besar disebabkan oleh gigi berlubang atau tumbuh gigi. Gejalanya antara lain adalah ngiler, gigi terasa nyeri dan berdenyut, gusi di sekitar gigi bengkak, dan demam atau sakit kepala. Berikut ini berbagai penyebab gigi anak sakit yang harus Mama Papa ketahui.-
Kurang menjaga kebersihan gigi dan mulut
2. Gigi anak sensitif
Kurang menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dapat membuat lapisan pelindung gigi terkikis, sehingga menyebabkan gigi anak menjadi sensitif. Ia akan mengeluhkan nyeri atau ngilu pada gigi ketika mengonsumsi minuman atau makanan yang dingin. Keluhan ini bisa dirasakan anak jika ia mengonsumsi sesuatu yang panas.3. Tumbuh gigi baru
Umumnya gigi susu anak pertama kali muncul ketika ia menginjak usia 6 bulan dan akan terus bertambah sampai memiliki formasi sempurna (20 gigi) di usia 3 tahun. Lalu pada usia 4-12 tahun, gigi susunya akan mulai berganti ke gigi permanen atau gigi tetap. Proses ini kadang melibatkan robeknya gusi atau penanggalan gigi lama. Tidak jarang, hal-hal tersebut menyebabkan si anak merasa sakit gigi.4. Gusi bengkak
Pembusukan makanan oleh bakteri saat makanan tersisa di rongga mulut tidak hanya menyakiti saraf gigi, selain menimbulkan peradangan pada gigi maupun pada gusi. Pembengkakan yang meluas tidak hanya terlihat di dalam mulut namun dapat pula terlihat sampai di pipi. Wajah si kecil akan terlihat sembab, disertai rasa sakit yang hebat dan demam, pada keadaan lanjut dapat menyebabkan kesulitan saat menelan.Baca juga: Tanamkan Sikap Berani Speak-Up Pada Anak dengan 5 Cara Ini
5. Abses gigi
Jika rasa sakitnya parah dan berdenyut-denyut, pembusukan sudah menjadi abses gigi. Kondisi ini ditandai dengan ada kantung nanah telah terbentuk di dalam akar gigi. Mengetuk gigi menyebabkan nyeri bertambah. Jika tidak segera ditangani, abses akan mengikis hingga ke tulang. Sebuah "bisul getah" atau jerawat akan terlihat di bawah garis gusi. Apabila ke dokter gigi, si kecil akan mendapatkan saluran akar.6. Kerusakan gigi
Jika rasa sakit terus berlanjut lebih dari sehari, ini adalah penyebab paling umum. Cacat kuning-coklat pada email gigi mungkin terlihat. Tempat yang paling umum terjadi adalah permukaan salah satu gigi geraham.7. Infeksi gigi dan gusi
Gigi yang terinfeksi dan meradang juga merupakan salah satu penyebab sakit gigi pada anak. Lama kelamaan kondisi ini bisa menimbulkan penumpukan nanah pada gigi dan gusi. Jika sakit gigi yang dirasakan dapat membaik dalam waktu 1 hingga 2 hari, maka kemungkinan besar penyebab sakit gigi anak adalah hal yang tidak perlu dikhawatirkan. Namun, segera temui dokter gigi apabila sakit gigi yang dialami Si Kecil berlangsung lebih dari 2 hari, disertai demam, nyeri telinga, sulit makan atau minum, atau sakit saat membuka mulut. Gejala-gejala tersebut bisa menjadi tanda adanya gangguan gigi yang berbahaya.Cara Meredakan Sakit Gigi pada Anak
Selain memberikan obat sakit gigi untuk anak dan membawanya ke dokter gigi, ada penanganan yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah untuk meredakan sakit gigi anak, yaitu.-
Bersihkan sisa makanan di gigi
Baca juga: Penting! Edukasi Kebersihan Organ Intim Pada Anak Sejak Dini
-
Kumur dengan Larutan Garam
-
Menggunakan teh kantung peppermint
-
Kompres Dingin

