Do It Yourself

DIY : Membuat Disinfektan di Rumah

Oleh Chairunnisa   |   

Disinfektan adalah bahan kimia yang digunakan untuk membersihkan permukaan benda dari mikroorganisme yang tumbuh di atasnya. Berbagai jenis disinfektan digunakan untuk alasan yang berbeda. Disinfektan dapat secara umum diisolasi sebagai tiga jenis utama, yaitu desinfektan udara, air dan permukaan. Berbagai macam bahan kimia dikeluarkan dalam proporsi yang beragam dalam produksi disinfektan yang sesuai untuk fungsi berbeda.

Saat ini disinfektan kerap sekali digunakan untuk mencegah penyebaran virus corona. Pasalnya virus ini dapat menempel pada sebuah media, salah satunya benda mati. Penyemprotan cairan ini guna untuk menjaga lingkungan dari paparan virus corona. Apabila Keluarga kiddo ingin memastikan ligkungan rumah Anda aman dari paparan virus corona, semprotkan cairan disinfektan secara rutin. Cairan disinfektan juga bisa Anda buat sendiri di rumah, asalkan ikuti beberapa langkah di bawah ini dengan benar.

Perlu diperhatikan sebelumnya untuk tidak mencampurkan ketiga bahan ini dengan cairan pemutih :

  1. Amonia yang dicampur dengan pemutih mengubah klorin menjadi pemutih menjadi gas kloramin. Menghirup asap dapat menyebabkan batuk, sesak napas, dan radang paru-paru.
  2. Senyawa asam seperti cuka atau pembersih jendela menghasilkan gas klor ketika dicampur dengan pemutih. Paparan berlebihan dapat menyebabkan nyeri dada, muntah, dan bahkan kematian.
  3. Alkohol dikonversi menjadi kloroform bila dicampur dengan pemutih. Menghirup kloroform dapat menyebabkan kelelahan, pusing, dan pingsan.

Alat dan Bahan

  1. Botol semprot plastik atau botol kaca dengan penutup
  2. Gelas ukur
  3. Kain lembab
  4. Sarung tangan karet
  5. Pemutih rumah tangga (ditemukan di supermarket mana saja)
  6. Air bersih
  7. Alat Pelindung Diri ( Sarung tangan karet, masker, kacamata safety)

Beberapa Aturan yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membuat disinfektan:

Aturan pertama ketika membuat disinfektan adalah pergi keluar atau menemukan ruangan yang berventilasi baik, idealnya dengan jendela terbuka. Cairan pemutih dengan konsentrasi tinggi akan mengeluarkan asap beracun, oleh sebab itu jangan lakukan di ruangan kecil atau tertutup.

Jangan lupa untuk menggunakan alat pelindung diri lengkap seperti sepatu, sarung tangan karet, masker, dan kaca mata safety. Apabila tidak sengaja tumpah atau terciprat cairan pemutih, dapat melindungi Anda. Jika cairan pemutih mengenai kulit, segera bersihkan menggunakan kain lembab.

Cara Pencapuran bahan sesuai kebutuhan

  1. Untuk membersihkan permukaan yang keras seperti piring dan permukaan meja, campur 1 cangkir (240 mililiter) pemutih dengan 5 galon (18,9 liter) air.
  2. Untuk membuat untuk mendisinfeksi fasilitas kesehatan yang mungkin telah tercemar oleh penyakit menular, Anda membutuhkan 1 bagian pemutih untuk setiap 9 bagian air.
  3. Tuang pemutih dengan hati-hati ke dalam botol semprotan plastik atau kaca terlebih dahulu, lalu tambahkan air. Mencampur larutan dalam urutan ini akan mencegah pemutih memercik pada Anda. Jika Anda mendapatkan pemutih di kulit Anda, segera bersihkan dengan kain lembab.
  4. Setelah bahan dicampur, tutup botol dengan rapat pada wadah dan aduk perlahan dengan mengocoknya. Setelah cairan sudah tercampur sempurna, Anda bisa memindahkan ke dalam botol yang lebih kecil agar mudah digunakan.
  5. Disinfektan siap digunakan. Anda dapat mencuci permukaan benda padat dengan sabun dan bilas dengan air panas terlebih  dahulu sebelum menyeprotkan cairan disinfektan.

Perlu diperhatikan dengan cermat ya, keluarga kiddo untuk beberapa langkah di atas. Agar dalam proses pembuatan berjalan aman, karena ini merupakan cairan kimia. Disarankan untuk menjauhkan disinfektan dari Si Kecil. Keluarga kiddo juga bisa membaca beberapa informasi lainnya mengenai corona dan pencegahannya di sini.

         

Sumber : Verywellhealth.com.
Gambar: Freepik

Seberapa suka dengan artikel ini?