Parenting

Cara Mudah Seimbangkan Aktivitas Mama Bekerja

Oleh Kiddo.id   |   

Menjadi Mama bekerja memang sudah hal yang wajar bagi sebagian besar Mama modern sekarang ini. Meskipun banyak sekali tekanan yang diberikan pada Mama bekerja karena dianggap kurang mampu untuk seimbangkan aktivitas antara bekerja dan merawat anak, tetap saja menjadi Mama bekerja adalah pilihan yang banyak diambil di era modern saat ini.

Banyak sekali alasan di balik keputusan kembali bekerja setelah melahirkan. Misalnya ingin membantu perekonomian keluarga atau karena sudah terbiasa bekerja bahkan sebelum menikah.

Nah, di luar alasan tersebut, sebaiknya Mama bekerja memang bisa menyeimbangkan aktivitas antara pekerjaan dan mengurus rumah tangga. Jangan sampai, hanya karena terlalu sibuk dengan urusan pekerjaan kantor, seorang Mama lalu meninggalkan kewajibannya menjadi Mama dan seorang istri.

Bagaimana Menyeimbangkan Aktivitas Mama Bekerja?

Meskipun menyeimbangkan aktivitas Mama bekerja terasa cukup sulit dilakukan, bukan berarti Mama sama sekali tidak bisa mencobanya. Hal yang paling penting adalah terus berusaha seimbangkan aktivitas antara pekerjaan dan mengurus rumah tangga meskipun hasilnya terkadang kurang maksimal. Beberapa cara mudah seimbangkan aktivitas Mama bekerja adalah sebagai berikut:

  • Bangun Sistem Pendukung dengan Baik

Mengurus Si Kecil, suami dan pekerjaan memang bukan hal yang mudah, sehingga penting bagi Mama untuk membangun sistem dengan baik. Sistem yang dimaksud adalah bagaimana Mama dan Papa bekerja sama dalam mengurus Si Kecil dan tentunya segala kebutuhan Si Kecil dan rumah tangga secara bersama.

Misalnya, saat Mama dan Papa harus bekerja di pagi hari, putuskan siapa yang akan merawat Si Kecil selama Mama berdua bekerja. Daycare atau tempat penitipan Si Kecil yang dekat dengan tempat Mama bekerja juga bisa menjadi pilihan bagus. Pastikan daycare yang Mama pilih berkualitas dan kualitas yang ditawarkan sesuai dengan harapan Mama dan Papa.

Nah, jika daycare belum menjadi pilihan Mama dan lebih mempercayakan Si Kecil pada kedua orang tua atau mertua, maka tidak menjadi masalah. Hal yang paling penting adalah Mama harus mengkomunikasikan keinginan Mama pada kedua orang tua. Pastikan mereka tidak keberatan dengan rencana Mama ini.

Tak hanya itu, buat juga sistem yang membantu Mama setiap hari, khususnya di pagi hari saat Mama dan Papa sama-sama tergesa-gesa untuk pergi ke kantor. Misalnya, diskusikan siapa yang harus memandikan anak-anak dan siapa yang membuat sarapan. Pikirkan juga jam berapa sebaiknya Mama dan Papa sudah siap untuk berangkat ke kantor.

Sebaiknya, semua sistem pendukung tersebut Mama bangun sejak awal ketika memiliki buah hati agar bisa membantu menyeimbangkan aktivitas Mama dalam mengurus pekerjaan kantor dan rumah tangga ke depannya.

  • Hindari Drama di Pagi Hari

Banyak sekali drama yang bisa terjadi di pagi hari, misalnya Si Kecil yang rewel sulit bangun atau malas mandi, Papa yang tidak menemukan di mana kaus kaki yang baru saja dicuci kemarin, atau masakan Mama yang belum siap di pagi hari sedangkan Papa dan anak-anak sudah menunggu. Semua drama di pagi hari ini memang seringkali terjadi, sehingga penting bagi Mama untuk menghindari drama di pagi hari demi kelancaran aktivitas sehari-hari.

Cara yang paling mudah adalah dengan membuat daftar aktivitas dan siapkan segala perlengkapannya di malam hari. Misalnya, jika Mama ingin memasak menu tertentu di pagi hari, maka persiapkan segala bahannya di malam hari. Mama bisa mulai memotong sayur dan bumbu-bumbu kemudian simpan di lemari pendingin agar tetap segar.

Jangan lupa siapkan juga baju dan perlengkapan kantor Mama dan Papa agar di pagi hari tidak kesulitan mencari perlengkapan tersebut. Hal yang paling penting adalah selalu mempersiapkan Si Kecil di malam hari. Sebaiknya biasakan Si Kecil tidur tidak terlalu larut, sehingga mudah dibangunkan di pagi hari.

  • Buat Kalender Agenda

Cara lainnya untuk menyeimbangkan aktivitas Mama bekerja adalah dengan membuat kalender agenda. Tujuannya agar Mama bisa menyeimbangkan waktu untuk bekerja dan liburan keluarga. Misalnya, dalam satu bulan ternyata ada liburan di tanggal tertentu, maka segera buat jadwal untuk liburan keluarga. Sebaiknya hindari menerima tawaran pekerjaan di saat liburan.

  • Terus Terhubung dengan Keluarga

Menjadi Mama bekerja tentunya selalu terhubung dengan anggota keluarga lainnya. Tujuannya adalah agar Mama bisa membuat sistem pendukung di tengah kesibukan Mama menjadi seorang Mama bekerja. Usahakan untuk tetap berhubungan baik dengan saudara, dan khususnya orang tua atau mertua. Mama bisa juga mengunjungi mereka di akhir pekan untuk terus mendekatkan diri dan terhubung satu sama lain.

  • Minta Bantuan

Menjadi Mama bekerja bukan berarti menjadi superhero yang bisa melakukan apa saja dengan kekuatan supernya sendirian. Sebaliknya, menjadi Mama bekerja berarti mampu berusaha dengan keras, tanpa menyalahkan diri sendiri dan tentunya tidak malu meminta bantuan jika merasa kesulitan. Sebaiknya mintalah bantuan pada suami atau pada anggota keluarga lain untuk membantu Mama mengurus Si Kecil di tengah kesibukan bekerja. Hal ini wajar dilakukan kok, dan tidak perlu malu apalagi gengsi meminta bantuan pada orang lain. Inilah cara mudah untuk seimbangkan aktivitas Mama bekerja.

cara seimbangkan aktivitas ibu bekerja

Menyeimbangkan aktivitas Mamabekerja memang tidak mudah, yang paling penting adalah Mama tetap berusaha melakukan yang terbaik. Meskipun kadang hasilnya tidak maksimal seperti yang Mama inginkan, hindari menyalahkan diri sendiri. Jangan sampai Mama terus menyalahkan diri sendiri hingga membuat stres. Sebaiknya lakukan segala sesuatu dengan senang hati.

 

Sumber: School of Parenting

Gambar: Freepik

Seberapa suka dengan artikel ini?