7 Langkah Penting untuk Mengatasi Anak yang Kurang Tanggap

Oleh Tanggal 19 Januari 2021

7 Langkah Penting untuk Mengatasi Anak yang Kurang Tanggap
Merupakan hal yang tidak menyenangkan apabila seorang anak memberikan respon acuh atau tidak mendengarkan ketika orang tua sedang memberikan sebuah petunjuk. Jika sedang berada dalam situasi terdesak dan anak menunjukkan sikap kurang tanggapnya, itu bisa sangat membuat orang tua menjadi kewalahan menghadapinya. Penting mengajari anak untuk mendengarkan orang tua ketika pertama kali berbicara. Jika tidak diajarkan, hal tersebut akan menjadi sebuah kebiasaan umum bagi anak untuk terbiasa mengabaikan orang tua mereka ketika tengah berbicara. Berikut ini adalah 7 langkah untuk mengatasi anak yang kurang tanggap.

Hilangkan Gangguan dari Anak

Penting untuk membedakan antara sikap membangkang anak yang dilakukan secara sengaja dengan sikap mereka yang sekadar tidak mendengarkan Mama Papa. Orang tua perlu memerhatikan apa yang menyebabkan anak menjadi kurang tanggap ketika Mama Papa mungkin sedang berbicara pada mereka. Misalnya ketika anak sedang bermain game. Perhatian mereka akan banyak terpusat pada permainan tersebut dan seringkali tidak memedulikan sekitar. Situasi ini mengartikan bahwa gangguan tersebut berasal dari game atau mainan anak. Jika memang bukan waktunya anak untuk bermain, lebih baik untuk menyimpan mainan-mainan tersebut jauh dari jangkauan si kecil sehingga mereka terbiasa untuk dapat membedakan mana waktu bermain. Mama Papa juga bisa memanggil si kecil untuk menghentikan terlebih dahulu permainan mereka dan fokus untuk berbicara dengan Mama Papa. Biasakan untuk melakukan kontak mata ketika sedang berbicara dengan anak dan pastikan bahwa mereka juga memerhatikan Mama Papa ketika tengah berbicara.

Pemberian Instruksi yang Berulang Pada Anak

Pastikan bahwa si kecil memahami apa yang sedang Mama Papa katakan pada mereka. Jangan memberikan instruksi pada anak hanya sekali, tetapi ulangi instruksi tersebut hingga anak benar-benar mengerti apa yang Mama Papa ingin mereka lakukan. Tanyakan pada anak apabila mereka memiliki pertanyaan. Jika si kecil dapat mengulangi kembali instruksi dari Mama Papa, hal tersebut mengartikan bahwa mereka sudah memahami apa yang harus mereka lakukan.

Berikan Satu Peringatan

Setelah Mama Papa memberikan instruksi pada si kecil dan Mama Papa sudah yakin bahwa mereka sudah mengerti instruksi tersebut, tunggulah sekitar lima detik untuk informasi tersebut dapat lebih meresap. Cara yang baik untuk mengurangi konflik dan meningkatkan kepatuhan adalah dengan memberikan pilihan yang terbatas. Ini memberikan anak kesempatan untuk meningkatkan tanggung jawab dan rasa kendali pribadi mereka. Berikan satu peringatan ketika mereka enggan untuk melakukannya. Namun, lakukan cara ini dengan bijak melalui pendekatan yang tepat sesuai dengan karakteristik anak.

Baca juga: 4 Cara Mudah Mengajarkan Sopan Santun Pada Si Kecil

 

Melaksanakan Sesuai Instruksi

Setelah Mama Papa memberi peringatan, berilah anak beberapa detik untuk memahaminya. Jika mereka tidak berusaha untuk melakukan instruksi yangs udah diberikan, lakukan dengan konsekuensi. Jika hak istimewa hilang, pastikan bahwa si kecil memahami bahwa kehilangan tersebut bukanlah sesuatu yang Mama Papa kehendaki untuk dilakukan. Tekankan bajwa mereka dapat membuat pilihan yang berbeda dan mengubah hasil dari konsekuensi yang mereka dapatkan. Pastikan bahwa orang tua dapat menindaklanjuti peringatan yang sudah diberikan karena jika hal tersebut tidak dilakukan, anak tidak akan mendapat efek jera dan cenderung menggampangkan instruksi selanjutnya.

Berikan Penghargaan

Bagi beberapa anak, menerima pujian dan perhatian positif adalah motivasi yang cukup bagi mereka untuk mau mendengarkan dan melatih cepat tanggap mereka. Anak-anak juga membutuhkan insentif yang lebih besar untuk mengikuti arahan. Berikan penghargaan atau pujian pada mereka jika mereka berhasil melakukan instruksi yang sudah diberikan oleh Mama Papa untuk memotivasi anak agar lebih patuh lagi.

Kenali Masalah yang Mendasari Anak Menjadi Kurang Tanggap

Penting untuk menyingkirkan masalah yang mendasari mengapa si kecil menjadi kurang tanggap. Mama Papa juga perlu mengintrospeksi diri karena segala hal yang si kecil lakukan pasti memiliki dasarnya. Anak yang kurang tanggap atau enggan mendengarkan bisa timbul karena berbagai faktor. Mungkinkah si kecil memiliki masalah pendengaran? Periksakan pendengaran anak jika mereka tampaknya kesulitan mendengar atau memahami instruksi Mama Papa. Masalah perkembangan atau gangguan kognitif dapat menyulitkan anak untuk memproses informasi dan mengambil tindakan dalam waktu yang singkat.

Berikan Contoh yang Baik

Terkadang orang tua secara tidak sengaja melatih anak-anak untuk mengabaikan mereka. Berteriak, mengomel, dan membentak cenderung akan membuat anak lebih mudah untuk mengabaikan Mama Papa. Ceramah yang panjang dan terlalu banyak memberi perintah juga dapat menyebabkan anak enggan untuk emndengarkan. Hindari paksaan dan kecaman pada anak apabila ingin membuat mereka menjadi cepat tanggap dan mau mendengarkan apa yang Mama Papa katakan. Pastikan pula untuk selalu memberikan perhatian penuh ketika anak sedang bertanya atau memanggil Mama Papa karena hal tersebut menjadi contoh yang sangat baik agar anak. Ketujuh langkah di atas dapat Mama Papa coba terapkan kepada si kecil apabila mereka seringkali kurang tanggap dan sulit untuk mendengarkan apa yang Mama Papa sedang katakan. Terlepas dari itu semua, berikanlah contoh bagaimana berkomunikasi dengan baik dan sopan agar mereka pun tidak hanya mendapatkannya secara teori, tetapi juga dapat melihat secara nyata bahwa kedua orang tua mereka juga melakukan hal yang sama. Temukan Info&Tips seputar pola asuh anak dan dunia anak hanya di Kiddo.id. Jangan lupa juga untuk mengikutsertakan si kecil ke dalam berbagai aktivitas edukatif yang menarik untuk anak. Selamat mencoba, Keluarga Kiddo! Gambar: Freepik

Yang Ada di Kiddo.id

Marketplace Aktivitas

premium

Konten Premium

milestone

Tes Gratis


Baca Juga