5 Cara Mendorong Kreativitas Anak

Oleh Tanggal 28 Juli 2020

5 Cara Mendorong Kreativitas Anak
Seringkali tujuan utama dalam mendidik anak adalah untuk mengajarkan keterampilan kognitif. Keterampilan kognitif seperti pengenalan bentuk dan warna, keterampilan membaca, dan kemampuan menghitung dasar. Namun, seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan pola hidup global, berpikir kreatif merupakan salah satu soft skill yang penting untuk dimiliki, lho! Melihat kondisi saat ini, kreativitas merupakan salah satu skill yang menjadi pertimbangan utama ketika seorang individu melamar kerja. Hal ini dikarenakan tingkat kompetitif yang semakin tinggi sehingga diperlukan ide-ide baru yang segar dan out-of-the-box untuk mencapai tujuan. Apabila Mama Papa melihat dalam jangka waktu panjang, pola pikir kreatif tentu menjadi perbekalan penting untuk masa depan anak. Kreativitas meningkatkan keinginan si kecil untuk belajar dan mendukung perkembangan intelektualnya. Kreativitas juga menjadikan si kecil memiliki pemikiran yang berbeda, mendorong ia untuk terus menghasilkan ide-ide baru. Ketika mama dan papa terbiasa untuk mengajarkan si kecil berpikir kreatif, mereka akan mampu mengembangkan keterampilan berpikir yang lebih kompleks. Kemampuan berpikir kreatif sebaiknya dibentuk sejak usia dini, karena perkembangan otak pada usia dini dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak di masa depan. Yuk, mari kita simak bagaimana cara mendorong kreativitas si kecil.

Buat penasaran!

Anak-anak dilahirkan dengan rasa ingin tahu yang lebih banyak tentang segala hal. Oleh karena itu, mama dan papa dapat memberikan topik yang menarik untuk mendorong keingintahuan mereka menjadi percakapan yang edukatif. Buatlah si kecil penasaran dan gemar bertanya lebih banyak. Ajukan pertanyaan seperti mengapa langit berwarna biru? Kemanakah sungai mengalir? atau mengapa benda selalu jatuh kebawah? Menjelaskan hal-hal seperti itu kepada mereka akan membantu mereka menjadi penasaran dan menyadari bahwa masih banyak hal bisa dieksplor di dunia ini. Hal ini meningkatkan keterampilan imajinatif mereka dan menanamkan kemampuan memecahkan masalah.

Imajinasi

Mayoritas anak tumbuh dengan daya imajinasi yang tinggi, namun mengupayakan daya imajinasi anak juga bisa dilakukan lho! Kemampuan anak untuk berimajinasi memicunya untuk menjadi seorang pemikir yang kreatif. Anak yang memiliki daya imajinasi yang tinggi cenderung mampu berfikir one step ahead dibandingkan dengan yang lain. Salah satu cara untuk mendorong daya imajinasi si kecil adalah dengan melakukan permainan “bayangkan!”. Mama dan papa dapat ikut serta dalam percakapan si kecil dengan mengajukan pertanyaan seperti “Bayangkan kamu punya sayap, kamu akan pergi ke negara mana saja?”, “Kalau kamu jadi hewan, kamu ingin menjadi hewan apa?”, atau “Superpower apa yang ingin kamu miliki?”. Membayangkan hal-hal tersebut mengharuskan mereka untuk mengambil informasi dari memori, membandingkan ide-ide, dan membuat jawaban yang kreatif sesuai dengan minat mereka

Tanyakan solusi!

Ketika si kecil berhadapan dengan sebuah tantangan atau permasalahan, hindari memberikan arahan langsung yang terkesan mendikte. Baiknya, Mama Papa dapat menanyakan pendapat si kecil mengenai tantangan tersebut dan bagaimana menurut si kecil agar kita dapat melewatinya. Hal ini akan memicu otak si kecil untuk mencari cara dan jalan keluar dari masalahnya, ketimbang meminta jalan pintas dari Mama Papa. Mama Papa juga perlu memberikan pemahaman kepada anak bahwa ada banyak cara untuk menyelesaikan masalah dan juga terdapat berbagai perspektif untuk melihat permasalahan, sehingga sudut pandang anak tidak sempit dan terlalu terpaku pada masalah.

Bermain dengan seni!

Tingkat kreativitas dapat dipicu dengan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan seni. Seperti mendengarkan musik klasik, menggambar, membentuk tanah liat, menghias kue, bernyanyi, dan masih banyak lagi! Kegiatan tersebut mendorong anak untuk menggunakan pikiran kreatifnya agar dapat menciptakan karya yang menakjubkan. Pada kegiatan ini, Mama Papa dapat memberikan apresiasi yang tulus pada setiap hasil karya seni si kecil. Apresiasi dapat semakin meningkat ketika anak menghasilkan karya yang semakin unik, seperti menggunakan campuran warna atau menggunakan alat lain saat berkreasi. Apresiasi tersebut dapat memberikan kegembiraan dan motivasi untuk terus berkarya

Beri Waktu & Ruang Bebas!

Hal yang perlu diingat oleh Mama Papa, meskipun membangun keterampilan secara metodis itu penting, tetapi kreativitas cenderung muncul ketika individu tidak merasa terlalu terkekang dan terawasi. Penting untuk memberi anak-anak cukup ruang untuk mengeksplorasi imajinasi mereka dengan bebas. Biarkan mereka menghabiskan beberapa jam di rumah tanpa kegiatan yang dijadwalkan sehingga anak bisa saja berkeliaran dan menjalankan imajinasi mereka dengan liar Gambar: Freepik

Yang Ada di Kiddo.id

Marketplace Aktivitas

premium

Konten Premium

milestone

Tes Gratis


Baca Juga