5 Cara Penting untuk Menjaga Kesehatan Mental Anak

Oleh Tanggal 20 Januari 2021

5 Cara Penting untuk Menjaga Kesehatan Mental Anak
Peringati Hari Kesehatan Jiwa sedunia dengan menerapkan beberapa yang baik bagi kesehatan mental anak. Mulai dari mengajarkan si kecil untuk tidak memendam emosi, menjadi contoh yang baik di rumah, lebih memahami tindakan dan perasaan si kecil, sampai menerapkan kebiasaan menulis jurnal harian. Bulan Oktober yang juga dikenal sebagai bulan kesehatan mental, tepatnya setiap tanggal 10 dirayakan sebagai Hari Kesehatan Jiwa sedunia. Ini bisa Mama dan Papa jadikan momentum untuk mempraktikkan upaya-upaya menjaga kesehatan mental. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan dan tidak hanya sebatas dilakukan untuk memperingati Hari Kesehatan Jiwa saja, tetapi sebagai bentuk kasih sayang pada si kecil juga dalam menjaga kesehatan mental anak berikut ini.

Ajarkan Anak untuk Tidak Memendam Emosi

Hal penting pertama yang perlu diajarkan pada si kecil di momentum Hari Kesehatan Jiwa adalah untuk tidak memendam emosi. Saat mendidik dan membesarkan anak, cukup wajar jika Mama dan Papa menerapkan beberapa larangan dan keharusan untuk si kecil. Namun, sama pentingnya juga untuk mendengar pendapat dan perasaan si kecil. Masalahnya, ada beberapa anak yang tumbuh tertutup dan enggan menunjukkan emosi atau perasaan mereka yang sesungguhnya akan sesuatu hal. Menekan emosi seperti itu membutuhkan tenaga dan banyak energi, juga bisa membuat anak depresi. Maka, di Hari Kesehatan Jiwa ini, Mama dan Papa bisa mencoba memperbanyak komunikasi dengan si kecil, dan memberi dukungan serta apresiasi. Tekankan pada si kecil kalau ia bisa lebih terbuka mengekspresikan dirinya kepada Mama dan Papa.

Jadi Contoh yang Baik

Anak-anak tumbuh dengan memperhatikan interaksi serta perilaku Mama dan Papa di rumah. Ini sebabnya Mama dan Papa harus menjadi contoh yang baik bagi si kecil. Dengan kata lain, di momentum Hari Kesehatan Jiwa ini, tidak hanya si kecil yang perlu dijaga kondisi jiwa atau mentalnya, tetapi Mama dan Papa juga perlu menjaga kesehatan jiwa diri sendiri. Karena saat kondisi jiwa serta mental Mama dan Papa terjaga, akan tercermin pula dari perilaku, cara berinteraksi, berkomunikasi dengan keluarga juga dengan orang lain. Nilai-nilai perilaku yang dilakukan akan ditiru oleh si kecil. Termasuk juga kebiasaan kebiasaan baik yang Mama dan Papa lakukan sehari-hari. Jadi, benar halnya kalau cara kita menyayangi orang lain, bisa dimulai dengan cara kita menyayangi diri sendiri. Si kecil jadi bisa belajar menghargai kemampuan sendiri, tidak minder, sekaligus bisa menerima kekurangan dan perbedaan orang-orang yang ada di sekelilingnya. Ini akan berdampak positif untuk perkembangan jiwa si kecil juga.

Baca juga: 7 Cara Penting Membantu Anak dalam Menghadapi Bullying

 

Hindari Pertanyaan Generik

Pertanyaan generik yang ditanyakan dokter kepada pasien yang sedang memeriksakan diri, seperti “sakit apa?”, “pusing atau tidak?”, dan seterusnya. Pertanyaan yang menanyakan secara langsung kondisi seseorang. Jenis pertanyaan seperti ini jelas tidak cocok ditanyakan pada seorang anak kecil karena mereka juga belum paham dan bukan tidak mungkin justru akan semakin merasa bingung. Hal yang bisa Mama dan Papa lakukan adalah menaruh perhatian ekstra pada si kecil. Tujuannya untuk dapat mengerti dan memahami tindakan atau respon si kecil tanpa harus melontarkan pertanyaan-pertanyaan seperti ini. Jika Mama dan Papa ingin bertanya tentang kondisi si kecil, bisa memakai pertanyaan-pertanyaan yang lebih terbuka yang lebih mudah dijawab. Contohnya seperti, “sedang apa, nak?”, “ada cerita apa hari ini?”, dan sejenisnya. Pertanyaan- pertanyaan di luar topik seperti menanyakan mainannya, teman sekolahnya, atau tontonan kesukaannya juga bisa Mama dan Papa jadikan sebagai pertanyaan pancingan untuk memulai percakapan.

Ajarkan Pentingnya Mindfulness

Hal lainnya yang juga bisa dilakukan untuk memperingati Hari Kesehatan Jiwa adalah dengan mengajarkan anak hal-hal baru terkait kiat menjaga kesehatan jiwa. Salah satunya dengan mengajarkan pentingnya mindfulness. Mindfulness ini di mana si kecil diajarkan untuk bermeditasi atau menikmati waktu sendiri (me time). Ini bisa jadi akan sulit awalnya, apalagi jika si kecil termasuk anak yang suka bermain dan berkumpul bersama teman-temannya. Mama dan Papa bisa memulai mengajarkan si kecil dengan meminta si kecil menyediakan waktunya untuk berdoa sendiri. Si kecil juga bisa ikut serta dalam kelas mindfulness online yang tersedia di Kiddo.id! Karena dibimbing oleh instruktur berpengalaman, maka akan semakin memudahkan si kecil dalam mengendalikan emosi serta menenangkan dirinya.

Latih Anak untuk Menulis Jurnal

Cara lainnya untuk memperingati Hari Kesehatan Jiwa ini bisa Keluarga Kiddo lakukan dengan melatih si kecil untuk menulis jurnal atau buku harian. Ini adalah cara berkomunikasi lainnya yang bisa diterapkan oleh si kecil agar emosinya tidak terpendam dan dapat diekspresikan dengan cara yang lain. Tujuannya agar si kecil mengingat kejadian atau mengekspresikan perasaannya pada hari itu. 5 cara menjaga kesehatan mental anak dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa di atas dapat Mama Papa coba terapkan pada si kecil. Kesehatan jiwa adalah sangat penting, apalagi bagi masa-masa usia anak yang masih kecil demi tumbuh kembang mereka. Temukan berbagai aktivitas edukatif dan pilihan kelas online yang dapat Mama Papa berikan untuk si kecil dalam mengembangkan kemampuan serta menjaga kesehatan mental mereka hanya di Kiddo.id. Selamat mencoba, Keluarga Kiddo! Gambar: Freepik

Yang Ada di Kiddo.id

Marketplace Aktivitas

premium

Konten Premium

milestone

Tes Gratis


Baca Juga