Parenting

3 Ciri Anak Terlambat Tumbuh yang Harus Orang Tua Waspadai

Oleh Kiddo.id   |   

Pertumbuhan dan perkembangan anak tentu menjadi salah satu fase yang paling menentukansebelum anak beranjak remaja dan dewasa. Proses ini ditandai dengan beberapa hal yang bisa ditentukan dari beberapa aspek dan ciri-ciri tertentu seperti fisik, emosional dan mental yang bisa dicermati oleh para orang tua. Akan tetapi, terkadang ada beberapa hal yang menunjukkan ciri anak terlambat tumbuh yang harus diwaspadai. Keterlambatan perkembangan ini bisa dipantau dari fungsi motorik, kemampuan berbicara dan kemampuan berpikir serta bersosialisasi dengan orang lain. Berikut ulasannya. 

Fungsi Motorik 

Kemampuan motorik adalah kemampuan anak untuk melakukan gerakan fisik. Kemampuan motorik ini dibagi menjadi dua yaitu motorik kasar seperti aktivitas fisik yang berat dan motorik halus seperti melakukan gerakan kecil yang sepele. Keduanya harus berjalan dengan seimbang. Mama Papa harus waspada jika pada usia 13 bulan ternyata anak Mama Papa belum bisa melakukan gerakan motorik dengan baik seperti kesulitan untuk jongkok, turun dari kursi, atau mengambil makanan dengan jari tangan.

Selain itu, perhatikan pula gerakan-gerakan kecil seperti memegang krayon, membuka kaus kaki, membolak-balik buku, dan memegang mainan. Jika pada usia sekitar 14 bulan anak Mama Papa belum bisa melakukan kegiatan motorik ini maka hal itu bisa menjadi ciri anak terlambat tumbuh.  Mama Papa juga perlu memperhatikan kemampuan anak untuk naik turun tangga, melempar bola, melompat, atau menendang bola. Umumnya, anak normal pada umur sekitar 13 hingga 20 bulan sudah bisa melakukan berbagai macam kemampuan motorik ini. 

Baca juga: Perkembangan Keterampilan Motorik Halus Pada Anak 

 

Kemampuan Berbicara

Ciri anak terlambat tumbuh yang harus diwaspadai juga adalah kemampuan berbicara anak. Mungkin bayi yang lapar akan mengekspresikan apa yang dia rasakan dengan cara menangis. Kemudian, seiring berjalannya waktu, kemampuan bayi untuk mengekspresikan sesuatu juga akan meningkat. Bahkan, sekitar usia setahun, bayi sudah bisa berceloteh beberapa kata sederhana meskipun dengan pelafalan yang tidak jelas. Menginjak usia 18 bulan, anak bisa mengerti dan berbicara beberapa kata. 

Sedangkan, ketika menginjak 2 tahun, anak Mama Papa harusnya mampu mengutarakan kalimat singkat. Jika anak Mama Papa masih belum bisa berbicara sama sekali ketika menginjak usia dua tahun, hal itu mungkin bisa menjadi ciri anak terlambat tumbuh. Selain itu, jika anak Mama Papa terlihat sulit mengekspresikan isi pikiran mereka dan hanya bisa berkomunikasi menggunakan isyarat, mungkin hal tersebut juga menjadi ciri anak terlambat tumbuh. Mama Papa bisa berkonsultasi dengan dokter karena terkadang anak yang terlambat bicara ternyata memiliki masalah pada pendengaran.

Baca juga: Langkah Menstimulasi Kemampuan Bicara Anak

 

Kemampuan Berpikir dan Bersosialisasi

Ciri anak terlambat tumbuh yang terakhir dan juga patut diwaspadai selanjutnya adalah kemampuan anak untuk bersosialisasi dan berpikir. Kemampuan ini ditunjukkan dengan proses sosialisasi yang anak lakukan. Jika ia berhasil bersosialisasi dengan baik dengan teman sebayanya dan berhasil memiliki teman, maka jangan khawatir karena berarti anak mampu berpikir dan menyatakan pendapat.

Selain itu, kemampuan bersosialisasi ini juga mencakup keterampilan sosial anak dalam mengatur emosinya. Mama Papa bisa memperhatikan saat anak bermain permainan dengan teman sebayanya. Apakah ia mampu mengontrol emosi dan mampu mengikuti jalannya permainan hingga selesai. 

 

Itulah ulasan dan beberapa ciri yang bisa dijadikan patokan anak yang mengalami terlambat tumbuh kembang. Jika anak menunjukkan tanda-tanda tersebut, konsultasikan dengan dokter ahlinya. Jangan lupa untuk turut aktif dalam mengikuti perkembangan motorik, berbicara maupun bersosialisasi agar tumbuh kembang anak bisa berlangsung dengan maksimal. Selain itu, Mama Papa dapat mengetahui informasi dan ide aktivitas lainnya yang dapat membantu Mama Papa untuk mendidik si kecil di laman Info dan Tips Kiddo.id 

Gambar: Freepik

Seberapa suka dengan artikel ini?

Berikan Komentar