4 Tahapan Perkembangan Intelektual Pada Anak

Oleh Tanggal 6 Juli 2021

4 Tahapan Perkembangan Intelektual Pada Anak
Seiring dengan berjalannya waktu, si kecil tentu terus berkembang dan menguasai keterampilan baru. Sebagai orang tua, Mama Papa tentu penasaran tentang bagaimana kehidupan anak-anak berubah dan bagaimana aspek psikologinya. Psikologi anak adalah bidang yang luas, mencakup bagaimana orang berubah saat mereka tumbuh dari lahir hingga remaja. Dalam ilmu psikologi, Psikolog anak terus berupaya memahami setiap aspek perkembangan anak, termasuk perkembangan intelektualnya. Perkembangan intelektual menjelaskan bagaimana anak-anak belajar, berpikir, berinteraksi, dan merespons secara emosional terhadap orang-orang di sekitar mereka. Cara mereka berteman, memahami emosi, temperamen, dan mengembangkan keterampilan mereka sendiri. Maka dari itu, para ahli mencoba menyusun “milestone” atau tahapan umum perkembangan intelektual pada anak. Tahapan umum ini mencerminkan kemampuan, seperti berjalan dan berbicara, yang dicapai oleh kebanyakan anak di usia yang sama. Namun, pada tahapan ini tidak menutup kemungkinan bahwa faktor individu, sosial dan budaya dapat mempengaruhi cara anak berkembang. Kiddo.id menawarkan fitur Milestone Tracker untuk mengetahui potensi terbaik anak dan memantau perkembangannya. Melalui tes potensi pada fitur ini, Mama Papa bisa mengetahui kecenderungan potensi yang di miliki si kecil sehingga dapat terasah secara maksimal. Mama dan Papa bisa berkunjung langsung ke laman Kiddo.id atau mengunduh aplikasinya di Google Play Store secara gratis.

Tokoh  Perkembangan Psikologi

Psikolog dari Swiss bernama Jean Piaget (1896–1980) tertarik untuk mengamati metode baru untuk menguji kecerdasan anak-anak. Piaget memperhatikan bahwa anak-anak pada usia yang sama sering melakukan kesalahan yang sama secara konsisten. Ini membuatnya berpikir bahwa anak-anak mungkin berpikir tentang dunia dengan cara yang jauh berbeda dari orang dewasa. Jean Piaget pada akhirnya mampu mengembangkan teori pengembangan anak dalam tahap-tahap yang berbeda. Tahapan ini sebagai hasil dari pengamatan tentang bagaimana anak berinteraksi dengan benda-benda di dunia, yang memperlihatkan kemampuan tumbuh mereka

4 Tahapan Perkembangan Menurut Jean Piaget

Tahapan perkembangan Piaget menggambarkan tahapan perkembangan intelektual normal, dari masa kanak-kanak hingga dewasa. Hal ini termasuk pemikiran, penilaian, dan pengetahuan. Empat tahap perkembangan intelektual (atau kognitif) Piaget adalah:
  • Sensorimotor: Kelahiran sampai usia 18-24 bulan
  • Preoperational: Balita (18-24 bulan)  anak usia dini (usia 7)
  • Concrete operational: Usia 7 hingga 12 tahun
  • Formal operational: Masa remaja sampai dewasa

Tahap Sensorimotor

Selama tahap awal, bayi hanya menyadari apa yang ada di depan mereka. Mereka fokus pada apa yang mereka lihat, apa yang mereka lakukan, dan interaksi fisik dengan lingkungan terdekat mereka.Karena mereka belum tahu bagaimana hal-hal bereaksi, mereka terus-menerus bereksperimen dengan kegiatan-kegiatan seperti mengguncang atau melempar barang-barang, memasukkan barang ke mulut mereka Antara usia 7 dan 9 bulan, bayi mulai menyadari bahwa suatu objek ada walaupun tidak dapat dilihat lagi. Tahapan ini adalah tanda bahwa memori berkembang. Setelah bayi mulai merangkak, berdiri, dan berjalan, peningkatan mobilitas fisik mereka menyebabkan peningkatan perkembangan kognitif. Menjelang akhir tahap sensorimotor (18-24 bulan), bayi mencapai tahapan penting lainnya, yaitu perkembangan bahasa. Hal ini menandakan bahwa mereka sedang mengembangkan beberapa kemampuan simbolis.

Tahap Praoperasional

Selama tahap ini (balita hingga usia 7), anak-anak kecil dapat memikirkan hal-hal secara simbolis. Penggunaan bahasa mereka menjadi lebih dewasa. Mereka juga mengembangkan ingatan dan imajinasi, yang memungkinkan mereka untuk memahami perbedaan antara masa lalu dan masa depan, dan terlibat dalam khayalan.

Baca juga: Perkembangan anak 14 Bulan: Semakin Banyak Berceloteh

  Tetapi pemikiran mereka didasarkan pada intuisi dan masih belum sepenuhnya logis. Mereka belum dapat memahami konsep yang lebih kompleks seperti sebab dan akibat, waktu, dan perbandingan. 

Tahapan Concrete Operational

Pada saat ini, anak-anak usia sekolah dasar dan pra-remaja usia 7 hingga 11 mulai menunjukkan kemampuan berpikir logis dan konkrit. Pemikiran anak-anak mulai mampu memahami perspektif orang lain dan mereka semakin sadar akan peristiwa-peristiwa yang terjadi di kehidupan mereka. Mereka mulai menyadari bahwa pikiran dan perasaan seseorang adalah unik. Selama tahap ini, sebagian besar anak masih tidak dapat berpikir secara abstrak atau hipotesis.

Tahapan Formal Operational

Remaja yang mencapai tahap keempat perkembangan intelektual ini, biasanya berusia 11 tahun keatas. Mereka mampu secara logis menggunakan simbol yang terkait dengan konsep abstrak, seperti perhitungan aljabar dan sains. Remaja dapat memikirkan banyak variabel secara sistematis, merumuskan hipotesis, dan mempertimbangkan kemungkinan. Mereka juga dapat merenungkan hubungan dan konsep yang tidak terlihat seperti keadilan, toleransi, dan lain lain. Sekarang, Mama Papa memiliki pengetahuan baru mengenai perkembangan intelektual pada anak. Mama Papa juga bisa memantau tumbuh kembang si kecil secara maksimal melalui fitur Milestone Tracker by Kiddo.idKetahui informasi atau tips parenting lainnya yang dapat membantu Mama Papa untuk mendidik si kecil di laman Parenting Kiddo.id    Sumber: WebMD Gambar: Jerry Wang on Unsplash  

Yang Ada di Kiddo.id

Marketplace Aktivitas

premium

Konten Premium

milestone

Tes Gratis


Baca Juga