4 Langkah Mengajarkan Anak Arti Persahabatan Sejak Dini
Oleh Immanuela Harlita Josephine Tanggal 19 Januari 2021
Mengajarkan anak tentang arti dan nilai dari sebuah persahabatan sangatlah baik bagi tumbuh kembang mereka. Sebelum menginjak usia sekolah, tak ada salahnya apabila Mama Papa mengajarkan kepada mereka arti dari persahabatan itu sendiri. Pada usia 2-3 tahun, anak-anak sebenarnya sudah mulai tertarik untuk bergaul dengan dengan sebaya. Peran Mama Papa penting disini dalam membimbing mereka agar dapat menjadi pribadi yang baik dalam pergaulan.
Mengajarkan anak tentang persahabatan sejak dini juga akan berpengaruh pada kehidupan sosial serta kemampuan mereka dalam memecahkan konflik di masa depan. Agar proses mencari teman si kecil berjalan lancar, intip 4 langkah mengajarkan anak tentang arti persahabatan sedari dini berikut ini!
Buat Anak Nyaman dengan Dirinya Sendiri Terlebih Dahulu
Sebelum mengajarkan anak berteman, sebaiknya Mama dan Papa membuat mereka nyaman dengan dirinya sendiri dulu. Bagaimana caranya? Ajarkan si kecil untuk tahu siapa diri mereka, apa yang mereka sukai dan tidak sukai, juga kelebihan dan kekurangan mereka. Dengan begini, mereka tahu bagaimana berperilaku di depan orang lain secara semestinya.Memiliki rasa nyaman pada diri sendiri juga dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka. Dengan rasa percaya diri inilah mereka tak segan untuk berkenalan bahkan berteman dengan anak-anak sebayanya. Mereka juga punya kemampuan untuk memilih teman mana yang sesuai dengan karakter mereka.
Ajak Anak untuk Mengikuti Beragam Aktivitas Kelompok
Mengajarkan anak berteman bisa dimulai dengan mengikuti beragam aktivitas kelompok. Misalnya, Mama dan Papa bisa mendaftarkan mereka ke kelompok bermain. Di sana, pasti mereka bisa melakukan aneka aktivitas kelompok bersama dengan teman-teman sebayanya seperti menggambar, bermain dan belajar bersama.Orang tua juga bisa mengajak teman-teman lain yang juga memiliki anak untuk play date. Jangan lupa sediakan aneka permainan seru yang bisa dinikmati oleh si kecil dan teman-temannya. Tak hanya belajar berteman, dengan melakukan aktivitas kelompok, mereka juga belajar untuk bekerja sama, mengetahui apa peran mereka di dalam kelompok, hingga mengasah kemampuan mereka untuk memecahkan konflik. Selain itu, orang tua juga bisa menambah koneksi untuk saling bertukar informasi seputar parenting.
Anak-anak lahir dengan karakteristik yang berbeda-beda. Ada anak yang outgoing dan mudah berteman dengan orang-orang yang baru mereka temui. Ada juga anak yang pemalu, sehingga hanya nyaman dengan orang-orang yang dikenalnya dan sulit untuk bersosialisasi dengan orang baru. Karena itu, sebelum mengajarkan anak berteman, tugas orang tua adalah mengenal karakteristik si kecil dulu. Jika memang mereka memiliki kesulitan berkenalan dengan teman-teman sebayanya, jangan dipaksakan. Jangan pula membandingkan anak pemalu dengan anak yang mudah bergaul. Bukannya membuat mereka terpacu untuk berteman dengan orang baru, hal ini malah membuat sakit hati dan akhirnya semakin menutup diri dari teman atau lingkungan baru.
Bagikan Pengalaman Persahabatan Mama dan Papa
Anak-anak seperti mesin fotocopy orang tuanya. Mereka akan mengikuti perilaku orang tua, mulai dari hal kecil hingga hal-hal yang besar. Untuk itu, Mama dan Papa bisa mengajarkan anak berteman dengan membagikan pengalaman pertemanan Anda sendiri. Dimulai dari bagaimana dulu orang tua pertama kali berkenalan hingga berteman dengan teman-teman di masa kecil.Mama dan Papa juga memberikan tips dan trik agar si kecil bisa berteman dengan siapa saja. Ingatkan mereka untuk selalu berperilaku baik dengan siapa saja. Jangan lupa untuk mengajarkan bagaimana cara memecahkan konflik. Misalnya dengan meminta maaf ketika mereka berbuat salah atau menjadi penengah saat teman-teman lainnya terjebak konflik. Pastikan Mama dan Papa menyiapkan anak yang baik dan bisa diterima di lingkungan mana saja.Memang, mengajarkan anak berteman bukanlah perkara mudah. Apalagi setiap anak memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga pendekatan orang tua ke mereka pun tidak bisa disamakan. Itu sebabnya meski sulit, jangan pernah memaksakan kehendak Mama dan Papa agar mereka mau berteman dengan orang baru. Bukannya membuahkan hasil, pemaksaan ini justru meninggalkan trauma yang juga akan berpengaruh pada masa depannya.Jika Mama dan Papa bingung tentang bagaimana mengajarkan anak berteman yang baik dan mudah diterima olehnya, intip aneka Info&Tips dari Kiddo. Selain ada tips mengajarkan anak berteman, ada juga tips seputar parenting yang bisa bermanfaat bagi Mama dan Papa. Ada pula informasi aneka aktivitas seru yang bisa dilakukan oleh si kecil bersama orang tua dan teman-teman sebayanya.
Gambar: Freepik