Aktivitas Anak

Manfaat Berlatih Sepak Bola Bagi Anak

Oleh Fiona Aberima   |   

Ternyata sepak bola bukanlah sekedar kegiatan yang menyenangkan, Mama Papa. Selain menawarkan pengalaman bermain yang menyenangkan bagi Si Kecil, sepak bola memiliki banyak manfaat yang berkontribusi pada kesehatan dan perkembangan Si Kecil. Yuk, kita lihat beberapa manfaat bermain sepak bola untuk Si Kecil!

1. Meningkatkan kesehatan tubuh

Kebugaran anak-anak sering dianggap enteng dengan asumsi bahwa Si Kecil tidak terlalu membutuhkannya. Sebaliknya, kebugaran sejak usia dini memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan kesehatan fisik Si Kecil. Kebugaran berkontribusi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu menangkal penyakit. Menurut Project Play Aspen Institute, anak-anak dengan masa kanak-kanak yang aktif secara fisik lebih kecil kemungkinannya mengalami obesitas, kanker, penyakit jantung, dan diabetes. Sepak bola melibatkan banyak gerakan tubuh yang membantu memperkuat otot dan tulang inti.

Sepak bola, seperti olahraga lainnya, melibatkan anak dalam banyak aktivitas fisik. Ini melibatkan berlari, melompat di antara gerakan fisik lainnya. Gerakan, sebagai salah satu dari 7 prinsip kesehatan, merangsang sistem kekebalan tubuh dan limfatik dalam tubuh. Yang membersihkan tubuh dan melindungi tubuh dari bakteri dan virus penyebab penyakit. Selain itu, sepak bola adalah bentuk latihan yang meningkatkan fungsi kardiovaskular karena merangsang jantung untuk berfungsi secara optimal. Jika Mama Papa hanya berencana membiarkan Si Kecil bermain sepak bola, panduan tentang Sepatu Bola Indoor Terbaik untuk Anak ini mungkin bisa membantu.

2. Mengajarkan kerja sama

Dalam artikel oleh Meredith Carey, 7 Manfaat Tim Olahraga untuk Anak-anak dari activekids.com, olahraga tim membantu anak-anak membangun toleransi untuk anak-anak lain dengan kepribadian dan latar belakang yang berbeda. Hal ini akan mengembangkan rasa empati dan kerja sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama. Ini juga memungkinkan anak-anak untuk belajar bergaul dengan yang lain walaupun mereka belum tentu menyukainya. Intinya, pendekatan “bekerja sebagai tim” membangun kemampuan kerja sama anak, membuatnya lebih produktif bahkan di luar lapangan sepak bola.

3. Peningkatan hasil akademis

Mama Papa pasti ingin Si Kecil sukses mengenai kinerja sekolah. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang memiliki kehidupan aktif secara fisik 40% lebih mungkin untuk berprestasi lebih baik di sekolah. Aktivitas fisik cenderung meningkatkan fungsi otak dengan merangsang endorfin. Ini membuat mereka lebih pintar dengan meningkatkan kemampuan kognitif mereka. Dawn Coe, Ph.D., FACSM dalam artikelnya menyiratkan bahwa siswa yang terbiasa aktif lebih cenderung berprestasi lebih baik daripada rekan mereka yang kurang aktif. Selain itu, penelitian telah menunjukkan bahwa setelah aktivitas fisik, pikiran distimulasi sehingga meningkatkan kemampuan kognitif dan meningkatkan rentang konsentrasi yang menjelaskan kinerja yang lebih baik di kelas.

4. Mengurangi stres

Pastinya Si Kecil jarang mengalami stres, bukan? Salah. Anak-anak, seperti halnya orang dewasa kadang-kadang dibebani secara emosional oleh situasi atau konfrontasi dari sekolah di antara teman sebaya atau bahkan guru mereka. Jangan meremehkan kemungkinan Si Kecil mengalami stres karena mereka juga manusia, yah… manusia kecil pada saat itu. Menjadi bagian dari tim dan mengambil bagian dalam aktivitas fisik akan membantu anak mengatasi kekhawatiran mereka dan meringankannya. Ini mungkin melalui berbicara dengan anggota tim lain atau tindakan bermain itu sendiri.

5. Membatasi waktu bermain gadget

Sekarang kita semua tahu bahwa waktu yang berlebihan di depan layar gadget dapat merusak perkembangan fisik dan mental Si Kecil. Jika Si Kecil menjadi anggota tim sepak bola, mereka akan memiliki lebih sedikit waktu untuk duduk dan menonton TV atau bermain video game. Berada di luar rumah membatasi waktu layar mereka. Dan karenanya mempromosikan kondisi mental yang sehat dan menjauhkan mereka dari pengaruh buruk yang terkait dengan menonton TV atau bermain video game.

6. Mengajarkan kemampuan mengatur waktu

Jika Si Kecil dapat menyeimbangkan kegiatannya antara bermain sepak bola, kelas, dan keluarga, maka itu berarti Si Kecil dapat mengatur waktu mereka secara imperatif. Ini bagus untuk Mama Papa sebagai orang tua karena Mama Papa tidak harus selalu mengingatkan Si Kecil tentang segala hal yang perlu dia lakukan. Selain itu, jika Si Kecil dapat menyediakan waktu untuk sepak bola antara rumah dan sekolah, itu akan berguna dalam kehidupan dewasa mereka nanti untuk melatih mereka menjadi orang yang bertanggung jawab.

7. Membangun kepercayaan diri

Bermain di depan orang banyak dapat menumbuhkan kepercayaan diri Si Kecil dan pada akhirnya meningkatkan harga diri Si Kecil. Dukungan dan tepuk tangan yang didapatkan setiap kali Si Kecil mencetak gol atau bermain dengan bijaksana juga akan mendorong Si Kecil untuk berbuat lebih banyak.

Dalam sepak bola, banyak disiplin diri diperlukan. Memanfaatkan hal ini sejak usia dini dapat membantu perkembangan kepribadian Si Kecil bahkan hingga dewasa. Kebajikan yang dapat dipelajari anak-anak dari menjadi bagian dari tim tidak ada habisnya; mulai dari rasa hormat, kerja tim, manajemen waktu, ketahanan/daya tahan, pengambilan keputusan dan kemampuan untuk mengikuti instruksi. Semua ini berkontribusi besar-besaran terhadap pandangan umum mereka tentang kehidupan dan membantu meningkatkan kepribadian Si Kecil.

 

Inilah beberapa manfaat berlatih sepak bola bagi Si Kecil! Tunggu apa lagi nih, yuk ajak Si Kecil bermain sepak bola! Mama Papa bisa coba mencari kelas sepak bola di sini. Semoga artikel ini berguna untuk Mama Papa semua yah!

Source: TopCleatsACTIVEkids

Seberapa suka dengan artikel ini?