Parenting

5 Hal Yang Harus Dilakukan Ketika Si Kecil Mengaku Berbohong

Oleh Naziha Adzkiya   |   

Mama Papa tentu berharap bahwa si kecil akan selalu berkata jujur. Namun, kenyataannya adalah berbohong merupakan sesuatu yang dilakukan sebagian besar anak pada satu momen dalam hidupnya. Orang tua harus ingat bahwa berbohong adalah bagian alami dari perkembangan anak dan bahwa dalam kebanyakan kasus, anak-anak mengalami perilaku ini.

Baca juga: Menghadapi Anak Yang Sering Berbohong

 

Mengapa Anak Berbohong?

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak berusia 4 tahun sangat mampu berbohong untuk menghindari masalah atau mendapatkan sesuatu yang diinginkannya. Beberapa penyebab umum berbohong pada anak usia terdiri dari:

  • Sedang bermain imajinatif angan-angan
  • Takut akan hukuman
  • Keinginan untuk berbohong ke teman sekelas untuk meningkatkan status dan mengesankan mereka
  • Untuk menghindari sesuatu yang tidak ingin mereka lakukan (seperti membersihkan mainan)
  • Keinginan untuk tidak mengecewakan orang tua ketika harapan Mama Papa terlalu tinggi
  • Ketidakbahagiaan dengan sesuatu dalam hidup mereka
  • Upaya mendapatkan perhatian

 

Yang Harus Dilakukan Ketika Anak Berbohong

  • Jadilah tempatnya merasa aman

Jangan membuat anak-anak merasa seperti mereka tidak bisa datang kepada Mama Papa dan berkata sejujurnya. Jika si kecil khawatir Mama Papa akan marah, ia mungkin mencoba untuk menghindari mengatakan yang sebenarnya kepada Mama Papa dengan cara apa pun. Yang penting adalah membantu anak merasa aman, dimengerti, dan didukung. Hal ini akan membuatnya  merasa bisa berbicara dengan Mama Papa tanpa kehilangan kasih sayang dan cinta. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa ketika Anda mengancam anak-anak dengan hukuman karena berbohong, mereka cenderung tidak mengatakan yang sebenarnya.

  • Jangan sebut ia pembohong

Jangan menyebut si kecil pembohong. Label tersebut  tidak hanya menyakitkan, tetapi juga dapat memiliki dampak jangka panjang tentang bagaimana seorang anak memandang dirinya sendiri. Jika dia disebut pembohong, dia mungkin percaya bahwa dirinya adalah pembohong dan bertindak sesuai dengan itu.

  • Beri tahu si kecil harapan Mama Papa

Beri tahu si kecil bahwa berbohong adalah sesuatu yang tidak Mama Papa inginkan dalam rumah tangga. Biarkan dia tahu bahwa mengatakan yang sebenarnya sama pentingnya dengan perilaku baik lainnya yang Mama Papa harapkan darinya. 

  • Berikan konsekuensi, bukan hukuman

Alih-alih memberikannya hukuman, berikanlah konsekuensi dari berbohong. Apa bedanya? Hukuman berasal dari kemarahan sedangkan konsekuensinya difokuskan untuk memperbaiki perilaku yang salah. Misalnya, jika si kecil berbohong tentang melakukan pekerjaannya, diskusikan dengan dia untuk menghadapi kebohongannya, minta ia  bekerja dan melakukan tugas yang sesuai untuk menebus kesalahannya

  • Ketahui penyebab utama kebohongan

Apakah si kecil hanya menceritakan dongeng sebagai bagian dari permainan fantasi? Apakah dia sengaja mencoba menyesatkan orang lain karena dia tidak ingin dihukum? Jika anak hanya menggunakan imajinasinya, bantu dia membedakan antara fakta dan fiksi tanpa mengecilkan kreativitasnya. Apabila ia berbohong karena tidak ingin dihukum, yakinkan bahwa dia tidak akan mendapat masalah jika memberitahu apa yang sebenarnya terjadi. Jelaskan bahwa mengatakan yang sebenarnya selalu membantu membuat segalanya menjadi lebih baik.

Diharapkan tips ini berguna ketika Mama Papa dengan mengalami situasi yang sama. Selain itu, Mama Papa dapat mengetahui informasi dan ide aktivitas lainnya yang dapat membantu Mama Papa untuk mendidik si kecil di laman Info dan Tips Kiddo.id 

 

Gambar: Freepik

Seberapa suka dengan artikel ini?