Parenting

Cara Terbaik Menjaga Kesehatan Mental Anak

Berapa kali sih Anda memeriksakan kesehatan fisik anak ke dokter dalam 1 tahun? Mungkin Anda memeriksa kesehatan anak karena timbul gejala demam, pilek, batuk dan lain sebagainya.

Lalu, berapa kali Anda memeriksakan kesehatan mental anak-anak dalam 1 tahun? 1 kali, 2 kali, 3 kali atau tidak sama sekali? Ya, kebanyakan orang tua lebih mementingkan kesehatan fisik anak-anak dibandingkan kesehatan mentalnya. Banyak juga orang tua yang cenderung melupakan kesehatan mental anak, karena menganggap anak akan tetap baik-baik saja.

Padahal, mungkin saja kesehatan mental anak Anda terganggu tanpa disadari. Menurut penelitian, diperkirakan 1 dari 5 anak mengalami gangguan mental pada tahun/usia tertentu.

Sementara itu, tidak semua masalah kesehatan mental bisa dicegah. Itulah mengapa penting bagi orang tua untuk waspada terhadap masalah kesehatan anak dengan menjaga anak-anak agar tetap memiliki kesehatan mental yang baik setiap harinya. Tapi, bagaimana langkahnya?

Langkah Menjaga Kesehatan Mental Anak

1. Jaga Kesehatan Mental Anda

Cara pertama menjaga kesehatan mental anak adalah dengan memastikan bahwa Anda, orang tuanya, memiliki mental yang sehat. Orang tua yang memiliki gangguan pada kesehatan mentalnya, biasanya juga akan mengembangkan masalah kesehatan mental yang sama pada anak-anak.

Anak-anak berada pada resiko yang lebih besar terkena masalah kesehatan mental saat orang tua memiliki masalah yang sama. Masalah kesehatan mental orang tua yang tidak diobati bisa membuat kehidupan keluarga yang tidak konsisten atau tidak terduga.

Terganggunya kesehatan mental orang tua juga memengaruhi kemampuan orang tua untuk mengasuh anak-anak dan mengganggu hubungan suami istri. Kondisi inilah yang berdampak pada kesehatan mental anak.

Jadi, jika Anda mengalami gangguan kesehatan mental, segera minta bantuan para ahli. Penelitian menunjukkan saat gangguan kesehatan mental orang tua membaik, maka gejala gangguan mental pada anak juga ikut membaik.

2. Bangun Kepercayaan dengan Anak

Cara selanjutnya menjaga kesehatan mental anak adalah dengan membangun kepercayaan dengan anak. Pasalnya, hubungan seorang anak dengan orang tua memainkan peran penting dalam kesehatan mentalnya.

Cara terbaik dalam membangun kepercayaan dengan anak adalah dengan menciptakan suasana aman dan nyaman saat bersama.

Contoh sederhananya misalnya menenangkan saat mereka merasa takut, khawatir, merawat anak saat sedang sakit, hingga menyiapkan makanan saat mereka lapar. Hal yang paling penting adalah berkomitmen untuk tidak pernah menyakiti anak, baik secara fisik maupun emosional.

3. Tumbuhkan Hubungan Sehat dengan Orang lain

Menumbuhkan hubungan sehat dengan orang lain adalah cara selanjutnya untuk menjaga kesehatan mental anak. Upaya untuk menumbuhkan hubungan sehat dengan orang lain ini sebenarnya dimulai dari Anda.

Pasalnya, saat Anda tidak memiliki hubungan yang baik dengan orang lain, maka anak juga akan meniru kebiasaan Anda ini.

Padahal, anak seharusnya memiliki kehidupan lain di luar kehidupannya bersama dengan Anda. Ia perlu terhubung dengan anggota keluarga lain, dengan teman-temannya, dan memiliki kehidupan sosial sendiri.

4. Konsisten

Jika Anda sudah melakukan upaya untuk menjaga kesehatan mental anak, maka lakukanlah secara konsisten. Misalnya, saat Anda berkomitmen untuk tidak pernah menyakiti anak baik secara fisik maupun emosional, maka lakukanlah dengan baik dan secara konsisten.

Atau saat Anda mengizinkan anak memiliki kedekatan dengan anggota keluarga yang lain,misalnya dalam kasus orang tua yang bercerai dan anak diperbolehkan untum bertemu ayah/ibunya kapan saja, maka lakukanlah secara konsisten. Dengan begitu, diharapkan kesehatan anak tidak akan terganggu.

