Mengenali potensi atau bakat si Kecil memang bisa menjadi tugas yang sulit, Papa dan Mama. Terkadang, potensi anak mungkin tidak sesuai dengan harapan orang tua.
Menurut Ajeng Raviando, psikolog anak dan keluarga, ada berbagai faktor yang bisa digunakan sebagai indikator untuk mengidentifikasi bakat atau potensi anak. Meskipun ada anak yang bakatnya langsung terlihat, namun juga banyak anak yang potensinya tidak terlihat dengan jelas.
Banyak orang tua yang datang kepada psikolog untuk menjalani tes minat dan bakat anak mereka, Papa dan Mama. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua anak, terutama yang masih berusia SD kelas 4 atau 5, bisa langsung diukur minat dan bakatnya dengan tes semacam itu. Ajeng menjelaskan bahwa pada usia tersebut, masih banyak faktor lain yang harus diperhatikan sebelum mengambil kesimpulan mengenai minat dan bakat anak.

ilustrasi anak bermain alat musik (freepik.com)
Contohnya, jika seorang anak memiliki kemampuan yang luar biasa dalam suatu aktivitas seperti renang atau keterampilan khusus lainnya, bukan berarti itu adalah bakat yang spesifik. Ajeng menjelaskan bahwa ada skala perkembangan yang dapat digunakan sebagai acuan untuk mengukur potensi pada usia tertentu. Sebagai contoh, jika pada usia 10 tahun seorang anak memiliki kemampuan yang seharusnya baru dimiliki anak usia 4 tahun, hal ini bisa menjadi tanda bahwa orang tua dapat mengidentifikasi potensi anak tersebut.
Penting untuk Papa dan Mama tahu bahwa jika potensi atau bakat si Kecil belum terlihat dalam satu bidang tertentu, janganlah merasa kecil hati. Jika ternyata potensi anak tidak muncul dalam bidang tersebut, mungkin potensi tersebut ada dalam bidang lain. Jadi, janganlah merasa bahwa anak mengalami keterlambatan atau tidak berkembang, karena setiap orang memiliki waktu yang berbeda-beda dalam menemukan potensinya.
Baca juga: 7 Cara Mendampingi Anak Mengenali Minat dan Bakat, Nikmati Prosesnya!
Hal ini juga berlaku pada orang dewasa. Beberapa dari mereka baru menyadari kemampuan memasak atau keterampilan merangkai bunga setelah mereka dewasa, bahkan ada yang sudah menjadi orang tua. Ajeng menjelaskan bahwa kemungkinan ketika mereka masih kecil, belum banyak melakukan eksplorasi, dan akhirnya potensi serta minatnya baru terlihat saat dewasa.
Terdapat banyak faktor yang bisa mengubah minat si Kecil. Misalnya, saat di SMP ia antusias dengan mata pelajaran IPA, tetapi kemudian ketika tumbuh besar, minatnya justru berpindah ke dunia jurnalistik. Terkadang juga pengaruh teman bisa membuatnya tertarik pada hal-hal tertentu. Oleh karena itu, mengidentifikasi minat dan bakat anak adalah sebuah perjalanan yang memerlukan waktu dan bukanlah hal yang dapat dicapai dengan cepat.
Memang ada beberapa anak yang beruntung dalam menemukan potensi minat dan bakatnya di usia muda, tetapi ada juga banyak anak yang belum menemukan minat dan bakat mereka pada tahap awal. Namun, hal ini bukanlah suatu masalah besar bagi anak yang ingin berkembang dan maju.
Perkembangan era digital yang semakin cepat membawa perubahan dalam berbagai jenis pekerjaan. Sebagai contoh, dulu tidak ada pekerjaan sebagai perencana media sosial. Mungkin dalam waktu 10 tahun ke depan, jenis pekerjaan akan semakin beragam dan mungkin tidak semua pekerjaan tersebut dapat kita prediksi saat ini.
Tidak perlu merasa cemas atau takut, Papa dan Mama. Jika si Kecil belum menunjukkan minat, potensi, atau bakatnya, itu tidak perlu menjadi masalah besar. Kecuali jika minat tersebut seperti olahraga atau musik yang memang perlu diasah sejak usia dini untuk mencapai keterampilan yang baik. Ingatlah bahwa ada banyak peluang yang tersedia untuk potensi-potensi yang dimiliki anak, jadi tidak perlu khawatir.
Untuk mengembangkan bakat dan minat anak, Papa dan Mama dapat mendaftarkan si Kecil ke Kiddo Club by Kiddo.id. Tersedia layanan kelas dan kursus di berbagai bidang sesuai dengan potensi anak.
Tunggu apa lagi? Segera temukan layanan bimbel privat berkualitas secara praktis dan mudah di Kiddo.id. Untuk informasi lebih lanjut, unduh aplikasi Kiddo.id di Gogle Play Store atau kunjungi instagram Kiddo.id di @id.kiddo.
Baca juga: Tertarik Mengasah Minat dan Bakat Anak? Kenali 3 Prosesnya

