Aktivitas Anak

Berikan Konten Berkualitas untuk Masa Depan Si Kecil

Apa yang Mama Papa bayangkan pertama kali jika membicarakan tentang konten anak? Apakah konten media sosial milik anak atau konten yang cocok untuk anak? Yap, betul sekali! Konten anak yang dimaksud di sini adalah konten yang kids friendly, yang dapat dikonsumsi oleh Si Kecil. Kiddofest 2019 berkolaborasi dengan pihak-pihak yang berpengalaman dalam pembuatan konten untuk anak, yakni Happy Kids Project dan PiBo, serta psikolog dari Insight Psikologi menggelar talkshow yang bertajuk “Pentingnya Konten Anak Berkualitas untuk Masa Depan Si Kecil” di Main Atrium Lippo Mall Kemang, 6 Juli 2019 lalu. Pada talkshow ini, sudah pasti akan membahas konten seperti apa yang baik untuk anak-anak dan konten seperti apa yang tidak baik untuk mereka. Dengan perkembangan zaman seperti saat ini, sangat sulit bagi orang tua untuk bisa menyaring konten apa yang dikonsumsi oleh Si Kecil. Semakin mudah internet didapatkan, semakin mudah juga konten-konten tak berkualitas diterima anak. Maka dari itu, sebagai orang tua, Mama Papa juga harus pintar-pintar dalam memilihkan konten atau memberikan gadget kepada anak.

Konten-konten yang baik dikonsumsi oleh anak adalah konten yang di dalamnya terdapat pesan tertentu yang ditujukan untuk kebaikan Si Kecil. Contoh konten berkualitas adalah konten-konten yang dibuat oleh Happy Kids Project. Mereka membuat audio podcast Dongeng Anak Masa Kini, yang sudah pasti aman untuk didengarkan oleh Si Kecil. Selain itu, ada pula buku bacaan digital untuk anak yang bisa diakses dengan mudah oleh Si Kecil melalui gadget, yaitu PiBo. Mama Papa perlu mengetahui konten-konten seperti di atas agar anak dapat duduk tenang menikmati cerita-cerita yang disediakan oleh Happy Kids Project ataupun PiBo, tanpa harus bermain game atau menonton video-video yang belum tentu baik untuknya. Para pembuat konten yang hadir di talkshow ini pun membagikan tips dalam menentukan konten yang baik untuk anak, antara lain konten harus sesuai usianya, memiliki pesan positif, dan baik untuk menyelipkan kearifan lokal atau budaya Indonesia di dalamnya. Semoga setelah ini tidak bingung lagi dalam memilihkan konten yang bisa dikonsumsi oleh Si Kecil, ya, Mama Papa! Karena seperti yang kita ketahui, perilaku anak juga dapat dipengaruhi oleh kualitas konten yang dikonsumsinya.

Seberapa suka dengan artikel ini?