Parenting

Bermain PUBG? Apa Dampaknya Buat Anak?

Siapa sih yang tidak kenal dengan game PUBG atau Player Unknown Battle Ground? Dari orang dewasa hingga anak-anak semuanya tertarik bermain game yang satu ini.

Nah, meskipun beberapa orang tua mengizinkan anak-anak bermain game PUBG, ternyata ada dampak-dampak yang cukup perlu diwaspadai dari game populer ini, loh.

Seperti halnya semua game yang sering membuat pemainnya lupa waktu dan sederet “efek samping” lainnya, PUBG pun demikian. Orang tua memang perlu memahami dampak yang ditimbulkan akibat bermain game. Bukan hanya game PUBG loh, tapi game online lainnya. Jangan sampai nih, anak kecanduan bermain game online.

Apa Dampak Bermain Game Pada Anak?

 

Dampak Positif

  • Meningkatkan Kecerdasan Anak

Banyak ahli yang meyakini bahwa bermain game justru membuat anak menjadi semakin cerdas. Menurut C. Shawn Green, psikolog dari University of Wisconsin, dengan bermain game struktur fisiologis otak akan berubah sama seperti struktur otak anak saat membaca, bermain piano, atau membaca peta.

Psikolog Green menambahkan bahwa saat anak bermain game maka perkembangan otak juga menjadi baik. Kombinasi antara konsentrasi dan gelombang neurotransmitter sangat bermanfaat seperti efek dopamin yang justru akan membangun otak.

  • Meningkatkan Kemampuan Visual-Spasial Anak

Bermain game PUBG juga memberikan dampak positif lainnya, yaitu meningkatkan kemampuan visual-spasial anak. Melalui game ini, anak bisa mengarahkan karakter yang dimainkannya untuk pergi ke mana saja, mengatur kecepatannya, dan mengatur sasaran tembak.

Semua hal ini membutuhkan perhitungan karena pemain harus mengoordinasikan antara gerakan tangan dengan interpretasi otak dan reaksi otak anak. Tak hanya itu, pemain juga harus mengoordinasikan antara gerakan mata dan tangan, saat bermain game PUBG ini.

  • Membuat Anak Tidak Antisosial

Tak seperti game lainnya yang mungkin membuat anak sangat fokus sehingga mulai menjauhkan diri dengan lingkungan sosial, bermain PUBG justru membuat anak bisa berbicara dengan teman-temannya saat bermain. Anak-anak akan tetap terhubung dengan teman-temannya saat bermain PUBG.

dampak bermain PUBG

Dampak Negatif

  • Bisa Menimbulkan Efek Kekerasan Pada Anak

Seperti game digital pada umumnya, game PUBG juga bisa menimbulkan efek kekerasan pada anak. Pasalnya, konten-konten dalam game PUBG secara adiktif mampu memengaruhi anak untuk bertindak agresif, meningkatkan emosi anak, dan perilaku negatif lainnya.

Tak hanya itu, WHO bahkan menyatakan bahwa kecanduan game merupakan salah satu gangguan kesehatan mental. Peningkatan depresi dan gangguan kecemasan juga akan meningkat akibat dari kecanduan game ini.

  • Terisolasi Secara Sosial

Meskipun anak-anak masih bisa terhubung dengan teman-teman saat bermain game PUBG, namun dengan terlalu sering bermain game ini maka anak-anak juga bisa terisolasi secara sosial. Anak-anak akan sangat sibuk dan fokus bermain game dan melupakan hubungan sosial di lingkungan sekitar. Konsentrasi anak-anak di sekolah juga bisa terganggu.

  • Energi Terkuras

Meskipun permainan game dilakukan tanpa aktivitas fisik berarti, namun energi anak yang sudah kecanduan game PUBG ini bisa terkuras. Pasalnya, beberapa anak mungkin memiliki waktu tidur yang kurang karena terus bermain game. Tak hanya itu, anak-anak juga enggan berolahraga dan sibuk bermain, sehingga kesehatan fisiknya juga bisa terganggu.

Bermain game memang boleh saja dilakukan, karena memiliki dampak positif seperti meningkatkan kecerdasan dan meningkatkan kemampuan visual-spasial. Namun, sebaiknya batasi anak bermain game, khususnya game PUBG yang saat ini sedang booming. Beberapa dampak negatif terlalu banyak bermain game di atas seharusnya bisa mengingatkan Anda untuk membatasi anak bermain game.

 

 

 

Sumber: School of Parenting

Seberapa suka dengan artikel ini?