Aktivitas Anak

4 Langkah Mudah Mengajarkan Anak Berenang Sejak Dini

Oleh Kiddo.id   |   

Bagi anak-anak, berenang mungkin sama menyenangkannya dengan main air.Namun, lebih dari itu, olahraga satu ini sebetulnya punya manfaat yang baik untuk kesehatan anak. Jika anak berenang secara rutin, maka kesehatan jantung dan paru-parunya akan meningkat. Tidak hanya itu, berenang juga bisa membantu meningkatkan postur tubuh, keseimbangan, stamina, hingga fleksibilitas anak.

Tentunya anak harus melalui proses belajar terlebih dulu agar bisa berenang dengan benar. Nah, untuk membantu Mama Papa, ini dia beberapa langkah mudah mengajarkan anak berenang sejak dini.

Baca juga: Manfaat Berenang untuk Anak Umur di Bawah Satu tahun

 

Kenalkan dulu anak dengan kolam renang

Salah satu kunci agar proses anak belajar renang bisa lancar adalah dengan membuatnya nyaman terlebih dulu terhadap situasi kolam renang. Karenanya, coba bawa anak ke kolam renang. Kalau ia belum berani masuk, jangan paksakan. Biarkan saja ia bermain-main dulu di area pinggir kolam renang. Tentunya dengan pengawasan Mama Papa, ya.

Agar prosesnya terasa lebih menyenangkan, Mama Papa juga bisa membawakan mainan kesukaan anak sambil ia bermain di tepi kolam renang. Ketika anak sudah menunjukkan bahwa ia nyaman berada di kolam renang, coba gendong anak dan gunakan tangga untuk masuk pelan-pelan.

Ajarkan anak hal-hal basic soal berenang

Tidak ada hal yang instan di dunia ini, begitu juga dalam proses mengajarkan anak berenang. Walaupun anak sudah berani masuk ke kolam renang, ada baiknya untuk mengajarkannya hal-hal basic terlebih dulu.

Misalnya, biarkan saja anak “cipak-cipuk” atau bergerak dulu dalam air, lalu peragakan caranya menahan napas lima detik di dalam air. Baru setelah itu Mama Papa bisa mulai mengajarkan caranya bergerak dalam air, mengayuh, hingga menyelam sebentar. Jangan lupa pula ajarkan cara untuk keluar dari kolam renang.

Bantu anak untuk belajar mengapung

Saat anak sudah mulai menguasai hal-hal basic di dalam kolam renang, tandanya ia semakin nyaman. Inilah saat yang tepat untuk mengajarkan anak mengapung. Pada tahapan ini, cobalah pegangi anak dari bagian samping, dengan telapak tangan utama Mama Papa di bagian dada dan ibu jari pada bahu si kecil.

Ajari anak sampai ia benar-benar bisa mengapung dalam posisi berbaring (dada menyentuh air). Jika sudah mahir, baru setelah itu Mama Papa bisa mengajari anak untuk mengapung dalam posisi telentang (punggung menyentuh air)

Ajarkan gerakan-gerakan utama berenang

Tunggu sampai si kecil benar-benar bisa mengapung dengan benar sebelum Mama Papa mengajarkan gerakan-gerakan berenang lainnya. Sebagai permulaan anak berenang, Mama Papa bisa memberi tahu cara tendangan kaki gaya bebas, lalu disambung dengan gerakan tangan yang benar saat berenang. Setelah itu, coba ajarkan pula gerakan-gerakan berenang lainnya.

Namun, perlu diingat bahwa proses mengajar anak berenang membutuhkan kesabaran yang tinggi. Pelatihan satu gerakan bisa membutuhkan waktu yang cukup lama. Jika memang situasi tidak memungkinkan untuk mengajari sendiri anak berenang, Mama Papa bisa memanfaatkan jasa les belajar renang untuk anak.

Akhir kata

Selain keempat langkah di atas, ada pula sejumlah hal penting yang perlu Mama Papa perhatikan saat mengajari anak berenang. Salah satunya adalah pH air kolam renang harus berada dalam level 7.4 sampai 7.6. Suhu airnya pun tidak boleh terlalu dingin maupun panas, kira-kira pada kisaran 28 sampai 30 derajat Celcius.

Jangan lupa pula untuk mengecek kedalaman kolam renang. Biasanya, kolam renang yang dipakai untuk mengajar anak memiliki kedalaman setinggi pinggang pengajar. Dengan begitu, Mama Papa atau guru renang bisa memberi pelatihan dengan lebih lancar.

Apabila si kecil menikmat olahraga berenang, simak artikel mengenai Rekomendasi Tempat Les Renang dan daftar kelasnya!

Gambar: Unsplash

Seberapa suka dengan artikel ini?