Parenting

5 Cara Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Anak di Masa Pandemi

Oleh Immanuela Harlita Josephine   |   

Menjaga daya tahan tubuh anak di masa pandemi ini sangatlah penting. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk tetap menjaga imunitas tubuh. Daya tahan tubuh dapat diartikan sebagai sebuah mekanisme pertahanan tubuh dalam melawan berbagai sumber penyakit, salah satunya virus Corona yang sedang merajalela saat ini. Ketika tubuh sehat berarti sistem kekebalan dalam tubuh dapat bekerja secara optimal. Namun, ada kalanya sistem kekebalan tubuh itu akan kalah dari serangan virus, bakteri, maupun penyakit lainnya. Berikut ini adalah lima cara yang dapat ditempuh Mama Papa untuk tetap menjaga daya tahan tubuh si kecil, khususnya dalam rentan waktu masa pandemi ini.

Penuhi Kebutuhan Susu Anak

Susu merupakan minuman yang baik dikonsumsi oleh tubuh, salah satu manfaatnya adalah untuk menangkal berbagai penyakit. Kebutuhan susu bagi anak, terutama bayi sangatlah penting. Susu yang dikonsumi oleh bayi masih berasal dari ASI. ASI merupakan asupan utama bayi yang baik sebagai antibodi pelindung tubuh. ASI berperan menangkal berbagai penyakit seperti alergi, diare, pneumonia, saluran infeksi kemih, meningitis, infeksi telinga hingga sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

Bagi si kecil yang sudah tidak lagi mengonsumsi ASI, mereka harus tetap mengonsumsi susu. Susu juga memberikan energi dan penunjang tumbuh kembang si kecil. Mengonsumsi susu bagi anak sebaiknya dilakukan sehari, paling tidak sebanyak satu kali setiap pagi. Mama Papa dapat memberikan berbagai varian rasa lainnya yang sesuai dengan selera si kecil. Melalui minum susu, si kecil akan mendapatkan tambahan nutrisi yang terkandung di dalamnya yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh mereka.

Perbanyak Asupan Sayur dan Buah

Kacang hijau, stroberi, wortel, jerus merupakan beberapa contoh buah dan sayur yang mengandung fitonutrien yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak. Fitonutrien mampu meningkatkan produksi sel darah putih sehingga mampu melawan infeksi dan virus dalam tubuh.

Sejumlah penelitian mengemukakan bahwa dengan mengonsumsi makanan yang banyak mengantung fitronutrien dapat melindungi anak bahkan dari berbagai penyakit kronis seperti kanker dan jantung. Mama Papa juga bisa memberikan si kecil sayur-sayuran hijau, seperti brokoli, bayam, dan kangkung yang banyak mengandung vitamin B. Kandungan dalam sayuran hijau ini mampu mendetoksifikasi tubuh dari polusi atau paparan kimia lainnya. Apabila si kecil susah makan sayur dan buah, Mama Papa bisa mengkreasikannya dengan membuat nugget sehat, smoothies, dan olahan lainnya agar rasa sayur dan buah tidak terlalu terasa di lidah.

Baca juga: Jangan Panik! Ini Tips untuk Jaga Keluarga dari Virus Corona

 

Jangan Lewatkan Jadwal Imunisasi

Imuniasasi anak merupakan syarat penting yang harus orang tua lakukan untuk menjaga ketahanan dan kesehatan tubuh anak. Imunisasi mulai dilakukan sejak usia bayi hingga anak-anak dengan tujuan untuk mencegah campak, cacar air, gondong, maupun virus dan infeksi lainnya. Imunisasi merupakan salah satu cara yang harus ditempuh orang tua dalam menjaga daya tahan tubuh anak. Bagi si kecil yang memiliki riwayat penyakit asma dan gejala pernapasan lainnya, pastikan bahwa Mama Papa juga memberikan vaksin flu setiap tahun, terkhusus dalam masa-masa pandemi seperti saat ini yang salah satu gejalanya ditimbulkan melalui penyakit flu dan demam.

Terapkan Gerakan 3M Pada Anak

Gerakan 3M adalah langkah yang ditempuh oleh pemerintah untuk menertibkan dan mengamankan masyarakat dalam memerangi virus Corona. Gerakan ini terdiri dari mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak dengan orang lain. Kebiasaan ini masih banyak disepelekan untuk tidak dilakukan. Meski hanya di rumah saja, gerakan 3M ini penting untuk tetap diterapkan pada anak.

Tidak harus sepanjang hari menggunakan masker saat di dalam rumah, tetapi selalu ingatkan dan berikan contoh pada si kecil setiap kali hendak bepergian ke luar rumah untuk memakai masker. Mencuci tangan secara berkala sepanjang hari penting untuk terus dilakukan karena anak-anak cenderung banyak bermain dan melakukan aktivitas.

Tetapkan Waktu Tidur dan Istirahat Secara Optimal

Waktu tidur dan istirahat secara optimal dapat membantu si kecil menjaga daya tahan tubuh tetap prima. Kualitas tidur yang baik dapat menjaga sistem kekebalan tubuh pada anak. Anak dengan kurang tidur cenderung lebih rentan terhadap penyakit.

Tidak hanya waktu tidur malam hari yang harus tepat waktu, anak-anak masih membutuhkan waktu tidur siang juga. Mereka membutuhkan 10-13 jam untuk tidur setiap hari, sedangkan bayi membutuhkan waktu tidur hingga 16 jam per hari. Anak dengan cukup tidur akan membantu mengoptimalkan kemampuan tubuh mereka untuk menghasilkan protein yang disebut dengan sitokin. Sitokin merupakan protein yang membantu tubuh dalam melawan infeksi dan mengurangi peradangan.

Lima cara di atas penting untuk Mama Papa lakukan demi menjaga daya tahan tubuh si kecil tetap baik dan optimal. Masa-masa pandemi seperti sekarang ini menjadi masa yang penuh dengan ketidakpastian. Karena itulah, penting untuk semakin aware dalam menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh agar virus Corona tidak mudah menjangkit tubuh. Mama Papa dapat menemukan Info&Tips seputar kesehatan anak lainnya hanya di Kiddo.id. Ada banyak Aktivitas menarik juga yang dapat si kecil lakukan dari rumah. Stay safe and stay healthy, Keluarga Kiddo!

Gambar: Freepik

Seberapa suka dengan artikel ini?