Sebagai orang tua, Mama Papa tentu memiliki tanggung jawab untuk mendukung anak mengembangkan kecerdasannya.Namun, jangan sampai Mama Papa hanya berfokus pada kecerdasan akademis saja. Kecerdasan emosional juga tidak kalah penting, lho. Kecerdasan emosi diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk mengekspresikan dan mengelola perasaan dengan tepat sambil menghormati perasaan orang lain. Ini adalah keterampilan yang dapat dipelajari anak-anak pada usia berapa pun.penelitian telah menemukan bahwa kecerdasan emosional memberikan berbagai manfaat bagi anak. Beberapa diantaranya adalah:
Anak dengan kecerdasan emosional yang tinggi cenderung memiliki nilai yang lebih tinggi
membantu anak-anak mengelola konflik dan membangun persahabatan
Meningkatkan kesehatan mental.
Maka dari itu, Yuk mulai perhatikan kecerdasan emosional anak dan bagaimana cara mengasahnya!
Saat anak kesal, mungkin Mama Papa tergoda untuk membuat anak segera membuang rasa kesalnya. Tetapi hal tersebut tidak dianjurkan. Pendekatan yang lebih baik adalah dengan menerima perasaan mereka dan menunjukkan empati. Bahkan ketika Mama Papa tidak mengerti mengapa anak merasa kesal. Jika si kecil menangis karena Mama Papa melarang mereka pergi ke taman, katakan sesuatu seperti, “ Mama mengerti, Mama juga kesal ketika tidak diizinkan ke taman, tapi sekarang sedang hujan. Nanti kamu sakit " Ketika anak melihat bahwa Mama Papa memahami perasaan mereka, mereka tidak akan merasa terlalu terdorong untuk menunjukkan perasaan melalui perilakunya.
2. Berikan Label Pada Setiap Emosi
Anak-anak perlu mengenali perasaan mereka. Mama Papa dapat membantu anak dengan memberi nama pada emosinya. Bantu mereka memahami apa yang terjadi, apakah emosi ini dinamakan kecewa, marah, takut, atau kesepian.
3. Berikan Contoh Cara yang Tepat untuk Mengekspresikan Perasaan
Anak-anak perlu tahu bagaimana mengekspresikan emosi mereka dengan cara yang pantas. Hal ini dibangun dari mencontoh bagaimana cara Mama Papa mengekspresikan emosi. Apabila Mama Papa terbiasa berteriak ketika marah, maka si kecil akan menganggap bahwa berteriak adalah cara untuk mengekspresikan amarah. Anak-anak merupakan pengamat dan peniru yang baik, maka dari itu usahakan agar dapat memberikan contoh yang baik dalam mengekspresikan emosi
4. Tingkatkan Kemampuan Problem Solving
Salah satu bagian penting dari membangun kecerdasan emosional adalah belajar bagaimana memecahkan masalah. Setelah anak sudah mengetahui label atau nama perasaan yang sedang dirasakan, sekarang saatnya mencari cara untuk memperbaiki masalah Tiap kali anak mendapatkan masalah, Bantu mereka mengidentifikasi setidaknya lima hal yang dapat dilakukan untuk memecahkan masalah. Solusi tidak harus berupa ide yang bagus, setidaknya anak selalu memiliki banyak pilihanKini, Mama Papa sudah mengetahui bagaimana caranya membantu anak meningkatkan kecerdasan emosinya. Selain itu, Mama Papa dapat mengetahui informasi dan ide aktivitas lainnya yang dapat membantu Mama Papa untuk mendidik si kecil di laman Info dan Tips Kiddo.idGambar: Unsplash