Cara Menanamkan Tanggung Jawab pada Anak
Dengan memiliki rasa tanggung jawab, anak akan merasa dibutuhkan. Ia juga bangga karena telah berkontribusi membantu anggota keluarga dan orang-orang di sekitarnya. Namun, bagaimana mengajarkan rasa tanggung jawab pada anak? Berikut ini beberapa cara yang bisa Mama Papa lakukan.Baca juga: Ayah Belanja dengan Anak? Kenapa Tidak?
1. Mengenalkan Apa Itu Tanggung Jawab
Jika anak melakukan kesalahan namun ia bersikeras tidak mengakui itu, sebaiknya orang tua jangan langsung memarahinya atau membentaknya. Sebab, bila Mama Papa memarahinya, mereka mungkin akan membalas perkataan atau malah menangis. Tentu ini akan semakin sulit untuk dihadapi. Jadi, langkah yang sebaiknya Mama Papa ambil adalah tetap bersikap tenang. Jelaskan apa kesalahannya dan tanyakan padanya siapa yang harus bertanggung jawab. Penjelasan sebab-akibat ini membantu anak untuk memahami apa itu tanggung jawab. Setelah memberikan penjelasan, lalu tegaskan apa yang harus dilakukan untuk bertanggung jawab. Selain itu, ingatkan anak untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama di lain waktu, termasuk untuk tidak lagi menyalahkan orang lain.2. Beritahu Anak Melakukan Kesalahan Itu Wajar
Si kecil kadang merasa takut dan cemas saat melakukan kesalahan. Ia takut untuk dihukum atau dimarahi sehingga cenderung untuk menyalahkan orang lain. Untuk mengatasi ini, tunjukkan bahwa berbuat kesalahan adalah hal yang wajar, asal tidak mengulang-ulang kesalahan yang sama. Walaupun akan ada resikonya, namun si kecil bisa belajar dari kesalahan ini supaya tidak mengulanginya lagi. Berikan pujian jika anak sudah berani mengakui dan bertanggung jawab atas tindakannya.3. Ajari Anak Memecahkan Masalah
Ketika anak mencoba melimpahkan kesalahannya pada orang lain, ajari anak untuk membedakan apa itu alasan dan penjelasan. Alasan adalah cara seseorang untuk tidak mengakui kesalahan. Ini berbeda dengan penjelasan, yang dimaksudkan untuk membantu orang lain memahami situasi yang sedang dihadapinya. Melimpahkan kesalahan pada orang lain adalah cara polos anak-anak untuk menghindari hukuman atau konsekuensinya. Nah, untuk mengubah pola pikir anak dalam kasus seperti ini, Mama dan Papa harus mengajarkan rasa tanggung jawab.Baca juga: 5 Cara Bangun Harga Diri Pada Anak Sejak Dini
Untuk membantu anak memecahkan masalahnya, tanyakan kembali apa yang ia bisa lakukan. Jika anak mengalami kesalahan, maka beri anak beberapa pilihan. Cara ini merangsang anak untuk membuat beberapa pilihan apabila ia dihadapkan dalam sebuah masalah, memikirkan apa risiko yang akan dihadapi, dan akhirnya bisa mengambil keputusan yang paling tepat.Beberapa Kewajiban Anak Ketika di Rumah
Ketika mengajarkan si kecil tentang tanggung jawab, orang tua harus memberikan contoh yang mudah dimengerti. Mama Papa juga bisa mengajarkan tanggung jawab ketika berada di rumah, cobalah ajarkan beberapa hal yang menjadi kewajibannya.-
Selalu Belajar
-
Merapikan Tempat Tidur
-
Mandi
-
Bersikap Ramah
-
Mengerjakan Tugas Rumah
Baca juga: Membentuk Karakter Disiplin Pada Anak
Membersihkan buku, kotak pensil, penggaris, kertas-kertas yang menumpuk setelah belajar, membantu menghidangkan masakan yang telah disiapkan dan membersihkan meja makan setelah semuanya selesai, mencuci bekas piring sendiri, bahkan anggota keluarga, atau menjaga adik yang masih kecil dan ikut mengajarkannya hal-hal baik. Dengan mengerjakan tugas rumah yang sederhana, kewajiban orang tua akan menjadi lebih ringan.-
Sopan Santun