5. Ajarkan Anak Mengelola Stres

Cara lain untuk menjaga kesehatan mental anak adalah dengan mengajarkan pada anak cara mengelola stres yang sedang dihadapi.

Pasalnya, bukan hanya orang dewasa saja yang bisa stres, anak-anak usia dini juga bisa saja mengalami stres. Misalnya karena perbedaan pendapat dengan teman saat bermain, dikucilkan oleh teman, dan lain sebagainya.

Maka ajarkan anak satu atau beberapa keterampilan untuk mengelola stresnya. Misal dengan menulis buku harian, atau dengan berbicara pada sahabat, dan lain sebagainya. Sebaiknya, identifikasi hal-hal spesifik yang bisa dilakukan anak Anda untuk menjaga agar tingkat stresnya tetap terkendali saat ia mengalami masa sulit.

6. Bangun Kebiasaan Sehat

Membangun kebiasaan sehat juga cara lain dalam menjaga kesehatan mental anak. Misalnya dengan mengatur pola makan yang sehat, pola tidur yang sehat, perbanyak olahraga bukan hanya baik bagi kesehatan fisik anak tapi juga kesehatan mentalnya. Hal lain seperti, mengajarkan anak untuk terus bersyukur, mengucapkan rasa terima kasih atau sekedar minta maaf juga dipercaya mampu menjaga kesehatan mentalnya.

7. Kembangkan Harga Diri

Membantu anak mengembangkan harga diri juga dapat jadi langkah untuk menjaga kesehatan mental anak. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengembangkan harga diri anak adalah dengan hal-hal berikut:

  • Berikan pujian yang tulus tanpa melebih-lebihkan

Hindari memuji anak berlebihan seperti memujinya bahwa ia anak yang paling cerdas dalam 1 sekolah. Sebaiknya pujilah usaha anak Anda dibandingkan memuji hasil yang diperoleh.

  • Berikan anak kesempatan untuk mandiri

Anak-anak merasa bahagia saat mereka bisa mengerjakan sesuatu sendiri. Jadi, alih-alih meminta anak berpakaian sesuai keinginan Anda, sebaiknya berikan ia kepercayaan untuk memilih pakaian mana yang akan ia kenakan.

  • Dorong anak mengembangkan keterampilan baru

Bantu anak untuk mengeksplorasi bakat dan minatnya. Libatkan anak dalam berbagai kegiatan dan dukung ia bekerja keras untuk menjadi lebih baik.

  • Jadi teladan yang baik

Seorang anak yang terus menerus melihat orang tuanya merendahkan anak, maka mereka akan percaya bahwa mereka memang rendah. Untuk itu, hargai anak dengan baik tanpa merendahkan mereka.

8. Bermainlah Bersama Anak

Cara selanjutnya untuk menjaga kesehatan mental anak adalah dengan meluangkan waktu untuk bermain dengan mereka. Pasalnya anak yang memiliki mental sehat sangat butuh bermain. Untuk itu, mulailah bermain dengan anak-anak agar kesehatan mental mereka tetap terjaga.

9. Kenali Tanda Kesehatan Mental Anak Terganggu

Langkah yang cukup penting dalam menjaga kesehatan mental anak adalah dengan mengenali tanda saat kesehatan mental anak terganggu. Tujuannya adalah agar anak segera memeroleh pertolongan saat mengalami gangguan mental. Dengan begitu, kesehatan mental anak bisa segera dipulihkan.

10. Segera Minta Pertolongan Ahli

Jika Anda mulai mengetahui bahwa kesehatan mental anak terganggu maka segera minta pertolongan pada ahli. Para ahli akan segera mengobservasi anak dan memberinya treatment sebagai upaya penyembuhan gangguan mental anak.

Kesehatan fisik anak sama pentingnya dengan kesehatan mental anak, sehingga penting bagi orang tua untuk terus menjaga kesehatan mental anak. Beberapa cara di atas bisa Anda gunakan untuk menjaga kesehatan mental anak. Jangan lupa untuk segera menghubungi ahli kesehatan mental jika Anda menemukan tanda gangguan kesehatan mental pada anak.

 

 

Sumber: School of Parenting

Seberapa suka dengan artikel ini?